Bola.net - - Kylian Mbappe menjadi mimpi buruk Manchester United pada leg pertama 16 besar Liga Champions 2018/19, Rabu (13/2) dini hari WIB. Penyerang 20 tahun itu memorakporandakan pertahanan MU dengan kecepatannya, Mbappe seorang diri membuat barisan bek MU pusing.
Terbukti, Mbappe sukses mencetak gol kedua PSG pada kemenangan 2-0 tersebut. Golnya juga hadir karena kecepatannya melewati kepungan Eric Bailly dan Victor Lindelof. Mbappe terlalu gesit.
Mbappe benar-benar mencuri perhatian dunia ketika tampil impresif bersama timnas Prancis di Piala Dunia 2018 lalu. Dia dinobatkan sebagai pemain muda terbaik turnamen empat tahunan itu, dan diprediksi akan jadi salah satu pemain besar pada masanya nanti.
Pelatih MU, Ole Gunnar Solskjaer sampai dibuat kebingungan dalam merancang taktik untuk menghentikan Mbappe. Baca komentar selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Bukan Bek
Solskjaer tak bisa banyak bicara, dia tak pernah menjadi bek tengah, jadi dia tidak tahu cara yang tepat untuk menghentikan pemain seperti Mbappe. Dia hanya mengenal cara-cara dasar untuk bertahan, dan mungkin itulah sebabnya Mbappe bisa bermain lebih bebas.
"Jangan beri dia [Mbappe] ruang untuk berlari. Dia sangat cepat, tapi coba tempatkan tubuh anda menghadapi dia ketika dia berlari melewati anda," tutur Solskjaer di laman resmi Manutd.
"Saya tak pernah jadi bek tengah kelas atas, jadi anda harus bertanya pada beberapa bek top untuk menghentikan dia."
Pelanggaran Kimpembe

Lebih lanjut, Solskjaer juga bicara soal permainan Kimpembe yang cukup keras. Menurutnya, pencetak gol pertama PSG itu seharusnya juga diberi kartu merah, sama seperti yang menimpa Pogba.
"Ya, sangat [beruntung tidak diusir wasit]. Caranya [Kimpembe] mendorong Rashford sampai terjatuh di babak kedua, kami bahkan tidak mendapatkan pelanggaran. Tapi tak ada gunanya bicara soal hal itu saat ini, mereka sudah berlalu."
"Kami berusaha memperkuat skuat dan kami harus terus belajar dengan begitu banyak pemain muda, untuk melangkah lebih baik lagi musim depan," tutup Solskjaer.
Berita Video
Berita video rapor para pemain Manchester United saat kalah 0-2 pada leg I 16 Besar Liga Champions 2018-2019, Selasa (12/2/2019).
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bailly Akui Gol Pertama PSG Runtuhkan Kepercayaan Diri MU
Liga Champions 13 Februari 2019, 23:58
-
Schmeichel Gagal Paham Dengan Komentar Gary Neville
Liga Champions 13 Februari 2019, 20:54
-
Neville Anggap Duel MU VS PSG Sudah Berakhir
Liga Champions 13 Februari 2019, 20:17
-
Bekuk MU, PSG Disebut Bermain Dengan Sempurna
Liga Champions 13 Februari 2019, 20:00
-
Ini Penyebab MU Kalah dari PSG Menurut Versi Ferdinand
Liga Champions 13 Februari 2019, 19:40
LATEST UPDATE
-
Marc Guehi Puji Mentalitas Manchester City Usai Comeback Dramatis atas Bournemouth
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 23:22
-
Man of the Match Man City vs Bournemouth: Marc Guehi
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 22:12
-
Hasil Man City vs Bournemouth: Dua Bek Bawa City Epic Comeback di Laga Perdana EPL!
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 21:58
-
Al-Hilal Goda Gabriel Martinelli untuk Cabut dari Arsenal
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 21:25
-
Here We Go! Man City Keluarkan Rp 2 Triliun untuk Datangkan Ayyoub Bouaddi
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 21:07
-
Wow! Barcelona Bakal Lepas Alejandro Balde ke Manchester United?
Liga Spanyol 23 Agustus 2026, 20:00
-
Dipermalukan Tim Promosi, Luke Shaw Yakin MU Bakal Bersinar di Musim 2026/2027
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 19:30
-
Peringatan Inter Milan untuk Barcelona: Lautaro Martinez Tidak Dijual, Titik!
Liga Italia 23 Agustus 2026, 19:00
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59




















KOMENTAR