Bola.net - European Super League datang dengan kekuatan penuh. 12 klub top Eropa bersatu, sulit menghentikan kekuatan sebesar itu.
24 jam terakhir, polemik Super League jadi berita utama sepak bola dunia. Gagasan liga tandingan untuk kompetisi Eropa ini dituding bisa merusak integritas sepak bola.
UEFA berang, liga-liga top bersatu menentang. Namun, sepertinya sangat sulit menghentikan Super League karena faktor dukungan 12 klub pendiri liga baru ini.
Setidaknya ada dua alasan utama mengapa Super League akan sulit dihentikan. Apa saja Bolaneters?
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Nama besar klub
Alasan pertama terkait nama besar klub yang terlibat. Ke-12 pendiri Super League adalah klub-klub top Eropa: 6 dari Premier league, 3 dari La Liga, dan 3 dari Serie A.
Berikut daftar klub yang terlibat menciptakan ESL:
- Manchester United
- Manchester City
- Arsenal
- Chelsea
- Liverpool
- Tottenham
- Juventus
- Inter Milan
- AC Milan
- Barcelona
- Real Madrid
- Atletico Madrid
Ke-12 klub ini punya satu kesamaan, yakni sama-sama punya fans garis keras. Merekalah klub-klub terbesar di dunia yang membentuk wajah sepak bola Eropa dan dunia.
Saat ini sebagian besar fans masih menentang, tapi sepertinya itu tidak akan bertahan lama. Ketika klub kesayangan mereka bermain nanti, sulit menahan hasrat untuk mendukung.
Pada akhirnya, Super League akan tetap berjalan dengan dukungan penuh fans.
Potensi kerugian besar
Selain itu, UEFA atau liga-liga domestik tidak bisa begitu saja mendepak klub-klub top tersebut. Bayangkan apa jadinya Premier League tanpa 6 tim topnya?
Premier League akan langsung sepi penonton, artinya tidak ada uang masuk dan liga akan semakin lesu. Mereka bisa menghadapi kerugian besar.
Belum lagi masalah kontrak. Premier League terkiat kontrak dengan banyak pihak ketiga, di antaranya terkait hak siar.
Jika tiba-tiba mereka mendepak enam klub top, berarti ada pelanggaran kontrak yang seharusnya berujung sanksi berat.
Sumber: Bola
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Kongres UEFA: 55 Anggota Kompak Kutuk European Super League
Liga Champions 20 April 2021, 22:19
-
Alasan Mendasar Digelarnya European Super League: Liga Champions Kurang Cuan
Bundesliga 20 April 2021, 19:29
-
Demi Apa European Super League Digelar? Demi Messi vs Neymar
Liga Champions 20 April 2021, 18:48
-
David Beckham pun Ikut Resah Dengan Digelarnya European Super League
Liga Champions 20 April 2021, 17:55
LATEST UPDATE
-
BRI Super League: Persebaya Menggebrak dengan Pelatih dan 2 Pemain Asing Baru
Bola Indonesia 7 Januari 2026, 21:57
-
Rodrygo Naik Level: Dari Cadangan Jadi Andalan Baru Real Madrid
Liga Spanyol 7 Januari 2026, 21:34
-
AC Milan Pilih Jadi Penonton Persaingan Scudetto Serie A 2025/2026
Liga Italia 7 Januari 2026, 20:48
-
Tiket Early Bird KLBB 2026 Ludes Secepat Kilat, Habis Tak Sampai Satu Jam
Lain Lain 7 Januari 2026, 20:38
-
Live Streaming Parma vs Inter - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 7 Januari 2026, 19:45
-
Ole Gunnar Solskjaer Muncul di Cheshire, Segera Kembali ke Manchester United?
Liga Inggris 7 Januari 2026, 19:42
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58





















KOMENTAR