Eks Liverpool Ini Kritik Keputusan Arne Slot Mainkan Isak Lawan PSG: Harusnya di Bangku Cadangan!

Eks Liverpool Ini Kritik Keputusan Arne Slot Mainkan Isak Lawan PSG: Harusnya di Bangku Cadangan!
Aksi Alexander Isak dalam laga perempat final Liga Champions antara Liverpool vs PSG, Rabu (15/4/2026). (c) AP Photo/Jon Super

Bola.net - Liverpool harus menelan pil pahit setelah tersingkir dari Liga Champions musim 2025/2026 ini. Kekalahan 0-2 dari PSG di leg kedua perempat final di Anfield memastikan langkah mereka terhenti.

Hasil ini semakin menyakitkan karena The Reds gagal membalikkan agregat setelah sebelumnya juga tumbang 2-0 di Paris. Harapan bangkit di hadapan publik sendiri pun sirna begitu saja.

Sorotan pun langsung tertuju pada keputusan pelatih Arne Slot yang dinilai kontroversial. Salah satu yang paling disorot adalah keputusan memainkan Alexander Isak sebagai starter.

Banyak pihak mempertanyakan langkah tersebut, terutama karena kondisi sang pemain yang baru pulih dari cedera panjang. Kritik keras pun datang dari mantan pemain Liverpool sendiri.

Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.

1 dari 4 halaman

Hamann Pertanyakan Keputusan Berani Slot

Ekspresi Arne Slot dalam laga perempat final Liga Champions antara Liverpool vs PSG, Rabu (15/4/2026). (c) AP Photo/Dave Shopland

Ekspresi Arne Slot dalam laga perempat final Liga Champions antara Liverpool vs PSG, Rabu (15/4/2026). (c) AP Photo/Dave Shopland

Dietmar Hamann menjadi salah satu sosok yang paling vokal mengkritik keputusan Arne Slot. Mantan gelandang Liverpool itu mengaku heran melihat Isak langsung dipercaya tampil sejak awal laga.

Menurut Hamann, kondisi Isak yang baru pulih dari patah tulang fibula seharusnya menjadi pertimbangan utama. Ia menilai laga sebesar Liga Champions bukan tempat ideal untuk eksperimen seperti itu.

Isak sendiri diketahui absen sejak akhir Desember hingga awal April dan baru menjalani comeback singkat. Namun, Slot justru menurunkannya sejak menit pertama melawan salah satu tim terbaik di Eropa.

"Jika seorang pemain belum bermain selama tiga bulan kemudian menghadapi tim terbaik di Eropa, ia seharusnya berada di bangku cadangan," kata Hamann kepada Sky.

2 dari 4 halaman

Penjelasan Slot Tak Masuk Akal?

Alexander Isak (Liverpool) meringis kesakitan usai cedera saat berduel dengan Micky van de Ven (Tottenham) meski berhasil mencetak gol pada laga Liga Inggris, 21 Desember 2025. (c) AP Photo/Ian Walton

Alexander Isak (Liverpool) meringis kesakitan usai cedera saat berduel dengan Micky van de Ven (Tottenham) meski berhasil mencetak gol pada laga Liga Inggris, 21 Desember 2025. (c) AP Photo/Ian Walton

Arne Slot sebenarnya sudah memberikan alasan di balik keputusannya tersebut.  Menurut Slot, ada risiko Isak tidak memiliki energi cukup jika dimainkan di babak tambahan. Ia memilih pendekatan berbeda dengan memberikan waktu bermain sejak awal untuk mengukur kondisi pemain.

Namun, penjelasan ini justru menimbulkan keraguan dari Hamann. Eks pemain timnas Jerman itu menilai alasan tersebut tidak lazim, apalagi dalam kompetisi sekelas Liga Champions.

“Ia tidak ingin menggunakannya sebagai pemain pengganti karena ia mungkin tidak memiliki cukup energi untuk babak tambahan. Sejujurnya, saya selalu menghormati Slot, tetapi saya belum pernah mendengar pendekatan seperti ini. Mungkin pernah terjadi di suatu tempat, tetapi bukan di Liga Champions," seru Hamann.

3 dari 4 halaman

Warnock Ikut Menyindir Performa Isak

Alexander Isak (Liverpool) meringis kesakitan usai cedera saat berduel dengan Micky van de Ven (Tottenham) meski berhasil mencetak gol pada laga Liga Inggris, 21 Desember 2025. (c) AP Photo/Ian Walton

Alexander Isak (Liverpool) meringis kesakitan usai cedera saat berduel dengan Micky van de Ven (Tottenham) meski berhasil mencetak gol pada laga Liga Inggris, 21 Desember 2025. (c) AP Photo/Ian Walton

Kritik terhadap keputusan Slot tidak hanya datang dari Hamann. Mantan bek Liverpool, Stephen Warnock, juga melontarkan komentar tajam terkait performa Isak di laga tersebut.

Warnock menilai kontribusi Isak di babak pertama sangat minim. Ia bahkan menyebut Cody Gakpo memberikan dampak lebih besar hanya dalam waktu singkat setelah masuk sebagai pengganti.

Situasi ini semakin mempertegas bahwa keputusan memainkan Isak sejak awal memang berisiko tinggi. Apalagi, Liverpool sedang membutuhkan performa terbaik untuk membalikkan keadaan.

Pemain asal Belanda itu "berbuat lebih banyak dalam lima menit pertama daripada Isak sepanjang babak pertama," kata mantan bek sayap Liverpool, Stephen Warnock, kepada BBC, mempertanyakan pilihan Slot.


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL