
Bola.net - - Mantan pemain Manchester United, Darren Fletcher, menilai Liverpool bermain lebih baik dari Barcelona. Hanya saja, The Reds harus menerima kenyataan bahwa mereka harus menelan kekalahan dengan skor telak dari Barca.
Liverpool berjumpa Barcelona pada leg pertama semifinal Liga Champions musim 2018/19, Kamis (2/5) dini hari WIB. Pada laga di Camp Nou, Liverpool kalah dengan skor 3-0. Luis Suarez mencetak gol gol, dua gol lainnya diborong oleh Lionel Messi.
Hasil tersebut tentu saja merugikan bagi Liverpool. Sebab, pada laga leg kedua di Anfield, mereka harus menang dengan skor besar. Jika ingin lolos ke final, maka The Reds harus menang dengan skor 4-0 atas Barcelona pekan depan.
Simak ulasan Darren Fletcher yang menyebut Liverpool bermain lebih baik di bawah ini ya Bolaneters.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Bermain Lebih Baik, Tapi Kalah
Darren Fletcher melihat Liverpool tampil lebih dominan di babak kedua. Tapi, justru mereka kebobolan dua gol dari aksi Lionel Messi. Bukan hanya di babak kedua, pasukan Jurgen Klopp juga dinilai tampil bagus pada babak pertama.
"Ini adalah permainan yang sangat aneh," ucap Darren Fletcher dikutip dari BBC Sports.
"Liverpool mendominasi babak kedua tapi mereka kalah dengan skor 3-0. Saya merasa khawatir untuk ketika mereka pergi menyerang dan Barcelona bisa membuat mereka terpencar," sambung pria asal Skotlandia.
Dari catatan statistik yang dihimpun oleh Squawka, Liverpool melepaskan enam tendangan sepanjang laga. Tapi, tidak ada yang jadi gol. Sementara, Barcelona hanya melepaskan lima tendangan dan mampu mencetak tiga gol ke gawang Alisson Becker.
"Bisa dibilang, Liverpool adalah tim yang lebih baik tapi mereka tidak mendapatkan hasilnya," tandas Darren Fletcher.
Faktor Lionel Messi
Darren Fletcher melanjutkan, ada satu hal yang menjadi penentu kemenangan Barcelona atas Liverpool. Faktor itu tidak lain adalah Lionel Messi, yang mencetak dua gol ke gawang pasukan Jurgen Klopp.
Pada babak pertama, Lionel Messi seperti tidak punya banyak peran dalam permainan. Fabinho mampu mereka pemain asal Argentina. Namun, 15 menit akhir laga, Messi menunjukkan kelasnya dengan mampu mencetak dua gol. Salah satunya dari tendangan bebas yang indah.
Darren Fletcher pun memandang Messi sebagai sosok pembeda di laga ini. "Bukan itu [hasil] yang saya harapkan, tapi sekali lagi Lionel Messi menjadi faktor-X untuk Barcelona," tutup Darren Fletcher.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Allegri Yakin Gol Ke-600 Messi Akan Melecut Motivasi Ronaldo
Liga Italia 2 Mei 2019, 23:36
-
Suarez Tak Akan Dapat Sambutan Hangat Ketika Balik ke Anfield
Liga Champions 2 Mei 2019, 22:23
-
Kovac Selalu Setia Pada Messi untuk Urusan Ballon d'Or
Liga Champions 2 Mei 2019, 21:28
-
Van Dijk Lega Tak Harus Duel Dengan Messi Tiap Musim
Liga Champions 2 Mei 2019, 20:48
LATEST UPDATE
-
4 Pemain yang Berpotensi Dilepas Arsenal pada Musim Panas 2026/2027
Liga Inggris 20 Agustus 2026, 00:27
-
Kabar Baik dari Persija Jakarta: Shin Tae-yong Ungkap Kondisi Radovan Pankov
Bola Indonesia 19 Agustus 2026, 23:25
-
Tijjani Reijnders Resmi Gabung Al-Qadsiah dengan Mahar Rp1,1 Triliun
Liga Inggris 19 Agustus 2026, 22:50
-
Timnas Voli Putra Indonesia Menang 3-0 atas Kamboja, Modal Positif Jelang Asian Games 2026
Voli 19 Agustus 2026, 22:34
-
Final Piala AFF 2026: Vietnam Tantang Thailand, Leg Pertama Digelar di Bangkok
Tim Nasional 19 Agustus 2026, 22:17
-
Wayne Rooney Kirim Pesan untuk Marcus Rashford: Ini yang Harus Diubah
Liga Inggris 19 Agustus 2026, 21:01
-
Manchester United Terancam Gagal Dapatkan Pengganti Luke Shaw
Liga Inggris 19 Agustus 2026, 20:06
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59




















KOMENTAR