
Bola.net - Inter Milan tengah mempersiapkan pertarungan sengit melawan PSG di final Liga Champions, Minggu (1/6/2025) dini hari WIB. Nicolo Barella meyakini timnya memiliki modal penting untuk meraih kemenangan meski dianggap bukan favorit.
Gelandang asal Italia itu menegaskan pengalaman mengalahkan raksasa seperti Barcelona dan Bayern Munich menjadi bukti kualitas Inter. Final yang digelar di Allianz Arena, Munich, menjadi tempat spesial bagi Inter setelah sebelumnya menang atas Bayern di stadion yang sama.
Barella mengaku timnya telah belajar banyak dari kegagalan di Coppa Italia dan persaingan ketat di Serie A. Kini, mereka siap memberikan segalanya untuk mengangkat trofi Liga Champions sebagai penebus kegagalan musim ini.
Meski Opta Supercomputer memprediksi PSG sebagai favorit, Barella sama sekali tidak gentar. Ia yakin pertandingan akan berjalan seimbang dan semua kembali pada performa di lapangan.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Pengalaman Menghadapi Raksasa Eropa
Inter telah membuktikan diri mampu mengalahkan tim-tim top Eropa di sepanjang perjalanan menuju final. Kemenangan atas Bayern Munich di Allianz Arena menjadi kenangan manis yang ingin mereka ulangi.
Barella menekankan pentingnya mempelajari setiap lawan, tapi yang utama adalah menjaga soliditas tim. Inter dikenal sebagai tim yang mampu bertahan di bawah tekanan dan memanfaatkan peluang dengan efisien.
"Ini kenangan indah tentang gol Frattesi, itu adalah penampilan hebat Inter," kenang Barella kepada Sky Sport Italia.
"Sekarang kami butuh yang lain. Kami melalui babak perempat final dan semifinal yang berat, mengalahkan beberapa tim terbaik dunia seperti Bayern Munich dan Barcelona, jadi kami menghormati semua lawan, termasuk PSG," tambahnya.
Inter Belajar dari Kegagalan
Musim ini bisa dibilang pahit bagi Inter setelah gagal di Coppa Italia dan kehilangan gelar Serie A dari Napoli. Namun, Barella melihat kegagalan itu justru menguatkan mental tim.
Gelandang berusia 27 tahun itu meyakinkan bahwa Inter selalu bangkit dari keterpurukan. Final Liga Champions menjadi kesempatan emas untuk menutup musim dengan prestasi gemilang.
"Ini sepak bola, kamu harus bangkit segera setelah terjatuh," tegas Barella.
"Kami selalu melakukannya dalam beberapa tahun terakhir. Kami bisa lebih baik musim ini, tapi sekarang kami akan memasuki pertandingan terpenting musim ini, di kompetisi paling bergengsi di dunia," ujarnya.
Final Liga Champions: Taktik vs Mental
Barella mengakui pentingnya persiapan taktik, tapi menekankan bahwa mental juara lebih menentukan di final. Pengalaman final 2023 melawan Manchester City menjadi pelajaran berharga bagi skuad inti Inter yang masih sama.
Meski PSG diunggulkan, Barella yakin pertandingan akan berjalan seimbang. Yang terpenting adalah bagaimana Inter mampu menunjukkan karakter dan semangat juara di lapangan.
"Banyak dari kami memiliki pengalaman Final, jadi kami menikmati ini sepenuhnya. Kami juga tahu taktik penting sampai tingkat tertentu, tapi yang paling dibutuhkan adalah hati," kata Barella.
"Setiap pertandingan dimulai dengan 50-50, tim harus berbicara di lapangan," pungkasnya menanggapi prediksi Opta Supercomputer.
Jangan Sampai Ketinggalan ini Bolaneters!
- Tetes Air Mata Lautaro Martinez Sebelum Final Liga Champions, Ada Apa?
- Luis Enrique Peringatkan PSG: Awas, Inter Milan Beda dari Tim Eropa Lain!
- Benarkah Simone Inzaghi Sudah Setuju Tinggalkan Inter Milan dan Terima Tawaran Al Hilal?
- Bagaimana Cara PSG Meredam Inter Milan? Marquinhos Memberi Sedikit Bocoran
- Final Liga Champions: Inter Milan Sekarang Lebih Besar dan Lebih Kuat Dibanding Final UCL 2023
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Nonton Live Streaming Final UCL: PSG vs Inter Milan
Liga Champions 31 Mei 2025, 23:32
-
Cara Nonton Final UCL PSG vs Inter Milan di HP
Liga Champions 31 Mei 2025, 20:05
LATEST UPDATE
-
Sikap Lamine Yamal Gagal Raih Ballon d'Or 2026 Jadi Sorotan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 23:56
-
Ezri Konsa Bikin Arsenal Tetap Kokoh Walau Tanpa William Saliba
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 22:25
-
Kinerja Jose Mourinho yang Memuaskan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:16
-
Menang di Markas Barcelona, Real Madrid dan Jose Mourinho Dapat Pujian dari Ronaldo
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:01
-
Kabar Buruk bagi Inter, Lautaro Martinez Terancam Absen di Derby Milan
Liga Italia 27 Oktober 2026, 20:46
-
Candaan Diktator Berujung Petaka, Kylian Mbappe Terancam Diboikot China!
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 20:45
-
Jorge Martin Nekat Coba Balapan di MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 27 Oktober 2026, 20:40
-
Bruno Fernandes Dicoret Carrick, Manchester United Mulai Siapkan Skenario Perpisahan
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 20:30
-
Terungkap, Ini 2 Alasan yang Membuat MU Tunda Pemecatan Michael Carrick
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 19:58
-
Tidak Gratis! MU Harus Bayar ke Newcastle untuk Pekerjakan Eddie Howe
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 19:45
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



















KOMENTAR