
Bola.net - Kemenangan 2-1 Manchester City di markas Real Madrid menjadi salah satu hasil penting mereka di fase grup Liga Champions. Namun Pep Guardiola memilih untuk menyoroti aspek mentalitas tim ketimbang sekadar hasil akhir.
Pelatih asal Spanyol itu menilai kemenangan ini lahir dari ketangguhan dan kemampuan bangkit setelah awal laga yang sulit. City sempat berada di bawah tekanan selama setengah jam pertama, dengan Real Madrid mendominasi dan menciptakan ancaman bertubi-tubi.
Meski begitu, gol Nico O’Reilly dan penalti Erling Haaland mengubah jalannya pertandingan sekaligus mengamankan tiga poin penting bagi tim tamu.
Meski puas dengan karakter tim, Guardiola tetap memberi penilaian jujur bahwa performa mereka belum berada di level yang ia tuntut. Ia menegaskan bahwa peningkatan tetap menjadi keharusan jika City ingin melaju lebih jauh.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Guardiola Akui Awal Laga City Kalah Kelas
Guardiola tidak menutupi bahwa City tampil di bawah standar pada 30 menit pertama. Real Madrid menguasai permainan dan mencetak gol cepat melalui Rodrygo. Situasi tersebut membuat City berada di posisi sulit sebelum akhirnya mampu membalikkan keadaan.
Guardiola mengingatkan bahwa mereka pernah tampil lebih baik di Bernabeu tetapi justru tidak meraih kemenangan.
“Kami sudah beberapa kali berada di sini dan bermain jauh lebih baik daripada hari ini dan tidak menang,” ujar Guardiola..
“Dalam 25 menit pertama, sampai gol dari Nico, mereka jauh lebih baik daripada kami. Saya akan menerima hasil ini tetapi saya tahu kami harus lebih baik.”
Guardiola juga menegaskan bahwa tuntutan kompetisi akan semakin berat seiring berjalannya musim.
“Saya tahu bahwa pada Februari dan Maret, jika kami lolos, level yang kami butuhkan lebih tinggi daripada hari ini," imbuhnya.
Doku, Foden, dan Perubahan Ritme City
Setelah mengambil alih momentum lewat dua gol, City menunjukkan ketenangan lebih besar dalam mengatur ritme pertandingan. Guardiola menilai perubahan ini penting dalam menghadapi serangan balik cepat Real Madrid, terutama ancaman dari Vinicius Junior.
Ia menyoroti bagaimana gol balasan membantu mental tim pulih. “Setiap kali kami kehilangan bola, mereka mengancam, terutama dengan Vinicius, berkali-kali. Senang rasanya mencetak gol karena itu membantu kami kembali ke permainan.”
Dari beberapa pemain yang tampil menonjol, Guardiola memberi pujian khusus kepada Jeremy Doku yang tampil eksplosif di sisi sayap.
“Jeremy Doku luar biasa, seperti pemain lainnya juga. Ini pengalaman bagus bagi kami berada di sini, bagi banyak pemain baru yang datang pertama kali ke stadion ini, tempat yang sangat sulit untuk dimainkan.”
Jangan sampai ketinggalan infonya
- Erling Haaland Pecahkan Rekor Gila di Liga Champions: 51 Gol dari 50 Starter!
- Jose Mourinho Bongkar Aksi Usil Usai Benfica Kalahkan Napoli: Itu Jersey Scott McTominay, Minimal Dia Ngasih ke Saya!
- 2 Pemain Real Madrid Jadi Sasaran Ketidakpuasan Publik Santiago Bernabeu
- Ruang Ganti Bicara: Pemain Real Madrid Kompak Dukung Xabi Alonso di Tengah Tren Negatif
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Saksikan Siaran Langsung La Liga 2025/26: Alaves vs Real Madrid, Tayang di Vidio
Liga Spanyol 12 Desember 2025, 16:55
-
Sergio Ramos ke MU? Kayaknya Enggak Deh!
Liga Inggris 12 Desember 2025, 14:58
-
Guardiola Puji Ketangguhan Man City: Apa Pelajaran Besar dari Kemenangan di Bernabeu?
Liga Champions 12 Desember 2025, 04:40
-
Menang di Bernabeu Tak Cukup: Guardiola Akui Man City Masih 'Jauh'
Liga Champions 12 Desember 2025, 04:26
-
Erling Haaland Pecahkan Rekor Gila di Liga Champions: 51 Gol dari 50 Starter!
Liga Champions 11 Desember 2025, 23:40
LATEST UPDATE
-
Pesan Rooney untuk Manchester United: Singkat Saja, Permanenkan Carrick!
Liga Inggris 16 Maret 2026, 07:20
-
Ramai-ramai Mempertanyakan Masa Depan Arne Slot di Liverpool
Liga Inggris 16 Maret 2026, 06:28
-
AC Milan Tumbang di Kandang Lazio, Begini Penjelasan Massimiliano Allegri
Liga Italia 16 Maret 2026, 05:47
-
Man of the Match Lazio vs AC Milan: Gustav Isaksen
Liga Italia 16 Maret 2026, 04:51
-
Luka Modric Siap Mengabdi di AC Milan Hingga 2027?
Liga Italia 16 Maret 2026, 04:00
-
Inter Milan dan Chivu yang Kebingungan
Liga Italia 16 Maret 2026, 03:54
LATEST EDITORIAL
-
5 Wonderkid Italia yang Bisa Selamatkan Azzurri dari Kutukan Piala Dunia
Editorial 14 Maret 2026, 06:06
-
Starting XI Gabungan PSG dan Chelsea Sepanjang Masa, Siapa Saja Masuk?
Editorial 11 Maret 2026, 21:05
-
3 Pelatih yang Pernah Menangani PSG dan Chelsea, Ada yang Juara Liga Champions
Editorial 11 Maret 2026, 20:54
























KOMENTAR