
Bola.net - Bintang Manchester City, Riyad Mahrez menegaskan bahwa dirinya sangat antusias menjemput datangnya partai final Liga Champions 2020/21 melawan Chelsea akhir pekan ini.
Dua finalis yang sama-sama berasal dari Inggris tersebut akan bentrok memperebutkan trofi si kuping besar dalam laga puncak yang digelar di Estadio do Dragao, Porto, Portugal.
Mahrez pun digadang-gadang kembali menjadi bintang pada laga ini usai dirinya mencetak dua gol yang membuat Manchester City menyingkirkan PSG di babak semifinal.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Pengakuan Mahrez
Menghadapi final pertama sepanjang sejarah klub, wajar jika Manchester City merasakan tekanan. Meski demikian, Mahrez mencoba untuk menjauhkan diri dari tekanan tersebut.
“Kami sangat nyaman untuk memainkan permainan kami. Tidak ada tekanan, hanya bermain-main dengan kepribadian, itu saja," ujar Mahrez kepada Goal International.
“Tentu saja Anda merasakan tekanan sebelum pertandingan, tetapi itu adalah tekanan yang bagus. Anda harus mengubahnya menjadi kepercayaan diri dan kepribadian," tambahnya.
“Saya tidak akan mengatakan itu mudah tetapi bagi saya itu tidak apa-apa. Saya tidak memberikan tekanan di kepala saya - saya hanya bermain seperti permainan biasa. Jelas berpikir bahwa ini adalah final Liga Champions, tetapi itu hanya pertandingan sepak bola bagi saya.” tukasnya.
Ambisi Mahrez
Mahrez mengakui bahwa mencapai final Liga Champions adalah impian setiap pesepakbola, tak terkecuali dirinya yang memang bergabung dengan Manchester City untuk mewujudkan impian tersebut.
"Ketika saya datang ke klub ini jelas itu untuk bermain di tahapan besar ini, berada di sana setiap musim dan di situlah kami sekarang," tutur Mahrez.
"Kami semua ingin sampai pada tahap ini. Dan sekarang kami harus fokus dan membuktikan bahwa kami bisa menang." tukasnya.
Sumber: Goal International
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Battle of WAGs Final Liga Champions Manchester City vs Chelsea
Bolatainment 28 Mei 2021, 14:03
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Parma vs Inter: Federico Dimarco
Liga Italia 8 Januari 2026, 07:30
-
Man of the Match Man City vs Brighton: Erling Haaland
Liga Inggris 8 Januari 2026, 07:16
-
Man of the Match Barcelona vs Athletic Club: Raphinha
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 07:04
-
Hasil Parma vs Inter: Chivu Taklukkan Mantan Klub, Nerazzurri Melesat di Puncak
Liga Italia 8 Januari 2026, 06:32
-
Man of the Match Burnley vs Manchester United: Benjamin Sesko
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:12
-
Hasil Man City vs Brighton: Gol Bersejarah Haaland Terasa Hambar
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:08
-
Man of the Match Fulham vs Chelsea: Harry Wilson
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:01
-
Hasil Barcelona vs Athletic Club: Pesta Gol, Blaugrana ke Final
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 05:38
-
Hasil Burnley vs Man United: Dua Gol Benjamin Sesko Warnai Debut Darren Fletcher
Liga Inggris 8 Januari 2026, 05:31
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58



















KOMENTAR