Daripada Nonton Duel Tottenham vs Arsenal, Pep Guardiola Memilih Menikmati Laga Brescia vs Pro Patria

Daripada Nonton Duel Tottenham vs Arsenal, Pep Guardiola Memilih Menikmati Laga Brescia vs Pro Patria
Pelatih Manchester City, Pep Guardiola. (c) (AP Photo/Dave Thompson

Bola.net - Pelatih Manchester City Josep Guardiola memberikan kejutan besar di Stadion Rigamonti pada hari Minggu kemarin. Ia muncul secara tiba-tiba untuk menonton laga Serie C, kasta ketiga Italia antara Union Brescia melawan Pro Patria.

Kehadirannya terjadi hanya dua puluh empat jam setelah laga sengit Man City melawan Newcastle. Guardiola nampak sangat menikmati suasana pertandingan di tribune utama stadion tersebut.

Pelatih asal Catalan tersebut memang dikenal memiliki ikatan batin yang sangat kuat dengan Brescia. Kedatangannya kali ini murni karena alasan pribadi untuk merayakan ulang tahun sahabat dekatnya.

Ia hadir demi Edoardo Piovani yang menjabat sebagai manajer klub milik Giuseppe Pasini tersebut. Momen ini menjadi bukti loyalitas Guardiola terhadap hubungan pertemanannya di masa lalu.

1 dari 2 halaman

Abaikan Rivalitas Panas Liga Inggris

Guardiola justru memilih terbang ke Italia daripada memantau laga Derby London Utara yang krusial. Padahal Arsenal yang merupakan rival utama City sedang bertanding melawan Tottenham Hotspur.

Keputusan ini selaras dengan instruksi yang ia berikan kepada para pemain Manchester City. Ia meminta skuatnya untuk beristirahat total selama tiga hari setelah jadwal yang padat.

Guardiola terlihat duduk santai di area khusus tribune utama stadion bersama rekan-rekannya. Ia ditemani oleh mantan gelandang Islandia yakni Birkir Bjarnason selama pertandingan berlangsung.

Bjarnason sendiri baru saja memutuskan pensiun setelah mengakhiri karier sepak bolanya di Brescia. Pertemuan dua tokoh sepak bola ini menambah kesan hangat di tribune penonton.

2 dari 2 halaman

Momen Nostalgia Pemain Legendaris Brescia

Kunjungan ini merupakan yang pertama bagi Guardiola sejak terakhir kali hadir pada November 2011. Saat itu klub berjuluk I Rondinelle tersebut masih ditangani oleh pelatih Scienza.

Hubungan emosional Guardiola dengan Brescia bermula saat ia masih aktif menjadi pemain profesional. Ia pernah membela klub tersebut selama satu setengah tahun pada periode awal tahun 2000-an.

Selama berseragam Brescia, sang manajer tercatat telah tampil sebanyak dua puluh enam pertandingan. Ia juga berhasil menyumbangkan tiga gol penting bagi klub kebanggaan warga kota tersebut.

Laga nostalgia ini berakhir manis bagi tuan rumah dengan kemenangan tipis tiga gol berbalas dua. Union Brescia kini terus berjuang untuk kembali naik ke kasta Serie B.


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL