
Bola.net - 28 Mei 2011, hari ini tepat sembilan tahun lalu, Lionel Messi meraih trofi Liga Champions ketiganya, yang sekaligus merupakan trofi Liga Champions keempat untuk Barcelona. Pada malam itu, di Wembley, Manchester United bisa memahami betapa istimewanya Barcelona.
Duel final saat itu dianggap sebagai salah satu final terbaik karena mempertemukan dua tim terkuat pada masanya: Barcelona dan MU. Sudah seharusnya pertandingan berjalan menarik.
Final ini dianggap sebagai laga ulangan final 2099, kala itu Barcelona berhasil jadi juara dengan kemenangan 2-0. Tentu, MU memasuki pertandingan kali ini dengan misi balas dendam.
Sayangnya misi balas dendam itu tidak terwujud. Barcelona benar-benar dominan, terlalu kuat. Bahkan Sir Alex Ferguson menyebut Barca sebagai tim terkuat yang pernah dia hadapi.
🔵🔴 Barcelona claim their 4th European crown #OTD in 2011 🏆
— UEFA Champions League (@ChampionsLeague) May 28, 2020
⚽️ Pedro Rodríguez, Messi, Villa #UCL | @FCBarcelona pic.twitter.com/6QR9TWP8ZK
Apa saja yang terjadi pada pertandingan itu? Selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Status
Ketika dunia sepak bola mengetahui partai final bakal mempertemukan Barcelona dan Real Madrid, mereka tahu bakal tersaji pertandingan spesial. Betapa tidak, Wembley memang selalu jadi saksi laga-laga spesial.
Terlebih, pertandingan ini dibakar media sebagai ajang balas dendam. MU dipermalukan Barca dua tahun sebelumnya, sekarang waktunya Setan Merah membalas.
MU memasuki Liga Champions musim 2010/11 itu dengan status runner-up Premier League (2009/10), tapi melangkah ke final sebagai juara musim itu. Jelas, kepercayaan diri skuad Sir Alex sedang tinggi.
Barca pun tidak jauh berbeda. Mereka masih sangat dominan sejak tahun 2009, raja La Liga dengan tiki-taka. Tentu, final 2011 diprediksi bakal sengit.
Rute ke final - Barcelona
Barcelona nyaris tidak terbendung, tidak ada haangan berarti. Mereka menjuarai Grup D dengan 14 poin dari 6 pertandingan, unggul jauh dari Copenhagen, Rubin Kazan, dan Pananthinaikos.
Kendati demikian, Barca menelan hasil mengejutkan pada duel leg pertama 16 besar Mereka takluk 1-2 dari Arsenal di Emirates Stadium, keraguan sempat mencuat, tapi akhirnya berhasil memetik kemenangan 3-1 di Camp Nou.
Lalu Barca tidak menghadapi rintangan berarti di perempat final, mereka menggilan Shakhtar Donetsk dengan agregat 6-1. Semifinal pun tiba dan Barca harus menghadapi laga sulit El Clasico.
Kendati demikian, Real Madrid ternyata tidak bisa berbuat banyak. Barca menang 2-0 di Santiago Bernabeu dan bermain imbang 1-1 di Camp Nou, partai final pun menunggu.
Rute ke final - Manchester United
Sama dengan Barcelona, MU juga tidak menghadapi halangan berarti di fase grup. Mereka memetik 14 poin dari 6 pertandingan, mengungguli Valencia, Rangers, dan Bursaspor.
Lawan MU di 16 besar juga tidak terlalu sulit, Marseille. Namun, mereka ditahan imbang 0-0 pada laga tandang, baru bisa lolos dengan kemenangan 2-1 di Old Trafford.
Tantangan MU tiba di perempat final, Chelsea menunggu. Pada saat itulah MU menyuguhkan kekuatan mereka dengan memetik kemenangan 1-0 di Stamford Bridge, lalu menghabisinya dengan kemenangan 2-1 di Old Trafford.
Berlanjut ke semifinal, MU hanya perlu menghadapi Schalke dan menang mudah dengan agregat 6-1. Partai final pun menunggu, Barcelona menunggu.
Jalannya Pertandingan
Pertandingan yang diharapkan sengit ternyata tidak terjadi. Barcelona benar-benar dominan, MU hanya bisa memasang garis pertahanan berlapis serta berusaha memainkan bola-bola panjang.
Barca bermain nyaman di lini tengah, tapi MU mendapatkan ruang gerak di sisi sayap. Kemudian Barca berhasil unggul terlebih dahulu di menit ke-27, umpan presisi Xavi dituntaskan Pedro dengan baik.
MU membalas tak lama kemudian. Di menit ke-34, Wayne Rooney bermain satu-dua dengan Ryan Giggs lalu melepas tembakan melengkung dari tepi kotak penalti. Giggs tampak offside, tapi saat itu belum ada VAR.
Skor 1-1 menutup babak pertama, tapi tidak bertahan lama. Barca benar-benar dominan di babak kedua, Messi mencetak gol kedua Barca di menit ke-54 dengan tembakan jarak jauh.
Lalu Xavi mendapatkan peluang, Iniesta mendapatkan peluang, sampai akhirnya David Villa mencetak gol yang memupus harapan MU. Gol Villa terbilang indah, tembakan melengkung dari luar kotak penalti.
Skor 1-3 terlalu sulit bagi MU, mereka pun harus membiarkan Barca meraih trofi Liga Champions keempat mereka, sekaligus trofi ketiga bagi Messi pribadi.
📅 Leo Messi becomes a three-time #UCL winner, #OTD in 2011...
— UEFA Champions League (@ChampionsLeague) May 28, 2020
🔵🔴2⃣0⃣0⃣6⃣🏆
🔵🔴2⃣0⃣0⃣9⃣🏆
🔵🔴2⃣0⃣1⃣1⃣🏆 https://t.co/bIGgK5nUBT pic.twitter.com/HeXAa1qDhH
Susunan Pemain
Barcelona (4-3-3): Valdes; Abidal, Pique, Mascherano, Alves; Busquets, Xavi, Iniesta; Pedro, Villa, Messi
Pelatih: Josep Guardiola
Man United (4-4-1-1): Van der Sar; Evra, Vidic, Ferdinand, Fabio; Ji-Sung Park, Giggs, Carrick, Valencia; Rooney; Hernandez
Pelatih: Sir Alex Ferguson
Statistik Barcelona - Man United
Gol: 3 - 1
Total shots: 19 - 4
On target: 12 - 1
Possession: 63% - 37%
Corner kicks: 6 - 0
Fouls: 5 -16
Offsides: 1 - 5
Sumber: Berbagai Sumber
Baca ini juga ya!
- 7 Kandidat Pengganti Jack Miller di Pramac, dari Iannone sampai Martin
- Fiorentina vs Barcelona dan Gol Bicycle Kick Sensasional Mauro Bressan
- Parade 5 Gol Lionel Messi dan Pembantaian di Camp Nou
- Tapak Tilas Perjalanan Juventus Menjadi Juara Liga Champions 1996
- Membedah Performa Mesut Ozil di Arsenal 2013-2020, Pemain Bergaji Rp5,5 Miliar per Pekan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tak Kunjung Laku, Barcelona Diskon Harga Ousmane Dembele
Liga Spanyol 28 Mei 2020, 20:09
-
Tak Ada Niatan Pindah ke Inter, Vidal Akan Bertahan di Barcelona
Liga Spanyol 28 Mei 2020, 19:36
-
Video: Awas La Liga! Mesin Gol Messi Sudah Panas
Open Play 28 Mei 2020, 19:01
LATEST UPDATE
-
Prediksi Inter vs Bologna 5 Januari 2026
Liga Italia 4 Januari 2026, 02:45
-
Juventus vs Lecce: Pemain Terbaik dan Terburuk di Allianz Stadium
Liga Italia 4 Januari 2026, 02:37
-
Man of the Match Juventus vs Lecce: Wladimiro Falcone
Liga Italia 4 Januari 2026, 02:27
-
Hasil Sassuolo vs Parma: Jay Idzes Gagal Bantu Neroverdi Raih Poin Penuh
Tim Nasional 4 Januari 2026, 01:13
-
Prediksi Man City vs Chelsea 5 Januari 2026
Liga Inggris 4 Januari 2026, 00:30
-
BRI Super League: Kuota Penonton Persik vs Persib Dibatasi
Bola Indonesia 3 Januari 2026, 22:44
-
Prediksi BRI Super League, Bali United vs Arema FC 4 Januari 2026
Bola Indonesia 3 Januari 2026, 22:31
-
Prediksi Real Madrid vs Real Betis 4 Januari 2026
Liga Spanyol 3 Januari 2026, 22:15
-
Prediksi Fulham vs Liverpool 4 Januari 2026
Liga Inggris 3 Januari 2026, 22:00
-
Prediksi BRI Super League, PSIM Yogyakarta vs Semen Padang 4 Januari 2026
Liga Inggris 3 Januari 2026, 21:35
-
Prediksi BRI Super League, Persis Solo vs Persita 4 Januari 2026
Bola Indonesia 3 Januari 2026, 21:10
LATEST EDITORIAL
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40
-
5 Pemain Terbaik Real Madrid di 2025: Mbappe Memimpin
Editorial 31 Desember 2025, 15:58
-
6 Calon Suksesor Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 30 Desember 2025, 13:10
-
6 Pemain yang Bisa Tinggalkan Man United pada Jendela Transfer Januari 2026
Editorial 30 Desember 2025, 12:43

























KOMENTAR