Arsenal lagi-lagi mendapat hasil mengecewakan di panggung Liga Champions. Setelah sebelumnya takluk dari Dinamo Zagreb, kali ini The Gunners melempem saat menjamu Olyimpiakos di kandang sendiri, Rabu (30/9).
Arsene Wenger harus rela melihat tiga gol menyarang ke gawang Arsenal yang masing-masing disumbangkan oleh Pardo, gol bunuh diri David Ospina, dan Alfred Finnbogason. Sementara itu, Arsenal hanya mampu membalas dua gol dari Theo Walcott dan Alexis Sanchez.
Ya, Arsenal memang menguasai jalannya pertandingan. Namun mereka justru tertinggal lebih dulu. Pada menit 33, melalui Pardo, Olympiakos membungkam publik Emirates. Setelah Fortunis memberikan bola datar dari tendangan sudut, Pardo melakukan tendangan dari luar kotak penalti. Bola membentur Oxlade-Chamberlain sebelum masuk ke dalam gawang Ospina.
Tak butuh waktu lama bagi Arsenal untuk membalas. Kerja sama apik yang dibangun dengan Alexis Sanchez. Setelah menerima umpan Walcott mengolah bola di dalam kotak penalti sebelum melakukan tembakan. Bola mengarah tepat ke kiper. Namun bola yang tidak sempurna dihentikan, terus mengalir masuk ke dalam gawang.
Petaka bagi Arsenal terjadi pada menit 40, ketika mereka berjuang mengungguli tim tamu, Ospina malah membuat kesalahan fatal. Saat menangkap tendangan sudut dari Fortunis, posisi berdiri Ospina melewati garis gawang. Bola yang dijatuhkan telah melewati garis dan dianggap gol. Tim tamu pun kembali unggul 2-1 hingga babak pertama selesai.
Di babak kedua, kerja sama yang kembali dibangun antara Walcott dan Sanchez berbuah gol lagi. Setelah Sanchez menerima umpan matang dari Walcott, ia menyelesaikan umpan tersebut dengan sundulan. Kedudukan kembali imbang menjadi 2-2 pada menit 65.
Namun sepertinya Arsenal sedang tidak dilindungi dewi fortuna. Ketika Arsenal mengharapkan unggul setelah kedudukan, lagi-lagi gawang Arsenal harus kebobolan. Baru saja satu menit setelah Sanchez mencetak gol, Olympiakos kembali unggul melalui Finnbogason.
Berawal dari umpan lambung cantik yang diberikan Kasami pada Pardo, ia mengirim bola ke tengah kepada Finnbogason. Pemain yang baru masuk di babak kedua ini dengan mudah meneruskan bola ke gawang Ospina.
Tertinggal dari tim tamu, membuat Wenger memasukkan Joe Campbell menggantikan Bellerin pada menit 86 untuk menambah daya serang. Namun upaya yang dilakukan hingga wasit meniup peluit panjang tak membawa hasil.
Maka pertandingan berakhir dengan skor 2-3 untuk kemenangan Olympiakos. Dengan hasil ini, Arsenal menjadi juru kunci grup F tanpa poin. Sementara Olympiakos naik ke peringkat dua, dan Bayern Munchen kokoh di puncak dengan enam poin.
Susunan Pemain Kedua Tim
ARSENAL (4-3-3): Ospina; Bellerin (J. Campbell 86'), Gabriel, Koscielny (Per Mertesacker 57'), Gibbs; Coquelin (Aaron Ramsey 60'), Cazorla (c), Ozil; Oxlade-Chamberlain, Walcott, Sanchez.
OLYMPIACOS (4-4-1-1): Roberto (c); Elabdellaoui, Botia, Siovas, Salino; Pardo, Kasami, Cambiasso, Seba (Hernâni 73'); Fortounis (Praxitelis Vouros 87'); Ideye (Alfred Finnbogason 46'). (bola/shd)
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Pertandingan Arsenal vs Olympiakos: Skor 2-3
Liga Champions 30 September 2015, 04:55
-
Hasil Pertandingan BATE vs AS Roma: Skor 3-2
Liga Champions 30 September 2015, 04:20
-
Hasil Pertandingan Porto vs Chelsea: Skor 2-1
Liga Champions 30 September 2015, 04:10
-
Hasil Pertandingan Barcelona vs Leverkusen: Skor 2-1
Liga Champions 30 September 2015, 04:01
-
Hasil Pertandingan Bayern Munchen vs Dinamo Zagreb: Skor 5-0
Liga Champions 30 September 2015, 03:44
LATEST UPDATE
-
Terinspirasi Grimsby yang Singkirkan Man Utd, Fleetwood Town Kini Permalukan Arsenal
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 09:16
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2026/2027
Liga Italia 28 Oktober 2026, 07:56
-
Mikel Arteta Sebut Arsenal Alami Hari Menyedihkan Usai Disingkirkan Tim Divisi Empat
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 06:27
-
Hasil Liga Italia: Lazio Pesta Gol 6-2, AS Roma Menang, Como Comeback
Liga Italia 28 Oktober 2026, 04:51
-
Sikap Lamine Yamal Gagal Raih Ballon d'Or 2026 Jadi Sorotan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 23:56
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18





















KOMENTAR