
Bola.net - Inter Milan hanya bisa bermain imbang 0-0 dengan Shakhtar Donestk pada matchday 6 Grup B Liga Champions 2020/21, San Siro, Kamis (10/12/2020) dini hari WIB.
Pasukan Antonio Conte memasuki laga ini dengan kewajiban meraih kemenangan untuk melangkah ke putaran berikutnya, tapi Inter masih menunjukkan masalah yang sama. Mereka mendominasi tapi tidak bisa menciptakan peluang.
Hasil ini pun tak cukup bagi Inter yang berakhir di dasar klasemen dengan raihan 6 poin saja. Nerazzurri bahkan tidak akan bermain di Liga Europa musim ini, tiket tersebut diraih Shakhtar yang finis di tempat ketiga klasemen akhir Grup B.
Baca ulasan pertandingan selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Babak pertama
Inter Milan langsung menggebrak sejak awal laga dan nyaris mencetak gol di menit ke-7. Sepakan Martinez dari jarak dekat sudah mengecoh kiper, nahas masih membentur mistar.
Inter terus menyerang, memaksa Shakhtar bertahan. Di sisi lain usaha keras ini pun berisiko jika Inter kehilangan bola, Shakhtar siap dengan serangan balik cepat.
Menit ke-17, Martinez kembali mendapatkan peluang matang dengan sepakan setengah voli, sayang tembakannya masih melambung terlalu tinggi.
Serangan-serangan Inter lebih banyak mengandalkan kedua sisi sayap lalu mengirim bola ke kotak penalti. Nahasnya akurasi umpan silang buruk, Lukaku dan Martinez tidak mendapatkan suplai yang cukup.
Mulai menit ke-30, tempo serangan Inter mulai menurun. Gempuran di awal laga tidak berhasil dan sepertinya pasukan Antonio Conte mulai mengubah permainan mereka.
Martinez kembali mendapatkan peluangnya di menit ke-41, tapi sundulannya masih terlalu lemah. Sebelumnya ada sepakan Dodo yang masih bisa diamankan Handanovic dengan mudah.
Laga mendekati akhir babak pertama, Inter masih kesulitan dengan penyelesaian akhir. Skor 0-0 pun mengantar para pemain ke ruang ganti.
Babak kedua
Pertandingan dilanjutkan kembali dan Inter langsung kembali menggempur. Serangan-serangan Inter tampak terlalu terburu-buru, pasukan Conte mulai panik karena memburu kemenangan.
Serangan demi serangan Inter terus menemui jalan buntu. Hingga menit ke-60 Inter mulai tampak frustrasi karena buruknya eksekusi operan pemungkas di wilayah sepertiga akhir.
Kegagalan Inter justru membuat Shakhtar mendapatkan ruang untuk balas menyerang. Beberapa peluang tim tamu justru berbahaya, Inter tampak panik saat diserang.
Kepercayaan diri Shakhtar terus berkembang, Inter jelas tampak frustrasi. Memasuki 15 menit akhir, Antonio Conte mulai merombak skuad untuk membuat perubahan.
Pergantian pemain tidak berdampak apa pun. Permainan Inter masih sama, membawa bola tapi tidak bisa menciptakan peluang. Laga pun memasuki 5 menit akhir yang krusial, Inter hanya bisa menumpuk pemain di depan.
Tambahan waktu 8 menit bahkan tidak cukup bagi Inter untuk mengubah situasi. Tidak ada kreativitas, tidak ada peluang, sulit mencetak gol.
Wasit pun meniup peluit panjang, skor 0-0 adil bagi kedua tim dan Inter harus mengucapkan selamat tinggal dengan kompetisi Eropa.
Susunan pemain
INTER MILAN (3-5-2): Samir Handanovic; Stefan de Vrij, Alessandro Bastoni, Milan Skriniar; Achraf Hakimi, Roberto Gagaliardini, Marcelo Brozovic, Nicolo Barella, Ashley Young; Romelu Lukaku, Lautaro Martinez.
SHAKHTAR DONETSK (4-3-3): Anatolii Trubin; Dodo, Valerii Bondar, Vitao, Mykola Matvyenko; Viktor Kovalenko, Taras Stepanenko, Maycon; Mateus Tete, Marlos Bonfim, Taison.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tersingkir dari Liga Champions, Fans Inter Milan Mencak-Mencak ke Antonio Conte
Liga Champions 10 Desember 2020, 10:34
-
Panen Rekor Buruk, Antonio Conte Tak Berjodoh dengan Liga Champions
Liga Champions 10 Desember 2020, 09:42
-
Inter Tersingkir dari Liga Champions, Antonio Conte Sewot
Liga Champions 10 Desember 2020, 09:18
-
Hasil Pertandingan Inter Milan vs Shakhtar Donestk: Skor 0-0
Liga Champions 10 Desember 2020, 04:52
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Liverpool vs Chelsea di Carabao Cup, 29 Oktober 2026
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 23:59
-
Link Streaming Liverpool vs Chelsea 29 Oktober 2026
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 23:00
-
KapanLagi Korea Hadirkan Pengalaman Belajar Hangeul yang Seru Bersama Kkuljaem
Lain Lain 28 Oktober 2026, 22:30
-
Perang Dingin Real Madrid dengan Wasit La Liga Terus Berlanjut
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 22:28
-
Newcastle Siap Beri Diskon Jika MU Mau Pekerjakan Eddie Howe
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 22:19
-
Saingi MU, Chelsea Juga Kejar Bek TImnas Inggris Ini
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 21:55
-
Hasil Sempurna Persib di Asia: 5 Laga, 5 Kemenangan, dan Hanya Kebobolan 1 Kali!
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 21:44
-
Dibuang Liverpool, Real Madrid Siap Tampung Alexis Mac Allister
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 21:21
-
Usai Christian Pulisic, AC Milan Bakal Berikan Kontrak Baru untuk Adrien Rabiot
Liga Italia 28 Oktober 2026, 21:08
-
Hasil Persib vs Melbourne Victory: Maung Bandung Masih Sempurna di Asia
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 21:07
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18























KOMENTAR