
Bola.net - Ibrahima Konate menegaskan bahwa dirinya tidak melakukan pelanggaran terhadap Bradley Barcola dalam pertandingan dramatis Liverpool melawan Paris Saint-Germain (PSG) di Liga Champions. Dalam laga yang berakhir 1-0 untuk kemenangan Liverpool tersebut, insiden kontroversial terjadi saat Konate diduga menjatuhkan Barcola saat penyerang PSG itu melesat menuju gawang. Pertandingan ini dipenuhi dengan ketegangan, terutama setelah keputusan wasit yang tidak memberikan kartu merah kepada Konate.
Insiden tersebut terjadi di menit ke-25 ketika Barcola berhasil melewati lini pertahanan Liverpool. Konate, yang berusaha menghentikan laju Barcola, terlihat melakukan shoulder charge yang membuat Barcola terjatuh tepat di luar kotak penalti. Wasit Davide Massa, setelah berkonsultasi dengan VAR, memutuskan untuk tidak memberikan kartu merah karena pelanggaran tersebut tidak dianggap sebagai kesalahan yang jelas dan nyata.
Keputusan ini memicu reaksi keras dari pihak PSG, terutama Direktur Olahraga Luis Campos. Campos menyatakan ketidakpuasannya terhadap keputusan wasit dan terlihat memarahi Massa di terowongan saat jeda babak pertama. Meskipun VAR melakukan peninjauan, mereka hanya merekomendasikan kartu merah, bukan kartu kuning, dan wasit tidak memiliki opsi lain selain melanjutkan permainan.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Kontroversi di Tengah Pertandingan
Selama pertandingan, Liverpool harus bertahan menghadapi serangan gencar dari PSG, terutama di babak pertama. Berkat performa gemilang kiper Alisson Becker, Liverpool berhasil menjaga gawangnya tetap aman meskipun tekanan terus datang dari tuan rumah. Tim besutan Arne Slot akhirnya mencetak gol kemenangan di menit-menit akhir melalui kerja sama antara Harvey Elliott dan pemain pengganti, Darwin Nunez.
Namun, banyak yang berpendapat bahwa hasil pertandingan bisa saja berbeda jika Konate dikeluarkan dari lapangan. Penampilan Konate di laga ini menjadi sorotan, terutama mengingat ia sebelumnya absen di Liga Champions sejak November akibat cedera. Ia tidak tampil dalam laga melawan Girona, Lille, dan PSV Eindhoven, sehingga keberadaannya sangat penting bagi Liverpool dalam pertandingan ini.
Dalam wawancara pasca pertandingan dengan Canal Plus, Konate bersikeras bahwa dirinya tidak melakukan kesalahan. Ia mengungkapkan,: "Ada pengecekan VAR. Jika ada dorongan, seperti yang Anda katakan, saya pasti sudah dikeluarkan dengan kartu merah."
Ia menambahkan, "Saya katakan bahwa tidak ada pelanggaran. Memang benar saya kuat, tapi saya tidak menggunakan kekuatan berlebihan. Saya hanya menaruh lengan saya."
Pandangan Pelatih dan Tim PSG
Keputusan wasit yang tidak memberikan kartu merah kepada Konate menjadi topik hangat di kalangan pengamat sepak bola. Banyak yang berpendapat bahwa insiden tersebut layak mendapatkan tindakan lebih tegas, mengingat posisi Barcola sebagai pemain terakhir yang berpeluang mencetak gol.
Hal ini menambah ketegangan yang sudah ada antara kedua tim, di mana PSG merasa dirugikan oleh keputusan yang diambil oleh wasit.
Pelatih PSG, yang menyaksikan langsung insiden tersebut, juga mengungkapkan rasa frustrasinya terhadap keputusan VAR. Dalam konferensi pers setelah pertandingan, ia menekankan pentingnya konsistensi dalam pengambilan keputusan wasit, terutama dalam pertandingan sekelas Liga Champions. Ia berharap agar insiden seperti ini tidak terulang di masa mendatang.
Di sisi lain, Liverpool merasa beruntung karena tidak kehilangan salah satu bek tengah mereka yang penting. Kemenangan ini memberikan mereka kepercayaan diri lebih dalam menghadapi pertandingan-pertandingan selanjutnya di Liga Champions. Dengan hasil positif ini, Liverpool berharap dapat melanjutkan tren kemenangan dan memperbaiki posisi mereka di grup.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Harvey Elliott: Dari Wonderkid Fulham hingga Bintang Liverpool
Liga Champions 6 Maret 2025, 20:58
LATEST UPDATE
-
Jadwal Lengkap Malaysia Open 2026, 6-11 Januari 2026
Bulu Tangkis 5 Januari 2026, 11:11
-
Daftar Pebulu Tangkis Indonesia dan Hasil Drawing Malaysia Open 2026
Bulu Tangkis 5 Januari 2026, 11:03
-
Kabar Baik MU! Bruno Fernandes dan Mason Mount Fix Comeback Lawan Burnley
Liga Inggris 5 Januari 2026, 10:41
-
Telan Dua Hasil Imbang Beruntun, Matheus Cunha Minta MU Lekas Move On
Liga Inggris 5 Januari 2026, 10:24
-
Kritik Manajemen MU, Ruben Amorim Terancam Dipecat?
Liga Inggris 5 Januari 2026, 09:59
-
Daftar Pemain Voli Putri Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia di Proliga 2026
Voli 5 Januari 2026, 09:57
-
Panduan Lengkap Skrining BPJS Kesehatan 2026: Begini Caranya!
News 5 Januari 2026, 09:11
-
Daftar Pemain Voli Putra Jakarta Garuda Jaya di Proliga 2026
Voli 5 Januari 2026, 09:08
LATEST EDITORIAL
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40
-
5 Pemain Terbaik Real Madrid di 2025: Mbappe Memimpin
Editorial 31 Desember 2025, 15:58
-
6 Calon Suksesor Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 30 Desember 2025, 13:10
-
6 Pemain yang Bisa Tinggalkan Man United pada Jendela Transfer Januari 2026
Editorial 30 Desember 2025, 12:43
























KOMENTAR