Dalam beberapa tahun terakhir memang sepakbola Italia mengalami penurunan yang berujung pada turunnya koefisien mereka di Eropa.
Musim lalu, Juventus mampu menembus final Liga Champions meskipun akhirnya kalah dari Barcelona. Kegagalan Juventus meraih trofi Liga Champions itu gagal mengakhiri catatan tak ada klub Italia yang juara Liga Champions sejak Inter Milan melakukannya pada 2009-2010.
Dan menurut Marotta, salah satu alasan mengapa tim-tim Italia tak mampu berbicara banyak adalah karena kompetisi tengah berada dalam masa transisi.
"Pada tahun 1990-an dan awal 2000-an, liga kami dianggap sebagai Eldorado, atau tanah yang menjanjikan. Hari ini, ini hampir seperti liga transisi. Namun di Italia, kompetisi domestik menguras energi tim. Anda tak mampu pergi ke Sassuolo atau Carpi dengan meremehkan mereka, karena itu akan memberi resiko kalah," ujarnya.
"Tim-tim lain di liga yang berbeda memiliki keuntungan, karena secara domestik mereka tak memiliki tekanan yang sama, termasuk yang disebabkan oleh media," ujarnya.
"Tak bisa diprediksi memainkan peran sangat penting di Liga Champions, seperti yang ditunjukkan oleh fakta tak ada tim yang berhasil mempertahankan trofi dalam format saat ini," sambungnya.
"Tahun lalu kami berlaga di final melawan Barcelona yang merupakan tim terbaik dunia. Apa yang kami capai malam itu adalah kami melawan tim top dunia dengan level kebugaran tingkat atas," tandasnya. (foti/dzi) Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Mandzukic di Juve Karena Allegri
Liga Italia 12 Mei 2016, 22:53
-
Juventus Salip Leicester untuk Top Skor Serie B
Liga Italia 12 Mei 2016, 20:24
-
James Rodriguez Gagal Pindah ke Juventus
Liga Spanyol 12 Mei 2016, 18:09
-
Data dan Fakta Serie A: Juventus vs Sampdoria
Liga Italia 12 Mei 2016, 16:15
-
Presiden Juventus Akhirnya Klarifikasi Soal Penjualan Pogba
Liga Italia 12 Mei 2016, 11:21
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Nova Arianto Semringah Lihat Amar Brkic Bersinar di Borneo FC
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:00
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
-
Legenda Liverpool Dukung MU Pekerjakan Unai Emery: Dia Pelatih yang Luar Biasa!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:54
-
Kabar Baik MU? Ada Klub Inggris yang Mau Beli Marcus Rashford
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:41
-
Gokil! Bos Besar Pastikan AC Milan Bakal Jor-joran di Bursa Transfer Januari 2027
Liga Italia 30 Oktober 2026, 17:28
-
Sudah Tidak Bahagia di MU, Barcelona Siap Jadi Rumah Baru untuk Lisandro Martinez
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:00
-
Jorge Martin Resmi Bisa Balapan di MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 30 Oktober 2026, 16:50
-
AC Milan Mulai Linglung, Apakah Ruben Amorim Bakal Dipecat?
Liga Italia 30 Oktober 2026, 16:48
-
Hasil FP1 MotoGP Malaysia 2026: Marc Marquez Tercepat Meski Sempat Terjadi Insiden
Otomotif 30 Oktober 2026, 16:40
-
Sesko Cedera, MU Pertimbangkan Gaet Striker Timnas Inggris Ini
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 16:33
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 16:32
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18


























KOMENTAR