Cerita Unik Mitchell Baker, Striker Timnas Indonesia yang Nyaris Magang di Wall Street

Cerita Unik Mitchell Baker, Striker Timnas Indonesia yang Nyaris Magang di Wall Street
Pemain Timnas Indonesia Mitchell Baker dalam pertandingan melawan Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026, Kamis (1/10/2026) malam WIB. (c) KLY/Budy Santoso

Bola.net - Penyerang Timnas Indonesia, Mitchell Baker, memiliki cerita tak biasa sebelum akhirnya memilih membela Garuda. Pemain kelahiran Melbourne, Australia, itu ternyata hampir menjalani program magang di Wall Street, Amerika Serikat.

Kisah tersebut terungkap dalam wawancara Baker dengan media Eropa, Tribuna. Ia menceritakan proses panjang yang membawanya dari perhatian suporter di media sosial hingga mendapat kesempatan bergabung dengan Timnas Indonesia.

Perjalanan Baker bermula ketika masih duduk di bangku SMA pada 2023. Saat itu, sebuah akun sepak bola Indonesia menghubunginya dan meminta izin untuk membagikan cuplikan penampilannya.

Sejak momen tersebut, peluang membela Indonesia mulai terbuka dalam pikirannya. Baker kemudian berinisiatif menghubungi sejumlah akun sepak bola Indonesia, sebelum akhirnya mengirimkan email langsung kepada pelatih Timnas Indonesia, John Herdman.

1 dari 2 halaman

Berawal dari Akun Sepak Bola Indonesia di Media Sosial

Selebrasi gol Mitchell Baker usai mencetak gol untuk Timnas Indonesia (c) Budy Santoso/Kapan Lagi

Selebrasi gol Mitchell Baker usai mencetak gol untuk Timnas Indonesia (c) Budy Santoso/Kapan Lagi

Baker mengungkapkan bahwa akun bernama Indoblood menjadi pihak pertama yang menghubunginya pada 2023. Akun tersebut tertarik membagikan beberapa cuplikan permainan sang penyerang ketika masih berstatus pelajar sekolah menengah atas.

"Pada 2023, ketika saya masih duduk di bangku SMA, sebuah akun sepak bola Indonesia bernama Indoblood menghubungi saya untuk membagikan beberapa cuplikan permainan saya," ujar Baker dinukil dari Tribuna.

Perhatian suporter Indonesia kemudian berkembang setelah sejumlah penggemar mulai menandai akun para pelatih dan menyarankan agar Baker dipantau untuk memperkuat tim nasional kelompok usia. Situasi itu membuatnya menyadari bahwa peluang membela Indonesia mungkin benar-benar terbuka.

"Suporter Indonesia mulai menandai akun para pelatih dan menyarankan agar saya dipertimbangkan untuk masuk tim nasional kelompok usia," jelasnya.

Baker tidak langsung mendapatkan respons yang membawanya ke Timnas Indonesia. Namun, ia tetap berusaha memperluas komunikasi dengan sejumlah akun sepak bola Indonesia pada 2024, meski upaya tersebut belum membuahkan hasil.

"Tidak ada perkembangan langsung saat itu, tetapi hal tersebut membuat saya menyadari bahwa mungkin ada peluang. Jadi, pada 2024, saya mulai menghubungi akun-akun sepak bola Indonesia lainnya. Namun, belum berhasil," tutur Baker.

2 dari 2 halaman

Email kepada John Herdman Mengubah Rencana Magang di Wall Street

Pemain Timnas Indonesia Mitchell Baker menendang bola dalam laga melawan Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026, Senin (28/9/2026). (c) KLY/Budy Santoso

Pemain Timnas Indonesia Mitchell Baker menendang bola dalam laga melawan Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026, Senin (28/9/2026). (c) KLY/Budy Santoso

Setelah beberapa kali mencoba membuka komunikasi, Baker mengambil langkah lebih berani pada April 2026. Ia mengirimkan email langsung kepada John Herdman untuk menyampaikan keinginannya memperkuat Timnas Indonesia.

Langkah tersebut akhirnya membuahkan hasil setelah Baker mendapat undangan mengikuti pemusatan latihan pada Mei 2026. Penyerang yang lahir di Melbourne pada 11 Desember 2006 itu kemudian menjalani proses untuk menjadi Warga Negara Indonesia (WNI).

"Akhirnya, pada April 2026, saya mengirim email langsung kepada John Herdman. Setelah itu, saya diundang mengikuti pemusatan latihan pada Mei," imbuhnya.

Keputusan memenuhi panggilan Timnas Indonesia membuat rencana Baker di Amerika Serikat berubah drastis. Setelah menyelesaikan ujian di Georgetown University, ia seharusnya menjalani program magang di Wall Street, tetapi kesempatan membela Garuda datang lebih dahulu.

"Setelah menyelesaikan ujian pada Mei, seharusnya saya menjalani magang di Wall Street. Namun, saya justru naik pesawat dengan pemberitahuan hanya empat hari sebelumnya untuk memulai proses naturalisasi," terang Baker.

Disadur dari: Bola.com/Muhammad Adi Yaksa


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL