
Bola.net - Inter Milan harus menelan pil pahit saat menjamu Liverpool di Liga Champions, Rabu (10/12/2025) dini hari WIB. Nerazzurri kalah tipis 0-1 akibat drama penalti kontroversial di menit akhir.
Kekalahan di Giuseppe Meazza ini membuat sang pelatih, Cristian Chivu, meradang. Ia merasa hasil imbang adalah skor yang paling adil bagi kedua tim.
Sorotan utama tertuju pada intervensi VAR yang mengubah jalannya laga. Wasit memberikan penalti setelah Florian Wirtz terjatuh akibat tarikan baju minim dari Alessandro Bastoni.
Chivu menilai insiden itu sangat merugikan timnya yang sudah berjuang habis-habisan. Apalagi, Inter juga sedang apes karena badai cedera di awal laga.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Sindiran Halus untuk Wirtz dan VAR

Chivu secara tersirat menyindir aksi Florian Wirtz yang dianggap berlebihan. Pemain Liverpool itu dinilai mendramatisir keadaan saat terjatuh di kotak terlarang.
Padahal, wasit yang berada di posisi ideal awalnya tidak melihat itu sebagai pelanggaran. Namun, VAR justru masuk dan memberikan keputusan yang dianggap preseden buruk.
"Saya jarang mengomentari keputusan wasit. Saya berbicara tentang edukasi dan apa yang seharusnya kita ajarkan kepada orang-orang, terutama di Liga Champions," ujar Chivu kepada Sky Sport Italia.
"Wasit berada dalam posisi yang sangat baik untuk melihat seluruh kejadian, dan dia memutuskan itu tidak menjamin penalti," tegasnya.
Melawan Ketidakadilan

Bagi Chivu, intervensi VAR harusnya memahami dinamika permainan sepak bola. Keputusan ini membuat Inter kembali kehilangan poin krusial di menit-menit akhir.
Situasi ini mirip saat mereka kalah dari Atletico Madrid sebelumnya. Inter kini harus berjuang keras melawan rasa frustrasi akibat keputusan yang dianggap tidak adil.
"Ketika VAR melakukan intervensi, VAR harus memahami dinamika permainan. Kami harus menerima keputusan tersebut dan belajar untuk melawan ketidakadilan," kata Chivu.
"Kami harus lebih waspada terhadap hal-hal ini, dan mencoba fokus pada hal-hal baik yang dapat kami lakukan," tambahnya.
Rencana Berantakan Akibat Cedera
Selain faktor wasit, Inter sebenarnya sudah 'luka' sejak babak pertama. Hakan Calhanoglu dan Francesco Acerbi harus ditarik keluar karena cedera dalam 30 menit awal.
Kondisi ini memaksa Chivu menghabiskan jatah pergantian pemain lebih cepat. Akibatnya, Inter kehabisan bensin saat menghadapi intensitas tinggi Liverpool di babak kedua.
"Kami tidak punya cukup energi di babak pertama dan berjuang dengan intensitas mereka, tapi kemudian kami menemukan kunci yang tepat untuk menyulitkan mereka," analisis Chivu.
"Itu terjadi setelah kami dipaksa melakukan dua pergantian pemain, yang berarti di babak kedua kami tidak bisa melakukan lebih banyak perubahan dan kehabisan energi," keluhnya.
Dukungan dari Kubu Lawan
Menariknya, pandangan Chivu soal penalti kontroversial itu mendapat dukungan tak terduga. Pelatih Atalanta, Raffaele Palladino, yang melihat tayangan ulang turut berkomentar.
Palladino menyebut penalti Liverpool itu "mengada-ada" atau tidak eksis. Chivu pun hanya memberikan respon singkat namun penuh makna.
Hanya tersenyum, Chivu berkata: "No comment."
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Live Streaming Qarabag FK vs Ajax - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 10 Desember 2025, 22:45
-
Live Streaming Villarreal vs Copenhagen - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 10 Desember 2025, 22:45
LATEST UPDATE
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 16:32
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 30 Oktober 2026, 16:06
-
Link Streaming Java United vs Bhayangkara FC di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 15:17
-
Prediksi Barcelona vs Alaves 1 November 2026
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 14:26
-
Prediksi Milan vs Inter 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 13:29
-
Prediksi Bayern vs Dortmund 1 November 2026
Bundesliga 30 Oktober 2026, 12:31
-
Prediksi Udinese vs Roma 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 11:25
-
Prediksi Man City vs Brighton 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 10:38
-
Prediksi Chelsea vs Man Utd 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 09:38
-
Prediksi Le Havre vs PSG 31 Oktober 2026
Liga Eropa Lain 30 Oktober 2026, 08:15
-
Sesko Cedera, Ini 5 Striker yang Bisa Direkrut Manchester United pada Januari
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 07:02
-
Cristiano Ronaldo Raih B.O.A.T Award, Mengapa Penghargaan Ini Kontroversial?
Liga Champions 30 Oktober 2026, 06:55
-
Mendalami Kebangkitan Ronald Araujo di Liverpool usia Tinggalkan Barcelona
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:48
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

























KOMENTAR