
Bola.net - Bodo/Glimt datang ke Giuseppe Meazza dengan kepala tegak untuk menantang Inter Milan pada leg kedua play-off Liga Champions. Keunggulan agregat 3-1 membuat wakil Norwegia ini berada di atas angin untuk menyingkirkan pemuncak klasemen Serie A.
Laga ini memanas karena kubu Nerazzurri terus mengeluhkan kondisi rumput sintetis di markas Bodo/Glimt pekan lalu. Protes tersebut semakin kencang setelah Lautaro Martinez dikonfirmasi mengalami cedera otot serius yang membuatnya absen sebulan.
Namun, Kjetil Knutsen selaku pelatih Bodo/Glimt tampaknya sudah bosan mendengar alasan tim lawan. Baginya, menyalahkan kondisi lapangan bukanlah tindakan yang bijak di level kompetisi tertinggi Eropa.
Ketegangan ini memberikan bumbu pedas pada duel penentuan di Milan nanti malam. Terlebih, tim tamu membawa catatan mentereng dengan menumbangkan raksasa-raksasa Eropa di kompetisi musim ini.
Berikut adalah respons tajam sang pelatih terkait drama lapangan hijau yang tengah memanas.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Sindiran Menohok untuk Inter Milan
Kjetil Knutsen tidak ingin ambil pusing dengan segala keluhan yang dilontarkan pihak lawan mengenai rumput buatan mereka. Ia justru membandingkan sikap Inter dengan klub raksasa Inggris, Manchester City, yang pernah mereka kalahkan sebelumnya.
Menurutnya, tim asuhan Pep Guardiola tetap profesional tanpa mengeluarkan sepatah kata pun mengenai kondisi lapangan saat bertamu ke Norwegia. Padahal, saat itu City juga dipaksa menyerah dengan skor identik 3-1 pada babak grup Januari lalu.
"City bahkan tidak menyinggung soal lapangan, dan kami pun sebenarnya tidak terbiasa dengan rumput San Siro," cetus Kjetil Knutsen di hadapan awak media.
"Tidak cerdas membicarakan konteks lain yang tidak berkaitan dengan sepak bola, tapi apa yang dilakukan orang lain tidak penting bagi saya," tegasnya dengan nada menyindir.
Fokus Total Menuju Fase Berikutnya
Meski timnya baru saja mendapat pujian setinggi langit dari mantan pelatih Liverpool, Jurgen Klopp, Knutsen menolak untuk terlena. Ia sadar bahwa tantangan di San Siro akan jauh lebih berat dengan tekanan ribuan suporter tuan rumah.
Bodo/Glimt punya modal kepercayaan diri tinggi setelah sukses menjinakkan Atletico Madrid dan Inter Milan di kandang sendiri. Sang pelatih kini hanya ingin anak asuhnya berkonsentrasi penuh pada taktik di atas lapangan hijau.
"Klopp adalah sosok dan pelatih hebat, saya senang dengan pujiannya, tapi pikiran saya hanya untuk Bodo/Glimt," kenang Knutsen saat ditanya soal apresiasi Klopp.
"Saya ingin para pemain fokus pada pertandingan, dan saya pun harus melakukan hal yang sama," imbuhnya mengakhiri pembicaraan.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Live Streaming Leverkusen vs Olympiacos - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 24 Februari 2026, 20:00
-
Live Streaming Newcastle vs Qarabag FK - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 24 Februari 2026, 20:00
-
Live Streaming Inter vs Bodo/Glimt - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 24 Februari 2026, 20:00
-
Jadwal Liga Champions Minggu Ini: Misi Berat Juventus dan Inter
Liga Champions 24 Februari 2026, 19:19
-
Tak Diduga-duga, Anthony Gordon Bersaing dengan Mbappe di Top Skor UCL!
Liga Champions 24 Februari 2026, 17:47
LATEST UPDATE
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
-
Legenda Thailand Dukung Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 16:36
-
Live Streaming Barcelona vs Alaves: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 15:21
-
Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:16
-
Live Streaming Udinese vs Roma: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:11
-
Live Streaming Man City vs Brighton: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:06
-
Live Streaming Chelsea vs Man Utd: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:01
-
Klasemen MotoGP 2026 Usai Sprint Race Malaysia: Marc Marquez Makin Kokoh di Puncak
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:43
-
Hasil Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pedro Acosta Menang, Marc Marquez Posisi ke-2
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:34
-
Prediksi Juventus vs Napoli 2 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 14:16
-
Prediksi Liverpool vs Arsenal 1 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 13:08
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
























KOMENTAR