
Bola.net - Mantan pesepak bola Jerman Lothar Matthaus mengkritik taktik Josep Guardiola di final Liga Champions. Taktik tersebut membuatnya kalah dari Chelsea.
Man City kalah 0-1 dari Chelsea pada final Liga Champions di Estadio do Dragao, Minggu (30/5/2021) dini hari WIB. Mereka takluk berkat gol tunggal Kai Havertz.
Guardiola mendapat banyak sorotan pasca kekalahan atas Chelsea. Taktik yang diterapkannya di laga final dianggap sebagai biang keladi kekalahan The Citizens.
Guardiola memilih untuk bermain tanpa gelandang bertahan sejak awal laga. Dia tidak memasang Rodri dan Fernandinho.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Kritik Guardiola
Lothar Matthaus mempertanyakan taktik yang diterapkan Guardiola di laga kontrak Chelsea. Dia menilai taktik tersebut menyebabkan Manchester City kehilangan trofi Liga Champions.
"Dengan susunan pemainnya, dia mencuri Liga Champions dari klub dan para penggemar," tulis Matthaus di kolom terbarunya untuk Sky Germany.
"Dia harus mendengarkan kritik keras dari semua pihak."
Posisi Guardiola
Matthaus bahkan tak segan memprediksi posisi Guardiola di klub bisa saja terancam setelah menelan kekalahan dari Chelsea.
"Saya yakin akan ada diskusi internal setelah itu. Para pemain akan meragukannya sejak laga final," lanjut Matthaus.
Pantas Kalah
Matthaus menilai perjudian yang dilakukan Guardiola gagal total. Karena itu, dia menyebut Manchester City sangat pantas kalah dalam pertandingan tersebut.
"Dia harus mencoba sesuatu lagi. Dia menghadirkan kecerdikan imajinasinya pada saat yang sangat buruk dan benar-benar pantas kalah," sambungnya.
"Bagaimana Anda bisa bermain tanpa gelandang bertahan dalam pertandingan paling penting dalam sejarah klub, yang berada di lapangan di hampir setiap pertandingan musim ini. Itu menghadirkan keseimbangan dan keamanan yang dibutuhkan tim.
“Mengapa dia meninggalkan Rodri dan/atau Fernandinho, memainkan enam pemain menyerang dan juga bermain tanpa penyerang tengah?”
Sumber: Daily Mail
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Chelsea Mulai Operasi Pemulangan Romelu Lukaku
Liga Inggris 2 Juni 2021, 22:00
-
Masih Ada Rasa, Bayern Kembali Dekati Hudson-Odoi
Bundesliga 2 Juni 2021, 20:41
-
Tolak Chelsea, Harry Kane Diyakini Bakal Berlabuh ke Klub Manchester
Liga Inggris 2 Juni 2021, 17:40
LATEST UPDATE
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
-
Legenda Thailand Dukung Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 16:36
-
Live Streaming Barcelona vs Alaves: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 15:21
-
Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:16
-
Live Streaming Udinese vs Roma: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:11
-
Live Streaming Man City vs Brighton: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:06
-
Live Streaming Chelsea vs Man Utd: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:01
-
Klasemen MotoGP 2026 Usai Sprint Race Malaysia: Marc Marquez Makin Kokoh di Puncak
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:43
-
Hasil Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pedro Acosta Menang, Marc Marquez Posisi ke-2
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:34
-
Prediksi Juventus vs Napoli 2 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 14:16
-
Prediksi Liverpool vs Arsenal 1 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 13:08
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

























KOMENTAR