
Bola.net - Erling Haaland sudah melakukan segalanya di musim 2022/2023 lalu. Dia tampil luar biasa bersama Manchester City, mencetak banyak gol, dan membantu tim meraih trofi bergengsi sampai di level Eropa.
Selasa (16/1/2024) dini hari WIB, FIFA menyelenggarakan seremoni di London untuk mengumumkan para pemenang. Seperti biasa, The Best FIFA Football Awards adalah agenda tahunan resmi FIFA yang ditunggu-tunggu.
Ajang ini mirip dengan Ballon d'Or, yaitu penentuan pemain terbaik, tim terbaik, pelatih terbaik, kiper terbaik, dan banyak kategori lainnya di dunia sepak bola dalam rentang satu tahun terakhir.
Haaland jadi salah satu unggulan untuk meraih trofi individu bergengsi tersebut. Sayangnya, kali ini Haaland harus kembali puas dengan peringkat dua, kalah dari Lionel Messi.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Haaland nomor dua meski poin sama
Haaland sebenarnya sudah mendapatkan total 48 poin. Jumlah poin yang sama juga diraih oleh Lionel Messi. Meski begitu, kali ini Haaland harus mengaku kalah dari La Pulga.
Perlu diingat, untuk mendapatkan hasil akhir 48 poin, ada rumus perhitungan yang lebih dahulu dilakukan. Penghargaan FIFA Best ini dipilih langsung oleh perwakilan media, pelatih tim nasional, kapten tim nasional, dan fans dari setiap negara anggota FIFA di seluruh dunia.
Menurut aturan main FIFA, ketika ada dua atau lebih pemain yang mendapatkan jumlah suara sama, selanjutnya akan diperhitungkan jumlah suara yang didapatkan dari kapten tim nasional seluruh dunia.
Nah, meski sama-sama mendapatkan total 48 poin, faktanya Lionel Messi lebih banyak dipilih oleh kapten tim nasional dari seluruh dunia. Haaland tidak mendapatkan suara sebanyak itu dari kapten.
Intinya, Haaland mendapatkan lebih banyak suara dari pelatih timnas dan media, tapi Messi mendapatkan lebih banyak suara dari kapten dan fans.
Haaland harus apa lagi?
Melihat Haaland kembali gagal juara, hanya peringkat dua, kembali muncul keraguan soal sportivitas penghargaan individu semacam FIFA Best dan Ballon d'Or.
Sebab, Haaland sudah meraih segalanya di musim 2022/2023 lalu. Di dunia ideal, seharusnya dia terpilih sebagai FIFA Best Men's Player dan Ballon d'Or.
Tahun 2023 lalu, Haaland telah membuat capaian berikut ini:
- Juara Premier League
- Juara Liga Champions
- Juara FA Cup
- Top skor EPL dan UCL
- Sepatu emas Eropa
- Gol terbanyak di Premier League dalam satu musim
- Premier League Player of the Season
- PFA Team of the Year
- PFA Player's Player of the Year
Sayangnya, trofi dan penghargaan individu sebanyak itu masih belum cukup membuat Haaland jadi pemain terbaik di dunia. Dia kalah dari Messi, baik di Ballon d'Or maupun FIFA Best.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Batal ke Juventus, Kalvin Phillips Jadi Rebutan 4 Klub EPL
Liga Inggris 16 Januari 2024, 17:40
-
Newcastle Sekarang: Menang Adalah Barang Langka
Liga Inggris 16 Januari 2024, 11:01
-
Liga Inggris 16 Januari 2024, 10:54

-
Manchester City Punya Pemain Masa Depan yang Bisa Bermain 5 Posisi
Liga Inggris 16 Januari 2024, 10:49
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Sassuolo vs Juventus: Jonathan David
Liga Italia 7 Januari 2026, 05:16
-
Hasil Sassuolo vs Juventus: Jay Idzes Tak Berkutik, Bianconeri Menang Besar
Liga Italia 7 Januari 2026, 04:49
-
Hasil Lecce vs Roma: I Giallorossi Sukses Curi 3 Poin di Via del Mare
Liga Italia 7 Januari 2026, 03:57
-
Prediksi Burnley vs Man United 8 Januari 2026
Liga Inggris 7 Januari 2026, 03:15
-
Prediksi Parma vs Inter 8 Januari 2026
Liga Italia 7 Januari 2026, 02:45
-
Prediksi Man City vs Brighton 8 Januari 2026
Liga Inggris 7 Januari 2026, 02:30
-
Prediksi Fulham vs Chelsea 8 Januari 2026
Liga Inggris 7 Januari 2026, 02:30
-
Jadwal Lengkap Piala Super Spanyol 2026, 8-12 Januari 2026
Liga Spanyol 7 Januari 2026, 02:05
-
Prediksi Barcelona vs Athletic Club 8 Januari 2026
Liga Spanyol 7 Januari 2026, 02:00
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40




















KOMENTAR