
Bola.net - Kai Havertz ingin kembali merasakan momen juara Liga Champions bersama Arsenal musim ini. Penyerang asal Jerman itu sebelumnya pernah menjadi penentu kemenangan Chelsea atas Manchester City di final Liga Champions 2021.
Arsenal akan menghadapi PSG pada final Liga Champions akhir pekan ini di Budapest. Laga tersebut menjadi kesempatan besar bagi The Gunners untuk meraih gelar Eropa paling prestisius.
Havertz menilai Liga Champions merupakan kompetisi paling sulit untuk dimenangkan selain Premier League. Namun, ia percaya Arsenal memiliki kualitas dan mentalitas untuk menghadapi tantangan besar tersebut.
Musim ini juga menjadi perjalanan emosional bagi Havertz setelah sempat mengalami cedera. Meski begitu, Arsenal berhasil bangkit dan mengakhiri musim dengan gelar Premier League.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Kai Havertz Ingin Kembali Rasakan Momen Juara Liga Champions

Havertz mengaku kemenangan bersama Chelsea pada final Liga Champions 2021 menjadi momen terbesar dalam kariernya. Ia berharap bisa mengulang pengalaman tersebut bersama Arsenal akhir pekan ini.
Menurut Havertz, situasi Arsenal saat ini berbeda dibanding saat dirinya membawa Chelsea menjadi juara. Ia merasa Arsenal datang dengan rasa percaya diri yang jauh lebih besar.
"Secara pribadi, itu adalah sesuatu yang tidak akan pernah saya lupakan. Seperti yang Anda katakan, saya pikir kami adalah tim underdog pada hari itu. Kami tidak menjalani musim terbaik, tetapi sekarang situasinya benar-benar berbeda," ujar Havertz.
"Bagi saya pribadi, ketika masih kecil saya tidak pernah bermimpi bisa mencetak gol di final dan memenangkan pertandingan itu. Itu adalah momen yang tidak akan pernah saya lupakan dan saya akan selalu bangga dengan hal tersebut. Saya hanya mencoba membawa perasaan itu ke final Sabtu nanti dan semoga saya bisa merasakan hal yang sama lagi," lanjut Havertz.
Kai Havertz Sebut Liga Champions Kompetisi Tersulit

Havertz menilai Liga Champions memiliki sejarah besar yang membuat kompetisi tersebut sangat spesial. Ia mengaku sejak kecil selalu mengikuti pertandingan Liga Champions dan bermimpi tampil di final.
Pemain Timnas Jerman itu juga menegaskan Arsenal akan mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk menghadapi PSG. Pengalaman bermain di laga besar disebutnya menjadi modal penting untuk tim.
"Selain Premier League, ini mungkin kompetisi tersulit untuk dimenangkan. Kompetisi ini memiliki sejarah yang sangat besar dan banyak pemain hebat pernah bermain di dalamnya. Bisa berada di sana dan bersaing memperebutkan trofi adalah sesuatu yang luar biasa," kata Havertz.
"Saya ingat ketika kecil saya menonton semua pertandingannya dan hanya melihat final saja sudah terasa sangat spesial. Jadi, benar-benar bermain di final terasa tidak nyata dan kami semua sangat bahagia. Anda harus mencapai titik itu dan kemudian tetap harus melangkah lebih jauh untuk memenangkannya," imbuh Havertz.
Kai Havertz Ungkap Titik Balik Arsenal Musim Ini

Havertz mengakui kekalahan dari Manchester City di final Carabao Cup menjadi salah satu momen terberat Arsenal musim ini. Namun, kekalahan tersebut justru membuat tim semakin termotivasi untuk bangkit.
Menurut Havertz, para pemain Arsenal berhasil memperbaiki mentalitas setelah jeda internasional. Ia juga merasa dukungan rekan setim dan staf membantu dirinya bangkit dari cedera.
"Saya pikir salah satu momen besarnya adalah final Carabao Cup ketika kami kalah melawan City. Itu adalah momen ketika kami merasa bisa bermain jauh lebih baik dan ada potensi yang lebih besar dalam tim ini, sehingga semua orang harus kembali meningkatkan semangat mereka," tutur Havertz.
"Setelah jeda internasional, kami mengatakan kepada diri sendiri bahwa kami harus kembali lebih kuat. Sejak saat itu, banyak hal berubah dan kami menjadi lebih sukses. Semua pemain dan staf membantu saya untuk kembali percaya pada diri sendiri dan kembali ke performa terbaik," tegas Havertz.
Kai Havertz Yakin Arsenal Bisa Kalahkan PSG

Havertz menegaskan Arsenal tidak memikirkan status underdog jelang menghadapi PSG. Ia mengakui PSG tampil luar biasa dalam dua musim terakhir, tetapi Arsenal juga memiliki keyakinan tinggi.
Arsenal dinilai semakin percaya diri setelah berhasil menjuarai Premier League musim ini. Havertz optimistis The Gunners mampu memberikan perlawanan maksimal di final Liga Champions.
"Saya bahkan tidak memikirkan hal itu. Saya hanya merasa PSG memenangkannya tahun lalu sehingga mereka mungkin tim terbaik di Eropa musim lalu. Mereka kembali menjalani musim yang luar biasa," ucap Havertz.
"Bagi kami, ini memang baru kedua kalinya klub mencapai final, tetapi kami memiliki kepercayaan diri yang sangat besar. Kami telah bersaing di level tertinggi selama beberapa tahun dan akhirnya memenangkan Premier League. Kami akan turun ke lapangan dan mengalahkan mereka," pungkas Havertz.
Sumber: Mirror
Klasemen Liga Champions 2025/2026
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal TV: 30 Mei - 2 Juni 2026
Jadwal Televisi 29 Mei 2026, 20:56
-
Profil Puskas Arena, Venue Final Liga Champions Musim 2025/2026
Liga Champions 29 Mei 2026, 19:12
LATEST UPDATE
-
Resmi! Nova Arianto Panggil 23 Pemain untuk Piala AFF U-19 2026
Tim Nasional 29 Mei 2026, 22:48
-
Kecil Kemungkinan Sandro Tonali Gabung Manchester United
Liga Inggris 29 Mei 2026, 21:28
-
Kode Rafael Leao Mau Gabung Manchester United?
Liga Inggris 29 Mei 2026, 21:19
-
Siap Hedon! MU Punya Rp7,1 Triliun untuk Belanja Pemain Baru
Liga Inggris 29 Mei 2026, 20:57
-
Jadwal TV: 30 Mei - 2 Juni 2026
Jadwal Televisi 29 Mei 2026, 20:56
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain yang Pernah Berseragam PSG dan Arsenal, Ada Mikel Arteta
Editorial 29 Mei 2026, 14:23
-
3 Alasan Chelsea Sebaiknya Jual Enzo Fernandez Musim Panas Ini
Editorial 28 Mei 2026, 14:04






















KOMENTAR