
Bola.net - Karim Benzema menutup musim 2021/2022 dengan cerita yang indah. Pemain 34 tahun itu membawa Real Madrid menjadi juara Liga Champions dan gelar Ballon d'Or musim ini mungkin akan menyusul menjadi milknya.
Final Liga Champions 2021/2022 digelar pada Minggu (29/5/2022) dini hari WIB di Stade de Frances. Final yang mempertemukan antara Liverpool vs Real Madrid itu sempat ditunda hingga 36 menit karena situasi buruk di luar stadion.
Real Madrid menang dengan skor 1-0 lewat gol Vinicius Junior pada menit ke-59. Madrid tampil efektif dengan mencetak gol dari empat peluang. Di sisi lain, Liverpool gagal mencetak gol dari 24 shots yang dilepas sepanjang laga.
Bagi Real Madrid, ini adalah gelar Liga Champions ke-14 yang diraih. Benzema, kendati tidak mencetak gol di final, telah menjalani musim yang luar biasa. Simak ulasan lengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
2 Top Skor dan 3 Trofi
Benzema punya andil besar atas gelar juara Liga Champions yang didapat Real Madrid musim 2021/2022. Walau di final muncul nama Thibaut Courtois dan Vinicius, peran Benzema secara umum sangat luar biasa untuk gelar Los Blancos.
Karim Benzema mencetak 15 gol dari 12 laga yang dimainkan di Liga Champions. Benzema sekaligus menjadi top skor musim ini, unggul dua gol dari Robert Lewandowski. Benzema sebelumnya juga menjadi top skor La Liga dengan torehan 27 gol.
Seperti di Liga Champions, Benzema bukan sedakar mendapat gelar top skor. Pemain asal Prancis juga membawa Real Madrid menjadi juara. Jadi, Benzema punya dua gelar juara sekaligus top skor musim 2021/2022.
Eh, masih ada satu gelar juara lagi yang didapat Benzema bersama Real Madrid. Musim 2021/2022, Real Madrid juga menjadi juara Supecopa de Espana. Pada laga final, Madrid menang dengan skor 2-0 melawan Athletic Bilbao.
Ballon d'Or Menanti?
Final Liga Champions digadang-gadang sebagai penentu peraih gelar Ballon d'Or musim 2021/2022. Ballon d'Or akan digelar dengan format baru dan hitungannya adalah performa sepanjang musim, bukan tahun.
Sebelum final Liga Champions, ada tiga nama yang menjadi kandidat kuat peraih Ballon d'Or. Mereka adalah Karim Benzema, Sadio Mane, dan Mohamed Salah.
Benzema mampu menggugurkan Mane dan Salah di Liga Champions. Benzema tampil luar bisa dan memberi kontribusi besar bagi Madrid. Jadi, apakah ada alasan untuk tidak memberikan Ballon d'Or pada Benzema?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Duh, Juara Liga Champions Bikin Real Madrid Harus Keluar Duit Lagi
Liga Champions 29 Mei 2022, 22:11
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Everton vs Man Utd: Benjamin Sesko
Liga Inggris 24 Februari 2026, 05:08
-
Hasil Everton vs Man Utd: Benjamin Sesko Bawa MU Kembali ke Empat Besar!
Liga Inggris 24 Februari 2026, 04:57
-
Mandul Sejak Pergantian Tahun, Apa yang Terjadi dengan Christian Pulisic?
Liga Italia 24 Februari 2026, 03:04
-
Link Nonton Live Streaming Everton vs Man United di Vidio, 24 Februari 2026
Liga Inggris 24 Februari 2026, 01:15
-
Tempat Menonton Everton vs Man Utd: Live Streaming Premier League di Vidio
Liga Inggris 23 Februari 2026, 22:15
-
Permainan Mental Guardiola Bisa Jadi Petaka untuk Arsenal!
Liga Inggris 23 Februari 2026, 21:58
-
Shayne Pattynama Siap Hadapi Laga Emosional Persija vs Malut United
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 21:19
-
Prediksi BRI Super League: Bhayangkara FC vs Semen Padang 24 Februari 2026
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 20:47
-
Prediksi BRI Super League: Malut United vs Persija 24 Februari 2026
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 20:42
-
Dua Sisi Koin di Balik Performa Gemilang Virgil van Dijk
Liga Inggris 23 Februari 2026, 20:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR