Bola.net - - Pelatih Real Madrid, Santiago Solari tidak bisa banyak berdalih setelah timnya tersingkir dari Liga Champions 2018/19. Madrid takluk 1-4 dari Ajax Amsterdam pada leg kedua 16 besar, Rabu (6/3) dini hari WIB dan tersingkir dengan agregat 3-5.
Kegagalan tersebut menutup pekan yang sangat buruk bagi Madrid. Mereka terlebih dahulu tersingkir dari Copa del Rey (28/2), takluk dari Barcelona di La Liga (3/3), dan akhirnya disingkirkan Ajax dini hari WIB tadi.
Artinya, Madrid sangat mungkin mengakhiri musim ini tanpa trofi. Sekarang satu-satunya harapan mereka hanya La Liga, tapi Madrid tertinggal 12 poin dari Barcelona di puncak klasemen.
Solari menyadari musim ini berjalan begitu buruk bagi Madrid, dan mereka hanya bisa menerima itu. Baca komentar selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Musim Sulit
Sebagai pelatih pengganti, Solari juga belum benar-benar mampu mendongkrak performa Madrid. Artinya, siapa pun pelatih Madrid, musim ini memang sulit karena Madrid sedang menjalani masa transisi pasca kepergian Cristiano Ronaldo dan Zinedine Zidane.
"Musim ini suit, tapi kami ada di sini untuk menunjukkan hati dan karakter kami dalam momen-momen sulit," kata Solari kepada Marca.
"Momen mudah memang gampang untuk semua orang, anda bisa mendaki dan berseluncur di atasnya, tapi pada momen-momen sulit anda harus menunjukkan keberanian."
Tetap Tenang

Lebih lanjut, Solari yakin masa-masa sulit ini pada akhirnya akan terlewati. Madrid tetaplah Madrid, salah satu klub terbesar di dunia. Dia percaya Madrid akan kembali semakin kuat.
"Satu hal yang harus kami lakukan adalah tetap tenang sebisa mungkin pada momen yang sangat sulit ini dan menerimanya dengan karakter terbaik."
"Madrid lebih besar dari setiap kami - Madrid selalu kembali - dan kembali lebih kuat," tandas dia.
Janji Solari ini tampaknya tidak akan mudah terwujud. Musim ini sudah berakhir bagi Madrid, mereka harus membangun segalanya kembali di musim depan.
Berita Video
Berita video Rizky Faidan Bandung, Jawa Barat tersebut mengharumkan nama Indonesia setelah menjadi juara Pro Evolution Soccer (PES) Asia Tenggara, di Thailand, akhir pekan lalu.
Baca Juga:
- Nacho: Madrid Tidak Bisa Juara Liga Champions Selamanya!
- Musim Buruk, Santiago Bernabeu Terlalu Kejam pada Madrid
- Krisis, Semua Mimpi Madrid Hancur Hanya dalam Enam Hari
- Ajax Hancurkan Madrid di Liga Champions, Ini Beragam Catatan Buruk yang Tercipta
- Hasil Pertandingan Real Madrid vs Ajax Amsterdam: Skor 1-4
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Musim Depan, Bale Tak Akan Berada di Madrid Lagi
Liga Spanyol 6 Maret 2019, 23:28
-
MU Diklaim Opsi Paling Masuk Akal Untuk Gareth Bale
Liga Inggris 6 Maret 2019, 23:00
-
Calderon: Mourinho Jadi Pelatih Madrid Musim Depan
Liga Spanyol 6 Maret 2019, 22:52
-
Bantai Madrid Merupakan Prestasi Terbaik Ajax Amsterdam
Liga Champions 6 Maret 2019, 22:10
-
Ketimbang MU, Bale Disarankan Kembali ke Tottenham
Liga Inggris 6 Maret 2019, 22:00
LATEST UPDATE
-
Dipercaya Jadi Caretaker MU, Darren Fletcher: Ini Beneran Kan?
Liga Inggris 7 Januari 2026, 10:27
-
Burnley vs MU: Kobbie Mainoo Bisa Comeback?
Liga Inggris 7 Januari 2026, 10:16
-
Manchester United dan Ole Gunnar Solskjaer Semakin Dekat untuk Balikan
Liga Inggris 7 Januari 2026, 10:02
-
BRI Super League: Ze Valente Mencapai Tonggak Penting 100 Laga
Bola Indonesia 7 Januari 2026, 09:56
-
West Ham vs Nottingham Forest: Keterpurukan West Ham di Premier League 2025/26
Liga Inggris 7 Januari 2026, 08:55
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40





















KOMENTAR