
Bola.net - Mohamed Salah dan Bukayo Saka memiliki reputasi sebagai penyerang sayap terbaik di Premier League. Namun, di hadapan pemain PSG, Nuno Mendes, dua pemain tajam itu tidak mampu berbuat banyak dan bikin gol.
PSG baru saja memainkan leg pertama babak semifinal Liga Champions 2024/2025 lawan Arsenal. Tandang ke Stadion Emirates, PSG menang dengan skor 1-0 lewat gol Ousmane Dembele pada menit ke-4.
Gigio Donnarumma dapat banyak pujian atas hasil tersebut. Vitinha juga dinilai tampil sangat bagus di lini tengah. Namun, kemenangan PSG tidak lepas dari penampilan impresif Nuno Mendes di sektor kiri lini belakang.
Nuno Mendes membuat Bukayo Saka tak punya banyak ruang gerak. Meskipun bisa mendekati kotak penalti, Saka kesulitan untuk melewati Nuno Mendes. Simak ulasan lebih lengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Nuno Mendes jadi Kryptonite bagi Mohamed Salah

Mohamed Salah tampil luar biasa pada musim 2024/2025. Salah diharapkan menggendong Liverpool di Liga Champions. Namun, langkah mereka harus terhenti pada babak 32 Besar. Liverpool dikalahkan PSG pada leg kedua di Anfield.
Pada duel leg kedua di Anfield, Nuno Mendes tampil sangat bagus. Dia membuat Salah tidak banyak dapat peluang. Pada hari itu, pemain asal Portugal itu jadi 'kryptonite' bagi Salah.
Nuno Mendes mendapatkan rating 8.35 dari WhoScored, menjadikannya salah satu pemain terbaik di laga tersebut. Ia terus membatasi ruang gerak Salah, yang terlihat frustrasi dan tidak banyak berkutik.
Selain itu, ia juga aktif melakukan intervensi defensif di sepertiga akhir lapangan PSG. Sayangnya, ia sempat mengalami cedera di babak tambahan waktu.
Setelah Mohamed Salah, Bukayo Saka yang Dikantongi

Nuno Mendes bersama kuartet bek PSG lainnya (Hakimi, Marquinhos, Pacho) berhasil meredam agresivitas lini serang Arsenal yang diisi pemain-pemain cepat seperti Saka, Trossard, dan Martinelli.
Soliditas pertahanan PSG, termasuk kontribusi Mendes, membuat gawang Donnarumma aman dari kebobolan hingga turun minum. Performa apik Mendes berlanjut pada babak kedua dan PSG tetap tidak kebobolan.
Performa Mendes tidak sempurna. Pada beberapa momen, Mendes dilewati lawan. Akurasi tekel pemain 22 tahun juga tidak cukup bagus. Namun, dalam menjaga ruang dan membaca permainan, Mendes bisa dibilang sukses besar.
Bagan Fase Gugur Liga Champions 2024/2025
Bagan babak gugur Liga Champions 2024/2025 (c) UEFA
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Meriam London Gagal Runtuhkan Tembok PSG
Galeri 30 April 2025, 14:37
-
Clarence Seedorf: Arsenal Tak Akan Juara Jika Terus Buat Kesalahan Bodoh
Liga Champions 30 April 2025, 14:32
-
Thierry Henry Akui PSG Lebih Unggul, Tapi Arsenal Masih Punya Harapan
Liga Champions 30 April 2025, 13:55
LATEST UPDATE
-
Luka Modric Akui AC Milan Layak Kalah dari Bologna: Kami Tidak Menduganya
Liga Italia 29 Oktober 2026, 13:10
-
Menang Berkat Dua Gol Bunuh Diri, Cristian Chivu Akui Inter Milan Beruntung
Liga Italia 29 Oktober 2026, 12:45
-
Kalah dari Genoa, Statistik Lini Serang Juventus Kian Mengkhawatirkan
Liga Italia 29 Oktober 2026, 12:23
-
Andoni Iraola Puas Liverpool Singkirkan Chelsea, Soroti Performa Pemain Muda
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 10:23
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 29 Oktober 2026, 10:18
-
Rapor Pemain Juventus saat Kalah dari Genoa: Kesalahan Pierre Kalulu Berujung Petaka
Liga Italia 29 Oktober 2026, 09:18
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2026/2027
Liga Italia 29 Oktober 2026, 07:56
-
Man of the Match Liverpool vs Chelsea: Morgan Rogers
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 07:38
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
























KOMENTAR