Semua pemain itu memiliki peran yang besar dalam koleksi sembilan gelar Liga Champions yang dimiliki Real Madrid saat ini. Jelang laga final Liga Champions yang akan dijalani Real Madrid, para legenda itu mengenang kembali momen-momen ketika mereka masih aktif bermain.
Pedja Mijatovic mencetak gol tunggal dalam partai final melawan Juventus pada 1998. Amancio ikut menjadi bagian tim Madrid yang menjadi juara pada 1965-66.
Fernando Morientes merupakan anggota skuat Madrid yang mendapatkan tiga gelar. Meski datang dari generasi yang lebih tua, Hierro juga memperoleh kesuksesan yang sama dengan Morientes.
Yang paling banyak berkontribusi tentu saja adalah Francisco Gento. Ia merupakan bagian skuat Madrid yang memenangkan enam gelar Liga Champions, lima di antaranya diraih secara beruntun.
Berikut adalah penuturan mereka soal prestasi Eropa mereka bersama Los Blancos. (mrc/hsw)
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Pedja Mijatovic
"Pertama-tama saya ingin mengungkapkan betapa saya merasa terhormat bisa berada di sini bersama kalian semua. Saya mendapat kehormatan mencetak gol yang membuat kita mendapatkan gelar ketujuh.
Tapi saya hanya bermain bagi klub selama tiga tahun. Kalian semua bermain jauh lebih lama dari saya."
Amancio

"Well, Pedja. Gol yang kamu cetak itu membuat kita semua mengakhiri penantian selama 32 tahun tanpa gelar Liga Champion (Piala Eropa). Gol itu lebih berharga dari emas. Seperti kamu, saya juga hanya menang sekali saja.
Pada masa saya, kami lebih senang memenangkan La Liga. Orang-orang tidak terlalu banyak bicara soal kompetisi Eropa kala itu, tidak seperti sekarang ini. Kami tidak mendapatkan tekanan untuk memenangkannya."
Gento

"Ketika saya pertama datang ke Madrid, saya tidak pernah membayangkan kami akan juara di Eropa lima kali beruntun. Itu adalah kompetisi baru dan tak banyak orang yang mengetahuinya.
Perjalanan yang kami lalui dalam kompetisi itu sungguh penuh tantangan. Ketika kami datang ke negara tirai besi, kami tak pernah tahu apa yang akan kami temukan di sana.
Saya ingat ketika salju turun lebat ketika kami akan menghadapi Partizan Belgrade. Tak mungkin kami akan bermain dalam kondisi seperti itu tapi Santiago Bernabeu mengatakan kami harus tetap bermain karena kami adalah Real Madrid!
Kami sering mengenang pertandingan itu. Seandainya kami tersingkir, kami tidak akan bisa memenangkan trofi Eropa pertama madrid, apalagi lima kali beruntun."
Morientes

"Saya mengalami situasi yang serupa. Ketika saya datang ke Madrid pada 1997, Lorenzo Sanz (Presiden Madrid kala itu) mengatakan bahwa target kami adalah menjuarai La Liga. Ia menegaskan semua itu sejak hari pertama saya bergabung.
Saya datang ke Madrid bersamaan dengan Canabal, mungkin agak mirip dengan generasi saat ini. Meski target kami adalah juara Liga, kami malah berhasil juara Liga Champions berkat gol Pedja."
Hierro

"Jujur saja saya selalu mengimpikan Liga Champions. Para pemain dari generasi sebelumnya sering datang ke tempat latihan untuk menemui kami. Ketika datang, pertanyaan pertama mereka adalah; Berapa trofi Eropa yang sudah kamu dapat?
Saya bilang tidak ada. Meski begitu, mereka lalu menghibur kami dan mengatakan bahwa kami adalah pemain sejati Real Madrid. Anda tak bisa berkata apa-apa lagi setelah itu."
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Diego Costa Jalani Perawatan Khusus Dengan Plasenta Kuda
Liga Champions 21 Mei 2014, 20:32
-
Ronaldo Antusias Songsong Final Liga Champions
Liga Champions 21 Mei 2014, 20:30
-
Ronaldo: Atletico Mengesankan dan Spektakuler
Liga Champions 21 Mei 2014, 19:45
-
Morientes: Diego Costa dan Ronaldo Akan Jadi Penentu Final
Liga Champions 21 Mei 2014, 17:38
-
Morientes: Di Final, Real Madrid Akan Rindukan Xabi Alonso
Liga Champions 21 Mei 2014, 16:55
LATEST UPDATE
-
Persib Lepas Andrew Jung dengan Nilai Transfer Sangat Tinggi
Bola Indonesia 7 Juli 2026, 19:33
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Argentina vs Mesir
Piala Dunia 7 Juli 2026, 19:18
-
Rekam Jejak Balsa Sekulic, Striker Timnas Montenegro Milik Persib
Bola Indonesia 7 Juli 2026, 19:12
-
7 Pembalap Yamaha Borong IMI Awards 2026
Otomotif 7 Juli 2026, 19:01
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Prancis vs Maroko 10 Juli 2026
Piala Dunia 7 Juli 2026, 18:10
-
Belgia Sindir Donald Trump dan FIFA Usai Singkirkan Amerika Serikat
Piala Dunia 7 Juli 2026, 18:06
-
Amerika Serikat Kesulitan Mengimbangi Permainan Belgia
Piala Dunia 7 Juli 2026, 17:40
-
Azzedine Ounahi, Bocah Casablanca yang Kini Jadi Harapan Maroko
Piala Dunia 7 Juli 2026, 17:29
-
Bagaimana Didier Deschamps Mengubah Wajah Prancis
Piala Dunia 7 Juli 2026, 17:23
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55





















KOMENTAR