
Bola.net - Kritikan pedas terus mengarah kepada Cristiano Ronaldo. Terutama setelah Juventus dinyatakan tersingkir dari ajang Liga Champions musim ini.
Juventus tersingkir meski mampu mengalahkan Porto dalam laga leg kedua babak 16 besar, Rabu (10/3/2021), dengan skor tipis 3-2. Sayangnya, klub besutan Andrea Pirlo tersebut kalah dari segi agresivitas gol tandang meski agregat akhirnya seri 4-4.
Ini menjadi sebuah polemik. Pasalnya, Juventus telah mengeluarkan uang yang tidak sedikit demi meraih trofi Liga Champions pertamanya sejak 1996. Tapi, dalam tiga tahun terakhir, mereka justru tak pernah mencapai semifinal.
Ironisnya, perjalanan Juventus dalam tiga tahun tersebut selalu kandas di tangan klub berstatus kuda hitam. Selain Porto, mereka juga tumbang saat bertemu Ajax Amsterdam dan Olympique Lyon.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Kritikan Pedas Amoruso
Kegagalan Juventus kali ini membuat sang bintang, Cristiano Ronaldo, berada di situasi terpojok. Bagaimanapun juga, ia direkrut seharga 100 juta euro karena dianggap sangat 'akrab' dengan Liga Champions.
Ketika masih memperkuat Real Madrid, Ronaldo menyumbang empat trofi Liga Champions. Satu lagi didapatkan ketika masih berseragam Manchester United. Tetapi, ia tidak menunjukkan peruntungan yang serupa di Juventus.
Kegagalan Ronaldo mencetak gol saat menghadapi Porto baru-baru ini membuat publik semakin geram. Bahkan eks Juventus, Nicola Amoruso, menuding dia sebagai biang kegagalan karena enggan menghalau bola dengan wajahnya.
"Saya takkan mau menaruhnya sebagai pagar betis. Dia takut menerima bola di wajahnya karena dia peduli akan citranya," tutur Amoruso kepada Sky Sport Italia.
Tak Becus Jadi Pagar Betis
Perkataan Amoruso merujuk pada tendangan bebas yang didapatkan Porto pada babak kedua perpanjangan waktu di laga kemarin. Memang, Ronaldo menjadi salah satu pengisi 'pagar betis' untuk menghalau eksekusi lawan.
Sepakan Gelandang Porto, Sergio Oliveira, sejatinya tidak melambung tinggi di atas 'pagar betis'. Malah sebaliknya, ia melepaskan tembakan mendatar. Bola melewati kedua kaki Ronaldo dan sempat dibaca Wojciech Szczesny, tetapi tidak menghalanginya bergulir melewati garis gawang.
Ronaldo diklaim tidak melakukan tugasnya sebagaimana mestinya. Hal itu diungkapkan oleh mantan pelatih Juventus, Fabio Capello, baru-baru ini.
"Siapapun yang menjadi pagar seharusnya sadar bahwa mereka mungkin akan terkena bola dan seharusnya tidak takut. Tapi dia berbalik dan ini adalah kesalahan yang tidak bisa dimaafkan," ucapnya kepada Sky Sport Italia.
(Sky Sport Italia)
Baca Juga:
- 'Juventus Harus Menjual Cristiano Ronaldo'
- Juventus Tersingkir dari UCL, Chiesa: Yuk Move On!
- Federico Chiesa: Juventus Seharusnya Lolos ke Perempat Final UCL
- Andrea Pirlo Ikut Aksi Bela Cristiano Ronaldo: Pemain Seperti Dia Juga Bisa Tampil Buruk
- Kesal Juventus Lagi-Lagi Tersingkir, Pavel Nedved Tendang Papan Sponsor di Allianz Stadium
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Juventus Siapkan Proyek Pembangunan Ulang, Siapa yang Bakal Dijual?
Liga Italia 11 Maret 2021, 19:18
-
Juventus akan Gelar Pertemuan dengan Cristiano Ronaldo, Ada Apa?
Liga Italia 11 Maret 2021, 18:55
LATEST UPDATE
-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
-
Prediksi Starting XI Milan vs Parma: Adu Formasi 3 Pemain Belakang
Liga Italia 21 Februari 2026, 20:05
-
Prediksi Starting XI Tottenham vs Arsenal: Kesiapan Saka dan Trossard
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:50
-
Prediksi Starting XI Barcelona vs Levante: Perubahan di Belakang dan Depan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 19:36
-
Prediksi Starting XI Nottm Forest vs Liverpool: Opsi Rotasi The Reds Cukup Terbatas
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:14
-
Everton Incar Kemenangan Ganda, Man Utd Usung Rekor Tandang yang Kuat
Liga Inggris 21 Februari 2026, 18:54
-
Puasa Kemenangan Tottenham, Kepercayaan Diri Arsenal
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:42
-
Nottm Forest Membangun Momentum, Liverpool Menjaga Posisi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:28
-
Tembok Pertahanan Man City, Tantangan Laga Tandang Newcastle
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:14
-
Menguji Konsistensi Chelsea yang Masih Kerap Kehilangan Poin setelah Unggul
Liga Inggris 21 Februari 2026, 16:35
-
Juventus, Como, dan Persaingan Ketat di Papan Atas
Liga Italia 21 Februari 2026, 16:22
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR