
Bola.net - Lamine Yamal menilai keberhasilan Barcelona menghindari play off Liga Champions memberi dampak besar bagi perjalanan musim ini. Golnya membantu Blaugrana mengalahkan Copenhagen dengan skor 4-1 dan memastikan tiket ke babak 16 besar, Kamis (29/1/2026) dini hari WIB.
Barcelona sempat menjalani awal fase liga yang tidak mulus di bawah asuhan Hansi Flick. Namun performa kuat di paruh kedua kompetisi membawa mereka finis di peringkat kelima klasemen akhir dari 36 tim.
Dalam laga di Camp Nou, Barcelona tertinggal lebih dulu akibat gol cepat Viktor Dadason pada menit keempat. Kebangkitan di babak kedua terjadi lewat gol Robert Lewandowski, Lamine Yamal, Raphinha, dan Marcus Rashford.
Hasil tersebut membuat Barcelona terhindar dari jadwal tambahan di tengah padatnya kalender pertandingan. Situasi ini disambut positif oleh para pemain, termasuk Yamal dan Lewandowski.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Yamal Senang Barcelona Balikkan Keadaan

Barcelona datang ke laga terakhir fase liga dengan target jelas menembus posisi delapan besar. Kemenangan atas Copenhagen memastikan target tersebut tercapai sesuai harapan tim.
Yamal mengakui situasi sempat sulit setelah Barcelona kebobolan lebih dulu. Meski begitu, ia menilai kekuatan mental tim menjadi pembeda dalam pertandingan tersebut.
“Kami semua datang ke sini dengan pikiran ingin masuk delapan besar. Kami sangat senang dengan kemenangan ini,” ujar Yamal.
“Ketika kebobolan gol di Liga Champions, sangat sulit untuk bangkit, tetapi tim tampil sangat kuat dan kami berhasil membalikkan keadaan,” ucap Yamal.
Yamal Nikmati Peran dan Waktu Istirahat Tambahan

Selain mencetak gol, Yamal juga kembali mencatat assist di Liga Champions. Catatan tersebut membuatnya menyamai rekor Kylian Mbappe sebagai remaja dengan kombinasi gol dan assist terbanyak di kompetisi ini.
Yamal juga kini menjadi remaja dengan assist terbanyak sepanjang sejarah Liga Champions. Ia menilai tambahan waktu istirahat sangat membantu di tengah jadwal yang padat.
“Di Liga Champions saya bermain lebih bebas, meski sering menghadapi dua pemain. Saya mulai terbiasa dan menerima situasi tersebut,” tutur Yamal.
“Dengan banyaknya pertandingan, memiliki dua laga lebih sedikit membuat kami merasa jauh lebih tenang,” kata Yamal.
Klasemen Liga Champions 2025/2026
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Manchester United Inginkan Gelandang Barcelona Ini, Hansi Flick: Gak Dulu!
Liga Inggris 29 Januari 2026, 15:34
-
Lamine Yamal Bersyukur Barcelona Terhindar dari Play-Off
Liga Champions 29 Januari 2026, 11:11
-
Rapor Pemain Barcelona Lawan Copenhagen: Lamine Yamal Bersinar, Olmo Penentu
Liga Spanyol 29 Januari 2026, 10:04
LATEST UPDATE
-
MU Comeback 3-2 Lawan AS Roma, Apa Sih Rahasianya, Wahai Michael Carrick?
Liga Champions 4 November 2026, 15:40
-
Youri Tielemans Dedikasikan Kemenangan MU atas AS Roma untuk Michael Carrick
Liga Champions 4 November 2026, 15:20
-
Arsenal Menang Mudah di Kandang Slavia Praha? Kayaknya Enggak Deh!
Liga Champions 4 November 2026, 15:00
-
Tantang Fenerbahce, Liverpool Nostalgia Malam Magis di Istanbul
Liga Champions 4 November 2026, 14:40
-
Jose Mourinho Peringatkan Real Madrid untuk Tidak Jemawa ketika Hadapi AEK Athens
Liga Champions 4 November 2026, 14:20
-
Tempat Menonton Melbourne Victory vs Persib, 4 November 2026
Bola Indonesia 4 November 2026, 14:15
-
Link Streaming Melbourne Victory vs Persib, 4 November 2026
Bola Indonesia 4 November 2026, 14:09
-
Bocah Ajaib Manchester United itu Bernama Shea Lacey
Liga Champions 4 November 2026, 14:00
-
Tumbang Lawan AS Roma, Seberapa Parah Cedera Carlos Baleba?
Liga Inggris 4 November 2026, 13:20
-
Prediksi Celta vs Union Saint-Gilloise 6 November 2026
Liga Eropa UEFA 4 November 2026, 13:10
-
Prediksi Real Sociedad vs Lyon 6 November 2026
Liga Eropa UEFA 4 November 2026, 12:04
-
Gabriel Batistuta dan Kisah Cinta Abadi di Balik Selebrasi Ikonik 'Te Amo, Irina!'
Liga Italia 4 November 2026, 11:21
-
Prediksi AZ vs Juventus 6 November 2026
Liga Eropa UEFA 4 November 2026, 10:09
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18























KOMENTAR