
Bola.net - Barcelona terhindar dari kekalahan dramatis saat menghadapi Newcastle pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions 2025-2026. Gol penalti Lamine Yamal pada menit 90+6 memastikan skor 1-1 di St James' Park.
Pertandingan berlangsung Rabu, 11 Maret 2026 pukul 03.00 WIB. Newcastle sempat memimpin melalui Harvey Barnes pada menit ke-86 sebelum Barcelona menyamakan kedudukan di masa tambahan waktu.
Hasil ini membuat peluang kedua tim masih terbuka menuju leg kedua di Camp Nou. Barcelona kini berada dalam posisi lebih nyaman karena akan bermain di kandang sendiri.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Newcastle Hampir Amankan Kemenangan

Newcastle tampil disiplin sepanjang pertandingan dan berhasil meredam sebagian besar serangan Barcelona. Tim asuhan Eddie Howe hanya memberi sedikit ruang bagi pemimpin klasemen La Liga tersebut.
Gol pembuka lahir pada menit ke-86 melalui Harvey Barnes. Penyerang Newcastle itu memanfaatkan celah di lini belakang Barcelona setelah melakukan pergerakan tajam.
UEFA Technical Observer Group memberikan penghargaan Player of the Match kepada Barnes. Mereka menilai Barnes menunjukkan penempatan posisi taktis yang cerdas dalam fase bertahan maupun menyerang.
"Dia menampilkan penempatan posisi taktis yang cerdas dalam bertahan dan menyerang, secara konsisten mengancam lini belakang Barcelona dengan pergerakannya, yang akhirnya menghasilkan gol pembuka."
Penalti Yamal Selamatkan Barcelona

Barcelona kesulitan menciptakan peluang bersih sepanjang laga. Namun, tekanan di menit-menit akhir akhirnya membuahkan hasil penting bagi tim tamu.
Dani Olmo yang masuk sebagai pemain pengganti memenangkan penalti setelah dilanggar di kotak terlarang. Lamine Yamal menjalankan tugasnya dengan tenang untuk menyamakan skor menjadi 1-1.
Pelatih Barcelona, Hansi Flick, mengakui timnya belum tampil maksimal dalam laga tersebut. Namun, ia tetap puas karena timnya berhasil bangkit di saat krusial.
"Saya senang kami mencetak gol dan bisa bangkit. Ini bukan pertandingan yang hebat dari kami, tetapi kami memiliki tim muda."
Bukan Laga yang Mudah bagi Barcelona

Bek Barcelona, Pau Cubarsi, menilai pertandingan berjalan tidak mudah bagi timnya. Barcelona harus beradaptasi dengan gaya bermain cepat Newcastle yang mengandalkan transisi.
"Kami mungkin tidak terlalu bagus di depan, tetapi kami memiliki fase permainan yang baik dan menguasai bola," kata Cubarsi. "Terkadang Anda harus memainkan pertandingan seperti ini dengan bertahan atau bermain sebagai blok di lini tengah untuk mendapatkan hasil."
Cubarsi menilai gol Newcastle terjadi karena kesalahan kecil. Namun, Barcelona memiliki pemain berbahaya yang bisa menciptakan perbedaan kapan saja.
Tantangan Berat Menanti Newcastle di Camp Nou

Meski kemenangan buyar di detik akhir, Newcastle tetap percaya diri menghadapi leg kedua. Para pemain menilai performa mereka menunjukkan bahwa Barcelona bisa dilawan.
Bek Newcastle, Lewis Hall, menilai timnya tampil luar biasa sepanjang pertandingan. Ia merasa hasil akhir tidak sepenuhnya menggambarkan performa Newcastle.
"Saya pikir kami luar biasa hari ini, dan gol terakhir itu tidak benar-benar mencerminkan performa kami. Jika kami membawa keunggulan 1-0 ke leg kedua, kami akan berada dalam posisi yang sangat baik."
Pelatih Newcastle, Eddie Howe, juga yakin pertandingan di Camp Nou akan berbeda. Namun, ia percaya timnya mampu kembali merepotkan Barcelona.
"Kami harus percaya. Jelas itu akan menjadi pertandingan yang sepenuhnya berbeda dengan situasi yang berbeda, tetapi malam ini kami menunjukkan bahwa kami bisa membuat mereka kesulitan."
Sumber: UEFA.com
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Liga Champions 11 Maret 2026, 16:06

-
Tidak Mustahil! Newcastle Pede Singkirkan Barcelona dari Liga Champions
Liga Champions 11 Maret 2026, 11:22
-
Ditarik Keluar di Laga Newcastle vs Barcelona, Pedri Alami Cedera?
Liga Champions 11 Maret 2026, 11:07
LATEST UPDATE
-
Tertinggal Dua Gol, Ini Pesan Michael Carrick saat Jeda yang Bangkitkan MU
Liga Champions 4 November 2026, 18:43
-
Slavia Praha Siap Buat Perhitungan dengan Arsenal
Liga Champions 4 November 2026, 17:00
-
Hadapi Liverpool, Bos Fenerbahce Janji Gak Baper Lawan Mantan!
Liga Champions 4 November 2026, 16:40
-
Jamu Real Madrid, AEK Athens Bersiap untuk Parkir Bus demi Raih Kemenangan!
Liga Champions 4 November 2026, 16:20
-
Rodri Alami Cedera Hamstring, Terancam Absen saat Barcelona Hadapi Atletico Madrid
Liga Champions 4 November 2026, 16:03
-
Bekuk AS Roma, Bukti Manchester United Bukan Tim yang Jelek!
Liga Champions 4 November 2026, 16:00
-
MU Comeback 3-2 Lawan AS Roma, Apa Sih Rahasianya, Wahai Michael Carrick?
Liga Champions 4 November 2026, 15:40
-
Youri Tielemans Dedikasikan Kemenangan MU atas AS Roma untuk Michael Carrick
Liga Champions 4 November 2026, 15:20
-
Arsenal Menang Mudah di Kandang Slavia Praha? Kayaknya Enggak Deh!
Liga Champions 4 November 2026, 15:00
-
Tantang Fenerbahce, Liverpool Nostalgia Malam Magis di Istanbul
Liga Champions 4 November 2026, 14:40
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
























KOMENTAR