
Bola.net - - Trofi Liga Champions berhasil dikantongi Liverpool. Dan sang legenda, Robbie Fowler, yakin trofi-trofi berikutnya akan menghiasi lemari prestasi skuat asuhan Jurgen Klopp tersebut musim depan.
Liverpool akhirnya menuntaskan puasa gelarnya di Liga Champions usai mengalahkan Tottenham pada laga final hari Minggu (2/6). Bermain di Wanda Metropolitano, Madrid, tim berjuluk The Reds itu menang dengan skor 2-0.
Keberuntungan sudah menyelimuti Liverpool sejak menit kedua, tepat setelah Mohamed Salah mencetak gol melalui titik putih. Divock Origi lalu mengunci kemenangan atas Tottenham melalui golnya di menit-menit akhir.
Scroll ke bawah untuk menyimak informasi selengkapnya.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Seperti Bola Salju
Hal itu membuat Fowler semakin optimis. Ia melihat masa depan Liverpool di bawah asuhan Klopp akan cerah. Dan seperti bola salju, serangkaian trofi akan menyusul pada musim depan seiring kesuksesan di musim ini.
"Liverpool kembali ke pangung dunia dengan sangat baik, akan seperti bola salju dan bertumbuh lebih besar lagi," tulis Fowler dalam kolom khusus di Mirror.
"Dengan langkah itu, melewati batas untuk pertama kalinya dengan trofi yang nyata itu luar biasa. Ini adalah proses yang semua tim harus lewati, pengalaman fundamental untuk menjadi tim berlevel elit," lanjutnya.
Potensi Besar Liverpool
Di mata Fowler, prospek Liverpool terlihat menakutkan dalam artian positif. Apalagi jika mengingat perjalanannya pada musim ini, di mana mereka berhasil mencatatkan torehan apik di Premier League serta mampu menyingkirkan klub besar di Liga Champions.
"Liverpool punya sisi yang sudah berada di puncak, dan akan semakin lebih baik lagi. Prospeknya cukup menakutkan," tambah pelatih kepala tim Australia, Brisbane Roar, itu.
"Mereka finis di peringkat dua [Premier League] dengan 97 poin, menyingkirkan tim seperti Bayern Munchen dan Barcelona untuk kembali ke final dan masih belum menyentuh puncak potensinya. Meraih trofi telah membuka potensi itu," sambungnya.
Lebih lanjut, Fowler menambahkan: "Dengan Jurgen Klopp di sana paling tidak tiga tahun lagi, dan tak ada pemain bintang yang pergi, tak perlu diragukan lagi, mereka akan terus tumbuh,"
Baca Juga:
- Daftar Panjang Catatan Apik Liverpool di Final Liga Champions 2018/2019
- Jadi Penentu Kemenangan Liverpool, Divock Origi Tetap Saja Dikritik
- Ketagihan, Bos Tottenham Incar Final Liga Champions Musim Depan
- Liverpool Juara, Karius Turut Berbahagia dari Kejauhan
- Van Dijk: Lionel Messi Harusnya Menang Ballon d'Or
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pindah ke Real Madrid? Begini Jawaban Duvan Zapata
Liga Italia 2 Juni 2019, 23:18
-
Kritik Mourinho: Harry Kane 'Hilang' di Final Liga Champions
Liga Champions 2 Juni 2019, 20:45
-
Liverpool Menang UCL, Para Mantan pun ikut Senang
Liga Champions 2 Juni 2019, 16:29
-
Jurgen Klopp Mengaku Paham Apa yang Dirasakan Skuat Tottenham
Liga Champions 2 Juni 2019, 15:48
LATEST UPDATE
-
Marc Marquez Curhat Soal Sulitnya Lawan Alex Marquez, Harus Lupakan Status Saudara
Otomotif 8 Januari 2026, 13:21
-
Meski Cetak Dua Gol, Benjamin Sesko Dinilai Tak Layak Bela Man Utd
Liga Inggris 8 Januari 2026, 12:23
-
Jadwal Lengkap Serie A 2025/2026
Liga Italia 8 Januari 2026, 12:03
-
Kesempatan Emas Arsenal Perlebar Jarak Setelah Man City dan Villa Terpeleset
Liga Inggris 8 Januari 2026, 11:49
-
Ini Alasan Liam Rosenior Tak Pimpin Chelsea Saat Lawan Fulham
Liga Inggris 8 Januari 2026, 11:29
-
Tiga Pemain Muda Persija Siap Asah Jam Terbang di Klub Baru
Bola Indonesia 8 Januari 2026, 11:09
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58

























KOMENTAR