
Bola.net - Manajer Liverpool, Jurgen Klopp kembali angkat bicara mengenai kans timnya menjadi juara Liga Champions musim ini. Klopp menyebut bahwa timnya tidak mau berdelusi untuk memenangkan Liga Champions musim ini.
Seperti yang sudah diketahui, Liverpool agak terseok-seok di Premier League musim ini. Mereka saat ini terlempar dari empat besar akibat performa mereka yang tidak stabil belakangan ini.
Liverpool baru-baru ini memastikan diri lolos ke perempat final Liga Champions. Beberapa pihak menilai Liverpool lebih baik fokus untuk memenangkan UCL musim ini agar meeka bisa kembali bermain di UCl musim depan.
Namun Klopp menyebut menjadi juara Liga Champions itu bukan sesuatu yang mudah. "Alasan utama kami mengikuti kompetisi ini [Liga Champions] untuk memenangkan turnamen ini," buka Klopp yang dikutip Sportsmole.
Baca komentar lengkap sang manajer di bawah ini.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Misi Sulit
Klopp mengaku realistis mengenai kans Liverpool menjadi juara Liga Champions musim ini.
Ia menyebut bahwa musim ini ada banyak kandidat kuat untuk menjadi juara sehingga Liverpool bakal sulit jadi juara.
"Kami tidak cukup bodoh untuk berharap menjadi juara Liga Champions. Karena sejauh ini kami sepertinya tidak bisa memenangkan Liga Champions,"
Fokus Jarak Dekat
Klopp memilih fokus untuk tugas Liverpool dalam jangka waktu dekat ini. Ia menantikan siapa lawan The Reds di perempat final nanti.
"Untuk saat ini kami harus menunggu hasil undian babak perempat final. Saya yakin siapapun lawan kami, kami akan menjalani laga yang sulit,"
"Kami juga tidak bisa berpikir terlalu jauh ke sana. Kami harus berpikir untuk menghadapi Wolves," ujarnya.
Tunggu Undian
Liverpool saat ini menunggu undian perempat final Liga Champions yang akan digelar UEFA.
Undian ini rencananya digelar pada tanggal 19 Maret mendatang.
(Sportsmole)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Liverpool Disebut Bakal Juara UCL, Jurgen Klopp: Kami Tidak Halu!
Liga Champions 11 Maret 2021, 17:30
LATEST UPDATE
-
Burnley vs Man Utd: Misteri Menit 61, Mengapa Bruno Fernandes Ditarik Keluar?
Liga Inggris 8 Januari 2026, 07:44
-
Man of the Match Parma vs Inter: Federico Dimarco
Liga Italia 8 Januari 2026, 07:30
-
Man of the Match Man City vs Brighton: Erling Haaland
Liga Inggris 8 Januari 2026, 07:16
-
Man of the Match Barcelona vs Athletic Club: Raphinha
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 07:04
-
Hasil Parma vs Inter: Chivu Taklukkan Mantan Klub, Nerazzurri Melesat di Puncak
Liga Italia 8 Januari 2026, 06:32
-
Man of the Match Burnley vs Manchester United: Benjamin Sesko
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:12
-
Hasil Man City vs Brighton: Gol Bersejarah Haaland Terasa Hambar
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:08
-
Man of the Match Fulham vs Chelsea: Harry Wilson
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:01
-
Hasil Barcelona vs Athletic Club: Pesta Gol, Blaugrana ke Final
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 05:38
-
Hasil Burnley vs Man United: Dua Gol Benjamin Sesko Warnai Debut Darren Fletcher
Liga Inggris 8 Januari 2026, 05:31
-
Hasil Napoli vs Lecce: Partenopei Selamat dari Kekalahan Setelah Tertinggal 0-2
Liga Italia 8 Januari 2026, 03:37
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58
























KOMENTAR