
Bola.net - Liverpool kembali menegaskan mental juara mereka di panggung Eropa, Liga Champions. Bertemu Atletico Madrid di Anfield pada Kamis (18/9/2025) dini hari WIB, The Reds menutup laga dengan kemenangan dramatis 3-2.
Andrew Robertson membuka keunggulan cepat pada menit ke-4, disusul Mohamed Salah di menit ke-6. Namun, Atletico tak tinggal diam dan berhasil menyamakan kedudukan lewat dua gol Marcos Llorente.
Saat laga tampak akan berakhir imbang, Virgil van Dijk muncul sebagai penentu. Kapten Liverpool itu mencetak gol sundulan di menit 90+2 yang membuat Anfield bergemuruh.
Kemenangan ini bukan hanya soal tiga poin di Liga Champions. Lebih dari itu, Liverpool menunjukkan tren baru: mereka kerap menutup pertandingan dengan gol telat yang menentukan.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Hasil Dramatis The Reds

Empat pertandingan terakhir Liverpool dipenuhi momen menegangkan. Hampir semua kemenangan ditentukan lewat gol di menit akhir.
Saat menjamu Bournemouth, Liverpool sempat kesulitan meski akhirnya menang 4-2. Federico Chiesa mencetak gol di menit ke-88', lalu Salah memastikan tiga poin lewat gol menit 90+4'.
Drama serupa tersaji di St James’ Park. Rio Ngumoha menjadi pahlawan lewat gol menit 90+10' yang membawa Liverpool menang 3-2 atas Newcastle.
Tren itu berlanjut di markas Burnley ketika Salah mencetak gol penalti di menit 90+5'. Dan melawan Atletico, giliran Van Dijk yang memastikan kemenangan lewat sundulan telatnya pada menit 90+2'.
Fenomena Arne Time

Rangkaian hasil tersebut melahirkan istilah baru di kalangan fans: “Arne Time”. Sebutan ini menegaskan karakter Liverpool di bawah Arne Slot yang tak pernah menyerah.
Bagi fans, Arne Time adalah simbol kebangkitan tim yang mampu memanfaatkan setiap detik hingga peluit akhir. Hasil dramatis mereka terasa seperti kebiasaan baru yang mengakar.
Slot tampak berhasil menanamkan mental pantang menyerah pada skuadnya. Dari pemain senior seperti Salah dan Van Dijk hingga pemain muda seperti Ngumoha, semua bisa jadi pahlawan.
Fenomena ini membuat Liverpool semakin sulit ditaklukkan. Mentalitas Arne Time memberi warna baru yang mulai disandingkan dengan Fergie Time milik Manchester United.
Fergie Time, Jejak yang Terulang

Di era Sir Alex Ferguson, Manchester United dikenal sebagai tim spesialis gol telat. Momen itu kemudian populer dengan sebutan 'Fergie Time'.
Salah satu yang paling diingat terjadi pada 2009. Michael Owen mencetak gol di menit 90+6' untuk memastikan United menang 4-3 atas Manchester City di derby panas.
Final Liga Champions 1999 juga tak bisa dilupakan. Gol Ole Gunnar Solskjaer di injury time menjadi penentu kemenangan dramatis United atas Bayern Munchen.
Selain itu, gol Steve Bruce melawan Sheffield Wednesday pada 1993 dan tendangan ajaib Federico Macheda kontra Aston Villa di 2009 menambah panjang daftar momen ikonis. Kini, Liverpool mulai menciptakan cerita serupa lewat Arne Time.
Klasemen Liga Champions
Baca Juga:
- Mohamed Salah Masuk Buku Sejarah: Hanya 6 Menit untuk Sejajar Ibrahimovic, Siap Salip Legenda Arsenal dan Real Madrid!
- Debut Alexander Isak di Liverpool: Main 55 Menit, Tak Cetak Gol, tapi Bikin Arne Slot Terkesan
- Drama 5 Gol Liverpool vs Atletico: Kartu Merah Diego Simeone dan Amarah yang Meledak di Anfield
- Rapor Pemain Liverpool vs Atletico Madrid: Salah Menyala, Van Dijk Penyelamat, Bagaimana Debut Isak?
- Rekap Hasil Liga Champions Tadi Malam: Sang Juara Dunia Tumbang, Liverpool Lagi-Lagi Menang Dramatis
- Man of the Match Liverpool vs Atletico Madrid: Virgil van Dijk
- Hasil Liverpool vs Atletico Madrid: Alexander Isak Debut, The Reds Lagi-Lagi Menang Dramatis
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Link Nonton Live Streaming Club Brugge vs AS Monaco - Liga Champions di Vidio
Liga Champions 18 September 2025, 22:47
-
Link Nonton Live Streaming FC Copenhagen vs Bayer Leverkusen - Liga Champions di Vidio
Liga Champions 18 September 2025, 22:46
-
Antonio Conte dan Evolusi Taktik: Dari 3-5-2 ke Napoli 3.0
Liga Italia 18 September 2025, 20:45
-
Florian Wirtz Jawab Kritik dengan Elegan: Tampil Memukau di Panggung Liga Champions!
Liga Inggris 18 September 2025, 20:34
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Madura United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:10
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:05
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Bali United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:00
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Persija 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 19:55
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Nova Arianto Semringah Lihat Amar Brkic Bersinar di Borneo FC
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:00
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
-
Legenda Liverpool Dukung MU Pekerjakan Unai Emery: Dia Pelatih yang Luar Biasa!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:54
-
Kabar Baik MU? Ada Klub Inggris yang Mau Beli Marcus Rashford
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:41
-
Gokil! Bos Besar Pastikan AC Milan Bakal Jor-joran di Bursa Transfer Januari 2027
Liga Italia 30 Oktober 2026, 17:28
-
Sudah Tidak Bahagia di MU, Barcelona Siap Jadi Rumah Baru untuk Lisandro Martinez
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:00
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

























KOMENTAR