Luis Enrique Selalu Menang dalam Dua Pertemuan Terakhir Lawan Barcelona: Dominasi Penuh di Liga Champions

Bola.net - Luis Enrique, pelatih PSG, telah menunjukkan dominasinya atas mantan klubnya, Barcelona. Ia berhasil membawa timnya meraih kemenangan dalam dua pertemuan terakhir di ajang Liga Champions. Kemenangan ini menjadi sorotan utama mengingat sejarah panjang Enrique dengan klub Catalan tersebut.
Pertandingan-pertandingan tersebut berlangsung di Estadi Olimpic Lluis Companys, markas sementara Barcelona, pada tahun 2024 dan 2025. Hasil ini tidak hanya memperkuat posisi PSG di kompetisi Eropa, tetapi juga menyoroti kejeniusan taktik Enrique. Ini menunjukkan betapa efektifnya strategi yang diterapkan oleh pelatih asal Spanyol itu.
Dua kemenangan beruntun ini membuktikan catatan impresif yang menambah daftar panjang prestasi Luis Enrique. Kemenangan ini tentu memberikan kepercayaan diri lebih bagi PSG dalam persaingan di Liga Champions. Ini juga menjadi bukti kuat atas kapabilitasnya sebagai juru taktik kelas atas.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Kemenangan Krusial di Musim 2025/2026: Barcelona Tumbang di Kandang

Pada 2 Oktober 2025 dini hari WIB, Luis Enrique kembali membawa PSG meraih kemenangan penting atas Barcelona di fase liga Liga Champions UEFA. Pertandingan yang digelar di Estadi Olimpic Lluis Companys berakhir dengan skor 1-2 untuk keunggulan tim tamu. Kemenangan ini memperpanjang rekor positif Enrique melawan Blaugrana.
Barcelona sebenarnya sempat unggul lebih dulu melalui gol Ferran Torres pada menit ke-19, memberikan harapan bagi para pendukungnya. Namun, PSG tak menyerah dan berhasil menyamakan kedudukan lewat gol Senny Mayulu di menit ke-38. Gol ini mengubah momentum pertandingan.
Puncak drama terjadi di menit-menit akhir pertandingan ketika Goncalo Ramos mencetak gol penentu kemenangan pada menit ke-90. Gol tersebut memastikan bahwa Luis Enrique selalu menang dalam dua pertemuan terakhir lawan Barcelona. Ini juga menjadi kemenangan ketiga beruntun PSG saat bertandang ke markas Barcelona di Catalonia.
Pelatih Barcelona saat itu, Hansi Flick, harus menerima kenyataan pahit atas kekalahan di kandang sendiri. Hasil ini menunjukkan ketangguhan skuad PSG di bawah arahan Luis Enrique. Mereka mampu bangkit dan membalikkan keadaan di momen krusial.
Kemenangan Dramatis di Perempat Final Liga Champions 2023/2024

Tahun lalu, pada 16 April 2024, Luis Enrique juga berhasil memimpin PSG meraih kemenangan telak 1-4 atas Barcelona dalam leg kedua perempat final Liga Champions. Pertandingan ini juga berlangsung di Estadi Olímpic Lluís Companys dan menjadi salah satu laga paling dramatis musim itu. Kemenangan ini sangat krusial untuk melaju ke babak selanjutnya.
Barcelona sempat memimpin lewat gol cepat Raphinha di menit ke-12, namun kartu merah yang diterima Ronald Araujo mengubah jalannya pertandingan. PSG memanfaatkan keunggulan jumlah pemain dengan maksimal, mencetak gol melalui Ousmane Dembele dan Vitinha. Keunggulan ini membuat mereka percaya diri.
Kylian Mbappe kemudian menjadi bintang dengan mencetak dua gol di menit ke-61 dan ke-89, memastikan kemenangan telak 1-4 bagi PSG. Hasil ini membuat agregat menjadi 6-4 untuk keunggulan PSG, sekaligus memastikan mereka lolos ke semifinal. Luis Enrique selalu menang dalam dua pertemuan terakhir lawan Barcelona, termasuk laga penting ini.
Laga tersebut juga diwarnai kartu merah untuk pelatih Barcelona, Xavi Hernandez, yang menunjukkan tekanan besar yang dihadapi timnya. Kemenangan ini merupakan balasan manis bagi PSG setelah kekalahan 2-3 di leg pertama di Paris. Ini adalah bukti nyata dari kemampuan Enrique dalam memotivasi dan meracik strategi timnya.
Ikatan Emosional dan Ambisi Luis Enrique

Bagi Luis Enrique, kembali ke Barcelona selalu menjadi momen emosional karena ia menyebutnya sebagai "rumah". Ia menghabiskan sebagian besar kariernya di sana, baik sebagai pemain maupun manajer, dan memiliki kenangan indah. Meskipun demikian, profesionalismenya tetap terjaga saat menghadapi mantan klubnya.
Enrique pernah melatih Barcelona dari 2014 hingga 2017, mempersembahkan sembilan trofi, termasuk treble winners pada musim 2014/2015. Kesuksesan ini membuatnya menjadi salah satu pelatih legendaris di Camp Nou. Ia juga membawa PSG meraih gelar Liga Champions pada musim 2024/2025.
Meskipun Luis Enrique selalu menang dalam dua pertemuan terakhir lawan Barcelona, ia tidak menutup kemungkinan untuk kembali melatih klub Catalan tersebut suatu hari nanti. Menurut laporan, mimpinya untuk kembali ke kursi pelatih Barcelona masih belum padam. Ini menunjukkan ikatan mendalam yang dimilikinya dengan klub.
PSG sendiri memiliki "memori kelam" saat dibantai 1-6 oleh Barcelona pada Liga Champions 2016/2017, namun di bawah Enrique, mereka telah membalasnya dengan gemilang. Kemenangan-kemenangan ini tidak hanya menghapus trauma lama, tetapi juga menegaskan dominasi PSG di bawah kepemimpinannya.
Catatan Luis Enrique Bersama PSG Lawan Barcelona
1 Oktober 2025
League Phase UCL 2025/2026
Barcelona 1-2 PSG
(19' Ferran Torres; 38' Senny Mayulu, 90' Goncalo Ramos)
16 April 2024
Perempat final UCL 2023/2024
Barcelona 1-4 PSG
(12' Raphinha; 40' Ousmane Dembele, 54' Vitinha, 61', 89' Kylian Mbappe)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Barcelona Catat Rekor Gol Meski Kalah dari PSG
Liga Champions 2 Oktober 2025, 15:53
-
Barcelona Tumbang dari PSG, Bukan Karena Lawan tapi Diri Sendiri
Liga Champions 2 Oktober 2025, 12:01
-
PSG Bukan Tim Biasa: Kalahkan Barcelona Tanpa Trio Bintang di Liga Champions
Liga Champions 2 Oktober 2025, 10:49
-
Hansi Flick Ungkap Alasan Kekalahan Barcelona dari PSG di Liga Champions
Liga Champions 2 Oktober 2025, 09:49
LATEST UPDATE
-
Live Streaming Liverpool vs Arsenal: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 1 November 2026, 13:17
-
Keluarga Hadir di Sepang, Veda Ega Pratama Sukses Raih Podium Kedua
Otomotif 1 November 2026, 12:51
-
Runner Up di Sepang, Veda Ega Pratama Ukir Pencapaian Terbaik di Moto3
Otomotif 1 November 2026, 12:46
-
Klasemen Moto3 2026: Veda Ega Pratama Naik ke Posisi 7
Otomotif 1 November 2026, 12:41
-
Live Streaming Racing Santander vs Madrid: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 1 November 2026, 12:13
-
Hasil Moto3 Malaysia 2026: Maximo Quiles Juara, Veda Ega Pratama Finis Kedua!
Otomotif 1 November 2026, 11:43
-
Live Streaming PSIM vs Borneo FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 11:18
-
Live Streaming Persib Bandung vs Isenmulang FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 10:14
-
Batas Waktu untuk Michael Carrick di Manchester United
Liga Inggris 1 November 2026, 09:10
-
Memprediksi Peluang Manchester United Terdegradasi
Liga Inggris 1 November 2026, 09:00
-
Rating Pemain Barcelona vs Alaves: Raphinha dan Yamal 9, Fermin Lopez Tertinggi
Liga Spanyol 1 November 2026, 08:51
-
Rating Pemain Inter Milan usai Kalah 1-3 dari AC Milan: Kebanyakan 6
Liga Italia 1 November 2026, 08:28
-
Rating Pemain AC Milan usai Hajar Inter Milan: Moreira Tertinggi, Maignan Krusial
Liga Italia 1 November 2026, 08:21
-
Man of the Match Milan vs Inter: Diego Moreira
Liga Italia 1 November 2026, 08:03
-
Man of the Match Bayern vs Dortmund: Konrad Laimer
Bundesliga 1 November 2026, 07:54
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
























KOMENTAR