
Bola.net - Kemenangan tipis Arsenal atas Sporting CP dalam laga leg pertama perempat final Liga Champions 2025/2026, Rabu (8/4/2026) dini hari WIB tak lepas dari peran luar biasa sang penjaga gawang, David Raya. Kiper asal Spanyol itu tampil gemilang sepanjang 90 menit dan layak dinobatkan sebagai pemain terbaik (man of the match) dalam pertandingan tersebut.
Sejak menit awal, tekanan tuan rumah Sporting CP terus mengalir ke lini pertahanan Arsenal. Namun, Raya menunjukkan kualitasnya sebagai penjaga gawang kelas atas dengan serangkaian penyelamatan krusial yang menjaga gawang The Gunners tetap steril.
Berdasarkan data performa, Raya mencatatkan 5 penyelamatan sepanjang laga, semuanya dilakukan dari situasi berbahaya di dalam kotak penalti. Tak hanya itu, seluruh penyelamatan tersebut juga termasuk kategori diving save, yang menunjukkan refleks dan positioning luar biasa dari sang kiper.
Statistik lanjutan semakin menegaskan dominasi Raya di bawah mistar. Ia menghadapi expected goals on target (xGOT) sebesar 1,63, namun tidak kebobolan satu gol pun. Artinya, Raya berhasil mencegah gol dengan nilai yang sama, yakni 1,63 goals prevented, sebuah indikator penting yang menggambarkan seberapa besar kontribusinya dalam menjaga kemenangan Arsenal.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Performa David Raya

Tak hanya piawai dalam menghentikan peluang lawan, Raya juga berperan penting dalam membangun serangan dari belakang. Ia mencatatkan akurasi umpan mencapai 93% (26 sukses dari 28 percobaan), termasuk akurasi long ball 75% (3 dari 4 percobaan). Distribusi bola yang rapi ini membantu Arsenal keluar dari tekanan dan menjaga ritme permainan.
Kontribusi Raya juga terlihat dari perannya sebagai sweeper-keeper. Ia tercatat sekali keluar dari area untuk mengantisipasi bola, serta melakukan 3 sapuan, 1 pukulan (punch), dan 5 recoveries untuk mengamankan situasi berbahaya.
Secara keseluruhan, Raya melakukan 42 sentuhan bola, menunjukkan betapa aktifnya ia dalam permainan Arsenal, baik dalam bertahan maupun membangun serangan. Tambahan 4 lemparan juga memperlihatkan variasi distribusi yang ia lakukan sepanjang pertandingan.
Performa solid ini menjadi fondasi penting bagi kemenangan Arsenal di markas Sporting CP. Jika bukan karena aksi heroik Raya di bawah mistar, hasil pertandingan bisa saja berbeda.
Susunan Pemain Sporting CP vs Arsenal

Sporting: Rui Silva; Ivan Fresneda, Goncalo Inacio, Ousmane Diomande, Maxi Araujo; Joao Simoes, Hidemasa Morita; Joao Simoes, Trincao, Pote; Luis Suarez.
Pelatih: Rui Borges.
Arsenal: David Raya; Ben White, William Saliba, Gabriel, Riccardo Calafiori; Martin Zubimendi, Declan Rice; Noni Madueke, Martin Odegaard, Leandro Trossard; Viktor Gyokeres.
Pelatih: Mikel Arteta.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tempat Menonton PSG vs Liverpool: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Champions 8 April 2026, 22:02
LATEST UPDATE
-
Ezri Konsa Bikin Arsenal Tetap Kokoh Walau Tanpa William Saliba
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 22:25
-
Kinerja Jose Mourinho yang Memuaskan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:16
-
Menang di Markas Barcelona, Real Madrid dan Jose Mourinho Dapat Pujian dari Ronaldo
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:01
-
Kabar Buruk bagi Inter, Lautaro Martinez Terancam Absen di Derby Milan
Liga Italia 27 Oktober 2026, 20:46
-
Candaan Diktator Berujung Petaka, Kylian Mbappe Terancam Diboikot China!
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 20:45
-
Jorge Martin Nekat Coba Balapan di MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 27 Oktober 2026, 20:40
-
Bruno Fernandes Dicoret Carrick, Manchester United Mulai Siapkan Skenario Perpisahan
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 20:30
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



















KOMENTAR