Candaan Diktator Berujung Petaka, Kylian Mbappe Terancam Diboikot China!

Candaan Diktator Berujung Petaka, Kylian Mbappe Terancam Diboikot China!
Pemain Real Madrid Kylian Mbappe dalam pertandingan Liga Champions melawan AS Roma, Kamis (15/10/2026). (c) AP Photo/Alessandra Tarantino

Bola.net - Kylian Mbappe menghadapi konsekuensi komersial setelah candaan tentang meme dirinya sebagai diktator China menuai kontroversi. Penyerang Real Madrid itu dilaporkan kehilangan sejumlah sponsor asal Tiongkok setelah komentarnya dianggap menyinggung sosok Mao Zedong.

Kontroversi bermula ketika Mbappe membicarakan meme viral yang menampilkan wajahnya sebagai pemimpin otoriter. Ia mengaku terhibur dengan gambar tersebut dan kerap menggunakannya saat bercanda bersama teman-temannya.

Namun, candaan itu berujung pada keputusan sejumlah perusahaan China untuk mengakhiri kerja sama komersial dengan pemain asal Prancis tersebut. Langkah serupa juga dilaporkan diambil lembaga penyiaran CCTV terhadap tayangan La Liga di China.

Insiden ini menjadi tantangan bagi citra komersial Mbappe di salah satu pasar penting bagi industri olahraga global. Sebelumnya, wajah bintang Real Madrid itu kerap muncul dalam berbagai materi promosi di sejumlah kota di China.

1 dari 3 halaman

Sponsor China Putus Kerja Sama dengan Mbappe

Pemain Prancis Kylian Mbappe menghadiri acara seremoni Ballon dOr di Teater London Palladium di London, Inggris, Senin, 26 Oktober 2026 (c) AP Photo/Kin Cheung

Pemain Prancis Kylian Mbappe menghadiri acara seremoni Ballon dOr di Teater London Palladium di London, Inggris, Senin, 26 Oktober 2026 (c) AP Photo/Kin Cheung

Menurut laporan Mundo Deportivo, perusahaan minuman Dongpeng serta perusahaan produk susu Mengniu dan Milkground mengumumkan pengakhiran kerja sama dengan Mbappe pada Selasa. Keputusan tersebut muncul setelah komentar sang pemain mengenai meme yang mengaitkan dirinya dengan Mao Zedong menjadi sorotan.

Dongpeng menyampaikan pernyataan melalui akun resminya di Weibo, termasuk akun merek Bu Shui La. Perusahaan itu menegaskan menerapkan "toleransi nol terhadap perilaku yang melukai perasaan nasional," tanpa menjelaskan secara terperinci alasan spesifik di balik keputusan tersebut.

Mengniu dan Milkground kemudian mengambil langkah serupa. Keduanya menyatakan penolakan terhadap tindakan yang dianggap melukai perasaan rakyat Tiongkok.

Dampak kontroversi ini tidak hanya menyentuh hubungan Mbappe dengan sponsor. Laporan yang sama menyebut CCTV juga menghentikan penayangan pertandingan La Liga di China sebagai bentuk respons terhadap komentar sang pemain.

2 dari 3 halaman

Candaan Meme Mao Zedong Picu Kontroversi

Pemain Real Madrid Kylian Mbappe dalam pertandingan La Liga melawan Elche, Rabu (16/9/2026). (c) AP Photo/Alberto Saiz

Pemain Real Madrid Kylian Mbappe dalam pertandingan La Liga melawan Elche, Rabu (16/9/2026). (c) AP Photo/Alberto Saiz

Kontroversi tersebut bermula ketika Mbappe ditanya mengenai meme favoritnya. Pemain yang disebut menempati posisi kedua dalam perebutan Ballon d'Or itu kemudian memberikan jawaban yang memicu reaksi di China.

"Meme yang paling membuat saya tertawa adalah saat wajah saya digunakan sebagai diktator Tiongkok. Saya sering menggunakannya saat bercanda dengan teman-teman saya," ujar penyerang tersebut.

Meme yang dimaksud menampilkan wajah Mbappe pada potret Mao Zedong, mantan pemimpin China. Konten tersebut beredar luas di internet dan menjadi sensitif karena berkaitan dengan tokoh penting dalam sejarah serta politik negara itu.

Kasus Mbappe bukan insiden pertama yang melibatkan klub atau pemain sepak bola asal Spanyol dengan China. Real Madrid sebelumnya menuai kritik terkait unggahan media sosial yang merujuk pada Nepal dan Tibet. Dean Huijsen juga pernah menyampaikan permintaan maaf atas konten yang dianggap menyinggung warga Asia.

Sumber: Madrid Universal


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL