
Bola.net - Tunangan Oleksandr Zinchenko menyalahkan taktik yang diusung Josep Guardiola atas kegagalan Manchester City melaju lebih jauh di pentas Liga Champions.
Langkah Manchester City di kompetisi Eropa musim ini harus terhenti di babak perempat final usai secara mengejutkan takluk dari klub Prancis, Lyon dengan skor 1-3.
Hasil ini membuat Manchester City meneruskan tren negatif mereka di ajang Liga Champions, bahkan ketika sudah dilatih oleh sosok sekelas Guardiola sekalipun.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Kecaman Vlada Sedan
Dalam laga versus Lyon, Guardiola memang membuat keputusan aneh dengan memasang formasi tiga bek. Hal inilah yang dipermasalahkan oleh tunangan Zinchenko, Vlada Sedan.
"Anda lihat apa yang terjadi. Saya bukanlah seorang pesepakbola, bukan pelatih, bukan kritikus, bukan pula analis. Saya mengerti bahwa opini saya tidak otoritatif," ujar Sedan dalam kanal YouTube resminya.
"Mungkin saya tak berhak mengatakan ini, dan mungkin Zinchenko akan melarang saya. Namun, secara halus, agar tidak menyumpah, ini merupakan kesalahan Guardiola sepenuhnya," imbuh Sedan.
"Dalam situasi yang sangat krusial, menggunakan taktik eksperimental bagi City merupakan sebuah kekecewaan. Saya tak berhak mengkritik, tetapi mengapa bermain dengan tiga bek tengah? Saya kehabisan kata-kata karena dengan memasang line up itu, lihatlah pemain yang dimiliki City, pemain pelapis yang luar biasa. Hanya beberapa klub di dunia yang bisa memiliki pemain berkelas di bangku cadangan," jelasnya.
Kekesalan Vlada Sedan
Hal yang membuat Sedan lebih kesal lagi adalah Manchester City disingkirkan oleh Lyon yang notabene tak terlalu diunggulkan, terlebih dengan pencapaian mereka di kompetisi Ligue 1 musim 2019/20.
"Saya mengerti mengapa semua orang memasang taruhan pada Bayern. Disingkirkan Bayern merupakan satu hal, tetapi disingkirkan oleh Lyon merupakan hal lain," tutur Sedan.
"Saya tak ingin menyebabkan serangan ke tim, tetapi saya ingin mengingatkan bahwa ini [Lyon] merupakan tim yang finis di posisi ketujuh di liga Prancis," tukasnya.
Ingin tahu jadwal dan highlight pertandingan Liga Champions lainnya? Klik di sini.
Sumber: YouTube Vlada Sedan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Manchester City Gagal di Liga Champions, Tunangan Zinchenko Salahkan Pep Guardiola
Liga Champions 24 Agustus 2020, 02:37
-
Ketimbang Beli Lionel Messi, Manchester City Lebih Disarankan Cari Bek Baru
Liga Inggris 23 Agustus 2020, 18:50
-
Musim 2019/2020 Kurang Sukses, Guardiola Beruntung Tak Dipecat City
Liga Inggris 23 Agustus 2020, 00:10
-
John Stones Diyakini Bisa Sukses di Chelsea
Liga Inggris 22 Agustus 2020, 23:30
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Bournemouth vs Arsenal: Declan Rice
Liga Inggris 4 Januari 2026, 04:05
-
Prediksi Inter vs Bologna 5 Januari 2026
Liga Italia 4 Januari 2026, 02:45
-
Juventus vs Lecce: Pemain Terbaik dan Terburuk di Allianz Stadium
Liga Italia 4 Januari 2026, 02:37
-
Man of the Match Juventus vs Lecce: Wladimiro Falcone
Liga Italia 4 Januari 2026, 02:27
-
Hasil Sassuolo vs Parma: Jay Idzes Gagal Bantu Neroverdi Raih Poin Penuh
Tim Nasional 4 Januari 2026, 01:13
-
Prediksi Man City vs Chelsea 5 Januari 2026
Liga Inggris 4 Januari 2026, 00:30
-
BRI Super League: Kuota Penonton Persik vs Persib Dibatasi
Bola Indonesia 3 Januari 2026, 22:44
-
Prediksi BRI Super League, Bali United vs Arema FC 4 Januari 2026
Bola Indonesia 3 Januari 2026, 22:31
-
Prediksi Real Madrid vs Real Betis 4 Januari 2026
Liga Spanyol 3 Januari 2026, 22:15
-
Prediksi Fulham vs Liverpool 4 Januari 2026
Liga Inggris 3 Januari 2026, 22:00
-
Prediksi BRI Super League, PSIM Yogyakarta vs Semen Padang 4 Januari 2026
Liga Inggris 3 Januari 2026, 21:35
LATEST EDITORIAL
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40
-
5 Pemain Terbaik Real Madrid di 2025: Mbappe Memimpin
Editorial 31 Desember 2025, 15:58
-
6 Calon Suksesor Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 30 Desember 2025, 13:10
-
6 Pemain yang Bisa Tinggalkan Man United pada Jendela Transfer Januari 2026
Editorial 30 Desember 2025, 12:43

























KOMENTAR