Manchester United Dibantai Como 1-4, Setan Merah Cetak Rekor Buruk di Liga Champions

Manchester United Dibantai Como 1-4, Setan Merah Cetak Rekor Buruk di Liga Champions
Pemain Manchester United, Mason Mount (tengah), bertepuk tangan ke arah suporter usai pertandingan Liga Champions melawan Como, Rabu (21/10/2026). (c) AP Photo/Antonio Calanni

Bola.net - Manchester United menelan kekalahan telak 1-4 dari Como pada matchday ketiga Liga Champions 2026/2027. Hasil ini memperpanjang tren negatif Setan Merah sekaligus membuat mereka mencatat rekor buruk dalam sejarah kompetisi Eropa.

Bermain di Stadio Giuseppe Sinigaglia pada Rabu (21/10/2026) malam WIB, Manchester United kesulitan mengimbangi permainan tim asuhan Cesc Fabregas. Nico Paz menjadi pemain paling menonjol setelah mencetak dua gol dan menyumbang satu assist untuk kemenangan Como.

Como membuka keunggulan pada menit kedua melalui tembakan melengkung Paz yang tidak mampu diantisipasi pertahanan Manchester United. Setelah jeda, tuan rumah kembali mencetak gol melalui Anastasios Douvikas, Paz, dan Jacobo Ramon, sedangkan Joshua Zirkzee hanya mampu memperkecil ketertinggalan.

Kekalahan tersebut memperpanjang catatan tanpa kemenangan Manchester United menjadi tujuh pertandingan di seluruh kompetisi. Mereka juga hanya meraih dua kemenangan dalam 10 pertandingan pertama musim 2026/2027, sehingga tekanan terhadap pelatih Michael Carrick semakin meningkat.

Mau tahu pertandingan apa saja yang akan berlangsung? Simak jadwal lengkapnya di sini.

Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.

1 dari 5 halaman

Manchester United Catat Rekor Buruk di Liga Champions

Pemain Manchester United, Mason Mount, tertunduk lesu dalam pertandingan Liga Champions melawan Como, Rabu (21/10/2026). (c) AP Photo/Antonio Calanni

Pemain Manchester United, Mason Mount, tertunduk lesu dalam pertandingan Liga Champions melawan Como, Rabu (21/10/2026). (c) AP Photo/Antonio Calanni

Dilansir Sports Mole, Manchester United menjadi tim Inggris pertama dalam sejarah yang kebobolan pada dua menit pertama dalam dua pertandingan besar Eropa secara beruntun. Mereka kebobolan pada menit pertama saat menghadapi Atletico Madrid pekan lalu, sebelum kembali kemasukan pada menit kedua ketika melawan Como.

Catatan tersebut menambah buruk hasil yang diraih Manchester United dalam periode terakhir. Mereka tidak hanya gagal mengamankan kemenangan, tetapi juga kesulitan menunjukkan permainan yang mampu mengimbangi lawan.

Como tampil lebih dominan dan mampu memanfaatkan kelemahan pertahanan tim tamu. Sebaliknya, Manchester United kesulitan membangun serangan dan tidak mampu membendung efektivitas permainan tuan rumah.

2 dari 5 halaman

Nico Paz Jadi Bintang Kemenangan Como

Pemain Como, Nico Paz, merayakan gol dalam pertandingan Liga Champions melawan Manchester United, Rabu (21/10/2026). (c) AP Photo/Antonio Calanni

Pemain Como, Nico Paz, merayakan gol dalam pertandingan Liga Champions melawan Manchester United, Rabu (21/10/2026). (c) AP Photo/Antonio Calanni

Nico Paz menjadi sosok penting di balik kemenangan Como atas Manchester United. Pemain asal Argentina tersebut mencetak dua gol dan memberikan satu assist untuk membantu tim asuhan Fabregas meraih kemenangan meyakinkan.

Manchester United sebenarnya memiliki peluang untuk mengubah jalannya pertandingan pada awal laga. Namun, Diogo Dalot gagal memanfaatkan kesempatan emas yang didapatnya, sehingga Como tetap mampu mengendalikan permainan.

Bruno Fernandes juga menjalani pertandingan yang sulit saat ditempatkan sebagai penyerang palsu. Gelandang asal Portugal itu tidak terlihat nyaman dalam peran tersebut dan akhirnya ditarik keluar pada babak kedua.

3 dari 5 halaman

Sejumlah Pemain Manchester United Tampil di Bawah Performa Terbaik

Pemain Manchester United, Bruno Fernandes berebut bola dengan pemain Como Marc-Oliver Kempf dalam pertandingan Liga Champions, Rabu (21/10/2026). (c) AP Photo/Antonio Calanni

Pemain Manchester United, Bruno Fernandes berebut bola dengan pemain Como Marc-Oliver Kempf dalam pertandingan Liga Champions, Rabu (21/10/2026). (c) AP Photo/Antonio Calanni

Matheus Cunha juga kesulitan memberikan kontribusi maksimal pada babak pertama. Penampilannya membuat ia digantikan saat jeda, sementara Youri Tielemans dan Mason Mount turut menjalani malam yang sulit.

Pertahanan Manchester United juga tidak mampu meredam serangan Como secara konsisten. Gol Paz dan Douvikas, disusul sundulan Jacobo Ramon, memperlihatkan kesulitan tim tamu dalam menjaga area pertahanan mereka.

Joshua Zirkzee menjadi satu-satunya pemain Manchester United yang mencetak gol dalam pertandingan tersebut. Namun, gol itu hanya menjadi hiburan karena tidak cukup untuk mengubah hasil akhir kekalahan 1-4.

4 dari 5 halaman

Michael Carrick Terancam Kehilangan Jabatannya

Pelatih Manchester United Michael Carrick saat meninggalkan lapangan usai pertandingan Liga Champions melawan Como, Rabu (21/10/2026). (c) AP Photo/Antonio Calanni

Pelatih Manchester United Michael Carrick saat meninggalkan lapangan usai pertandingan Liga Champions melawan Como, Rabu (21/10/2026). (c) AP Photo/Antonio Calanni

Manchester United selanjutnya akan melanjutkan kiprah di Premier League dengan menjamu Bournemouth di Old Trafford pada Minggu. Namun, belum ada kepastian apakah Michael Carrick masih akan memimpin tim dalam pertandingan tersebut.

Posisi Carrick berada di bawah tekanan serius akibat rangkaian hasil buruk yang dialami Manchester United. Ia bahkan disebut sebagai kandidat terkuat untuk menjadi pelatih Premier League berikutnya yang kehilangan pekerjaan.

Kekalahan dari Como semakin memperbesar sorotan terhadap Carrick dan kondisi timnya. Manchester United kini membutuhkan respons positif agar tren negatif tersebut tidak berlanjut dalam pertandingan berikutnya.

Sumber: Sports Mole

5 dari 5 halaman

Klasemen Liga Champions


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL