
Bola.net - Penyerang Red Bull Salzburg, Hwan Hee Chan, menjadi perbincangan pada matchday kedua fase grup Liga Champions 2019/2020. Sebab, dia mampu membuat report bek tengah Liverpool, Virgil van Dijk.
Salzburg memang kalah dari Liverpool pada laga yang digelar di Anfield. Akan tetapi, klub asal Austria tersebut memberi perlawanan yang sengit. Salzburg kalah dengan skor 4-3 dari Liverpool.
Liverpool sempat berada di atas angin ketika unggul tiga gol lebih dulu. The Reds mencetak gol dari aksi Sadio Mane, Andy Robertson dan Mohamed Salah. Liverpool unggul 3-0 pada menit ke-36.
Salzburg mencetak satu gol sebelum babak pertama usai. Hwan Hee-Chan mencetak gol indah pada menit ke-39. Pemain asal Korea Selatan itu mampu melewati Virgil van Dijk sebelum mencetak gol.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Kata-kata Motivasi Jesse Marsch di Jeda Babak
Salzburg masuk ke ruang ganti dengan kondisi tertinggal 3-1. Kondisi ini membuat pelatih Jesse Marsch tidak puas. Dia memberi motivasi luar biasa di ruang ganti. Jesse Marsch meminta pemain untuk lebih berani berduel.
"Pertama-tama, berapa banyak pelanggaran yang telah kita lakukan? Mungkin dua?. Ini bukan pertandingan persahabatan, ini pertandingan Liga Champions," buka Jesse Marsch dikutip dari kanal YouTube klub.
Jesse Marsch meminta pemain Salzburg untuk bermain lebih keras. Di babak pertama, Takumi Minamino dan kawan-kawan dinilai bermain terlalu lembek. Mereka berada dalam ritme permainan Liverpool.
"Kita harus lebih kejam terhadap Van Dijk, kami bermain dengan terlalu hormat. Terlalu banyak rasa hormat."
"Apakah mereka kuat? Iya. Tetapi itu tidak berarti bahwa kita harus bersikap baik kepada mereka dan tidak berani berduel atau berkelahi. Mereka harus tahu kita ada di sini untuk bersaing, bukan hanya untuk gaya-gayaan," kata Jesse Marsch.
Tidak Bicarakan Taktik
Pada momen jeda pergantian babak tersebut, Jesse Marsch tidak bicara soal taktik. Pelatih berusia 45 tahun tersebut lebih fokus memberikan motivasi. Dia ingin pemain Salzburg bermain dengan kepercayaan diri.
"Kami akan berbicara tentang taktik tetapi ketika kami melangkah ke lapangan dengan lebih percaya diri dan kemauan. Sekarang kita lawan mereka, kita tingkatkan tekad, perjuangan kita."
"Kami telah melihat bahwa mereka kuat tetapi kami dapat melakukan lebih baik dan memiliki kehidupan ke dalam permainan. Percaya diri, bermain dengan fisik, hanya itu saja," tegas Jesse Marsch.
Meskipun kalah dari Liverpool, akhirnya performa Salzburg menuai banyak pujian. Sebab, mencetak tiga gol ke gawang Liverpool saat bermain di Anfield bukan perkara yang mudah.
Sumber: YouTube
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
3 Penyebab Bayern Munchen Mampu Hancurkan Tottenham
Editorial 4 Oktober 2019, 16:15
-
Merasa Kuat, Liverpool Dituding Mudah Berpuas Diri
Liga Champions 4 Oktober 2019, 15:00
-
Akhirnya Main Bareng Joe Gomez Lagi, Begini Reaksi Virgil van Dijk
Liga Champions 4 Oktober 2019, 12:00
-
'Mantra Ajaib' Jesse Marsch di Balik Sukses Salzburg Repotkan Virgil van Dijk
Liga Champions 4 Oktober 2019, 10:56
LATEST UPDATE
-
Legenda Thailand Dukung Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 16:36
-
Live Streaming Barcelona vs Alaves: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 15:21
-
Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:16
-
Live Streaming Udinese vs Roma: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:11
-
Live Streaming Man City vs Brighton: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:06
-
Live Streaming Chelsea vs Man Utd: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:01
-
Klasemen MotoGP 2026 Usai Sprint Race Malaysia: Marc Marquez Makin Kokoh di Puncak
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:43
-
Hasil Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pedro Acosta Menang, Marc Marquez Posisi ke-2
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:34
-
Prediksi Juventus vs Napoli 2 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 14:16
-
Prediksi Liverpool vs Arsenal 1 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 13:08
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



















KOMENTAR