Bola.net - - Pelatih kawakan Italia, Marcelo Lippi, melihat Juventus pada musim ini dengan cara pandang yang berbeda. Pada musim 2018/19, Lippi menilai Juventus sebagai tim favorit juara di Liga Champions.
Juventus sejauh ini menjalani setiap laga dengan hasil yang bagus. Juve belum pernah kalah. Satu-satunya hasil buruk yang diraih pasukan Massimiliano Allegri adalah ketika ditahan imbang oleh Genoa dengan skor 1-1.
Selebihnya, Juventus selalu menang pada musim 2018/19, baik di Serie A maupun di Liga Champions. Real Madrid pun kini ada di puncak klasemen Serie A hingga giornata ke-10 dan puncak klasemen grup Grup H Liga Champions pada matchday ketiga.
Melihat hasil yang sudah diraih oleh Juventus tersebut, Lippi yakin mereka bisa melangkah lebih jauh. Pelatih 70 tahun bahkan menilai jika Juventus kini adalah favorit menjadi juara di ajang Liga Champions.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Sejajar dengan Barcelona
Menurut pengakuan Marcelo Lippi, pada musim-musim sebelumnya, dia tidak melihat Juventus sebagai favorit juara Liga Champions. Namun, berbeda dengan pada musim 2018/19 ini. Peluang Juventus sama besarnya dengan peluang juara Barcelona.
"Saya rasa Juventus punya peluang yang sama besarnya dengan Bayern Munchen, Barcelona, Liverpool dan PSG. Saya terbiasa melihat Juventus selangkah di belakang, tapi sekarang mereka ada di level yang sama," buka Lippi pada TMW.
"Di Serie A, hanya Napoli dan Inter Milan yang bisa membuat Juventus dalam masalah, tapi pada akhirnya mereka tidak akan mencegah Juventus untuk terus meraih gelar scudetto lainnya," sambung pelatih Juventus pada era 1994 hingga 1999 dan 2001 sampai 2004 tersebut.
Ronaldo Adalah Hadiah
Marcelo Lippi juga memberikan pujian pada kinerja para direksi Juventus di bursa transfer. Dia mengacungi jempol atas sukses Juventus mendatangkan Cristiano Ronaldo. Lippi menilai Ronaldo sebagai hadiah bagi Juventus.
Tapa Ronaldo, menurut Lippi, Juventus sudah berada di level yang tinggi. Tapi, Ronaldo membuatnya menjadi lebih tinggi. "Cristiano Ronaldo adalah bonus tambahan bagi Juventus. Tapi, secara umum mereka memang sudah berada di level atas," tandas Lippi.
Berita Video
Akhir kisah manis Vichai Srivaddhanaprabha bersama Leicester City. Taipan asal Thailand tersebut meninggal dunia dalam kecelakaan helikopter di dekat King Power Stadium, markas Leicester City. Banyak kenangan manis yang Vichai berikan selama menjadi bos Leicester.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Juventus Mulai Dekati James Rodriguez
Liga Italia 30 Oktober 2018, 19:31
-
Joao Cancelo: Cristiano Ronaldo Buat Juventus Makin Berbahaya
Liga Italia 30 Oktober 2018, 17:00
-
Tikung MU, Juventus Juga kejar Nikola Milenkovic
Liga Italia 30 Oktober 2018, 16:00
-
Juventus Seriusi Perburuan Federico Chiesa
Liga Italia 30 Oktober 2018, 15:40
-
Marcello Lippi: Juventus Kini Favorit di Liga Champions
Liga Champions 30 Oktober 2018, 12:48
LATEST UPDATE
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
Piala Dunia 30 Oktober 2026, 22:20
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Madura United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:10
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:05
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18





















KOMENTAR