
Bola.net - Liga Champions segera tiba. Ada beberapa duel menarik yang sudah ditunggu-tunggu, salah satunya saat Barcelona menjamu Napoli di Camp Nou pada leg kedua 16 besar nanti.
Pertandingan ini diyakini bakal memberikan kejutan. Barca menyambut Napoli dengan modal kemenangan 1-1 di leg pertama, seharusnya mereka hanya perlu berusaha tidak kebobolan.
Masalahnya, Barca punya kebiasaan buruk di Liga Champions. Dalam dua musim terakhir, mereka dengan mudahnya membuang keunggulan di leg pertama, bahkan keunggulan sebesar tiga gol.
Mereka melakukannya saat digulingkan AS Roma, menang 4-1 di leg pertama, kemudian takluk 0-3 saat menyambangi Roma. Juga saat dihajar Liverpool, menang 3-0 di leg pertama, lalu merana 0-4 di Anfield.
Sebab itu, meski Napoli tak sekuat Liverpool, ada kemungkinan mereka meniru kejutan Roma. Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Kondisi kedua tim
Saat ini kondisi kedua tim tidak benar-benar baik. Barca masih dibayangi kegagalan di La Liga, Lionel Messi pun berulang kali mengatakan bahwa mereka harus berubah jika ingin menjaga peluang menjuarai Liga Champions.
Di sisi lain, ada Napoli yang terseok-seok di Serie A. Pasukan Gennaro Gattuso ini menyuguhkan performa buruk beberapa bulan terakhir, dan akhirnya hanya bisa finis di peringkat ke-7 klasemen akhir.
Duel leg pertama di kandang Napoli lalu berakhir imbang, hasil yang menguntungkan Barca. Artinya, Barca hanya perlu berusaha tidak kebobolan di leg kedua nanti.
Masalahnya, skor 1-1 di leg pertama bukanlah keunggulan besar. Jika keunggulan tiga gol saja bisa dibalikkan, jelas bahwa keunggulan agresivitas gol tandang tidaklah aman.
Titik lemah Barca
Barca bakal memasuki pertandingan ini dengan kewaspadaan lebih, mereka bakal teringat kekalahan dari Roma dan Liverpool dalam dua tahun terakhir. Di titik inilah Napoli bisa menghantam Barca.
Sejak musim lalu, skuad Barca diyakini menghadapi mental block yang tidak disadari saat bermain di Liga Champions. Barca memasuki laga dengan rasa takut, seolah-olah sudah kalah sebelum bertanding.
Inilah yang bisa dimanfaatkan Napoli, tentu jika mereka bisa bermain percaya diri. Terlebih, Napoli bisa bermain sebagai tim, bukan seperti Barca yang lebih banyak bergantung pada Lionel Messi.
Sumber: Berbagai sumber
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Masih Ada Messi, Barcelona Punya Peluang Jadi Juara Liga Champions
Liga Champions 4 Agustus 2020, 22:29
-
Jadwal Lengkap Siaran Langsung Liga Champions di SCTV
Liga Champions 4 Agustus 2020, 20:39
-
Man City vs Real Madrid: Zinedine Zidane Belum Pernah Gagal di Fase Gugur
Liga Champions 4 Agustus 2020, 13:00
LATEST UPDATE
-
David Alaba Tinggalkan Real Madrid Akhir Musim Ini
Liga Spanyol 23 Mei 2026, 11:40
-
Pep Guardiola Ungkap Rencana Setelah Tinggalkan Manchester City
Liga Inggris 23 Mei 2026, 10:27
-
Arne Slot Tanggapi Kritik Mohamed Salah soal Gaya Bermain Liverpool
Liga Inggris 23 Mei 2026, 09:27
-
Jadwal BRI Super League di Indosiar Hari Ini, Sabtu 23 Mei 2026
Bola Indonesia 23 Mei 2026, 08:55
-
Prediksi Crystal Palace vs Arsenal 24 Mei 2026
Liga Inggris 23 Mei 2026, 08:07
-
Peringatan Bojan Hodak: Persib Bandung Belum Juara!
Bola Indonesia 23 Mei 2026, 08:00
-
Prediksi Brighton vs Man Utd 24 Mei 2026
Liga Inggris 23 Mei 2026, 07:40
-
Prediksi Bologna vs Inter 23 Mei 2026
Liga Italia 23 Mei 2026, 07:30
-
Prediksi Final DFB Pokal: Bayern vs Vfb Stuttgart 24 Mei 2026
Bundesliga 23 Mei 2026, 07:19
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25























KOMENTAR