
Bola.net - Gelandang Inter Milan, Henrikh Mkhitaryan membantah klaim Bayern Munchen yang menyebut Nerazzurri merayakan kemenangan 2-1 di leg pertama perempat final Liga Champions secara berlebihan. Gelandang asal Armenia itu menegaskan timnya hanya menunjukkan kebahagiaan normal dan kini fokus penuh pada leg kedua di San Siro.
Mkhitaryan mengakui musim ini termasuk yang paling melelahkan dalam kariernya. Namun, kesempatan meraih treble menjadi motivasi besar bagi Nerazzurri untuk terus berjuang.
"Kami tahu apa yang kami lakukan, kami hanya bahagia, tidak ada perayaan berlebihan," tegas Mkhitaryan. Ia juga menegaskan bahwa Inter tidak terpengaruh oleh komentar dari luar dan tetap fokus pada tujuan tim.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Fokus pada Laga, Bukan Komentar Luar

Mkhitaryan menegaskan bahwa Inter tidak memikirkan hasil leg pertama dan menganggap laga di San Siro dimulai dari skor 0-0. Ia menyadari kekuatan Bayern tapi yakin timnya mampu memberikan yang terbaik di depan pendukung sendiri.
"Kami tidak memikirkan hasil di Munich, itu sudah seminggu lalu. Besok (Kamis dini hari-red) dimulai dari 0-0, dan kedua tim punya kesempatan menang," ujar Mkhitaryan dalam konferensi pers.
"Kami akan fokus pada cara kami bermain, bukan bagaimana Bayern bermain. Kami di kandang dan ingin memberikan yang terbaik. Kami tahu Bayern datang untuk menang—tapi kami juga begitu," tambahnya.
Dukungan untuk Inzaghi dan Target Tim
Mkhitaryan memuji kerja keras Simone Inzaghi yang membangun tim ini selama empat tahun terakhir. Ia menegaskan komitmen pemain untuk mendukung pelatih dengan meraih semua target yang ada.
"Pelatih membangun tim ini selama empat tahun, saya di sini tiga tahun, dan yang dilakukan Inzaghi sangat penting untuk klub. Kami ingin mendukungnya dengan mengejar target kami," kata Mkhitaryan.
"Besok kami akan lakukan segalanya untuk menang dan melaju sejauh mungkin. Pada akhirnya, kita lihat apakah kami bisa sampai ke final atau tidak," lanjutnya.
Tanggapan Soal Istilah "Unplayable Inter"
Mkhitaryan menjelaskan bahwa istilah "Unplayable Inter" yang sempat viral adalah opininya dua bulan lalu, bukan terkait laga melawan Bayern. Ia tetap percaya timnya sangat kuat dan bisa bersaing di tiga kompetisi.
"Saya tidak mengatakan itu setelah laga Bayern—itu dua bulan lalu atau lebih. Saya bilang sesuatu dan itu jadi headline, tapi tidak masalah: itu opini saya saat itu," jelas Mkhitaryan.
"Saya masih percaya kami tim yang sangat kuat, dan itulah mengapa kami masih bertarung di tiga kompetisi. Kami ingin melaju sejauh mungkin," tegasnya.
Tak Peduli Komentar Negatif
Mkhitaryan mengabaikan komentar Vincent Kompany dan Harry Kane yang menyebut Inter over-celebrate. Ia menegaskan timnya hanya fokus pada permainan dan tidak terdistraksi oleh opini luar.
"Setiap orang bebas berkata apa pun. Kami tahu apa yang kami lakukan, kami hanya bahagia—tidak ada perayaan berlebihan," kata Mkhitaryan.
"Banyak orang yang bicara di luar lapangan, di luar klub, dan kami berusaha tidak mendengarnya. Begitulah sepak bola bekerja," pungkasnya.
Laga sengit Inter vs Bayern Munich akan menjadi ujian mental bagi kedua tim. Dengan kesiapan maksimal, bisakah Nerazzurri memastikan tiket semifinal? Ikuti terus berita terbarunya di Bola.net!.
Jangan Sampai Ketinggalan ini Bolaneters!
- Ini Saran Pelatih Legendaris Italia Bila Inter Milan Mau Lolos Semifinal Liga Champions
- Fakta Menarik Inter Milan: Tim Paling Efisien di 8 Besar Liga Champions
- 5 Kemenangan Tak Terlupakan Klub Bundesliga atas Inter Milan di Kompetisi Eropa
- Jangan Remehkan Bayern! 5 Alasan Mereka Bisa Singkirkan Inter Milan dari Liga Champions
- Jadwal Siaran Langsung Inter Milan vs Bayern Munchen di SCTV Malam Ini, Kamis 17 April 2025
- Starting XI Inter Milan Saat Kalahkan Bayern Munchen di Final Liga Champions 2010, di Mana Mereka Sekarang?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Cara Nonton Live Streaming Real Madrid vs Arsenal Pakai HP
Liga Champions 16 April 2025, 23:23
-
Link Live Streaming Inter Milan vs Bayern Munchen - Liga Champions/UCL
Liga Champions 16 April 2025, 23:00
-
Link Live Streaming Real Madrid vs Arsenal - Liga Champions/UCL
Liga Champions 16 April 2025, 23:00
LATEST UPDATE
-
Prediksi Liverpool vs Arsenal 1 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 13:08
-
Prediksi Racing Santander vs Madrid 1 November 2026
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 12:03
-
Prediksi Lazio vs Cagliari 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:23
-
Prediksi Como vs Venezia 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:16
-
Hasil Kualifikasi MotoGP Malaysia 2026: Alex Marquez Pole, Marc Marquez Kedua
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:47
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:32
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 10:30
-
RESMI: Jorge Martin Mundur dari MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:27
-
Live Streaming Dewa United vs Persija Jakarta: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:25
-
Live Streaming Arema FC vs Bali United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:21
-
Live Streaming Persik vs Persita: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:16
-
Live Streaming PSM Makssar vs Madura United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:12
-
AC Milan vs Inter Milan: 10 Fakta Menarik Jelang Derby della Madonnina
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:50
-
Chelsea Bisa Percepat Pemecatan Michael Carrick di Man Utd
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:36
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
























KOMENTAR