
Bola.net - Lionel Messi punya segudang trik untuk melewati pemain belakang lawan. Jika tidak percaya, silahkan tanya pada bek Bayern Munchen, Jerome Boateng, atas momen yang terjadi pada 6 Mei 2015 yang lalu.
Pada musim tersebut, Lionel Messi tengah berada dalam performa yang bagus. Di La Liga, Lionel Messi mampu mencetak 43 gol pada musim 2014/2015. Jumlah golnya lebih banyak dari jumlah bermain, 38.
Lionel Messi juga tampil garang di Liga Champions. Bukan hanya sukses membawa Barcelona menjadi juara Liga Champions 2014/2015, La Pulga juga tampil gemilang secara individu dengan mencetak 10 gol dari 13 laga yang dimainkan.
Salah satu aksi gemilang Lionel Messi di Liga Champions terjadi saat berjumpa Bayern Munchen. La Pulga mencetak dua gol, di mana salah satu golnya membuat Jerome Boateng 'patah pinggul' dan menertawakan dirinya sendiri.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Camp Nou, 6 Mei 2015
Barcelona dan Bayern Munchen bersua di leg pertama semifinal Liga Champions musim 2014/2015, 6 Mei 2015 di Camp Nou. Barcelona tampil begitu perkasa dan mengalahkan Die Roten dengan skor 3-0.
Barcelona sempat kesulitan di babak pertama, di mana mereka tidak mampu mencetak gol. Namun, Pep Guardiola membuat perubahan di babak kedua. Los Cules tampil lebih menekan dan membuka keunggulan pada menit ke-77 lewat sepakan Lionel Messi dari luar kotak penalti.
Lionel Messi lalu menambah gol Barcelona pada menit ke-80.
Perlawanan Bayern berakhir sia-sia usai kebobolan gol ketiga pada menit ke 90+4. Lionel Messi kembali punya peran. Pemain asal Argentina tersebut memberi assist untuk Neymar. Barcelona menang dengan skor 3-0 atas Bayern.
Susunan Pemain
Barcelona (4-3-3): ter Stegen; Dani Alves, Pique, Mascherano (Bartra 89'), Jordi Alba; Rakitic (Xavi 82'), Busquets, Iniesta (Rafinha 87'); Messi, Suarez, Neymar.
Bayern Munich (4-4-2): Neuer; Rafinha, Benatia, Boateng, Bernat; Lahm, Schweinsteiger, Alonso, Thiago; Lewandowski, Muller (Gotze 79').
Statistik Pertandingan Barcelona - Bayern Munchen:
- Penguasaan bola: 45% - 55%
- Shots (on goal): 15 (8) - 8 (0)
- Corner: 2 - 3
- Pelanggaran: 15 - 14
- Offside: 3 - 2
- Kartu kuning: 3 - 3
- Kartu merah: 0 - 0.
Jerome Boateng 'Patah Pinggul'
Gol kedua Lionel Messi mendapatkan sorotan tajam. Sebab, La Pulga menunjukkan kepada dunia skill mumpuni yang dimiliki. Pemain didikan La Masia tersebut membuat bek terbaik Jerman kala itu, Jerome Boateng, 'patah pinggul' dan tersungkur.
Barcelona melakukan build-up dari pemain bertahan. Bola kemudian disodorkan kepada Sergio Busquets. Melihat Ivan Raktic pada posisi yang bagus, Busquets melanjutkan bola untuk pemain asal Kroasia tersebut.
Ratitic kemudian melepas unpan kepada Lionel Messi, yang berada di antara Philipp Lahm dan Jerome Boateng. Messi kemudian melakukan gerakan khas-nya saat berhadapan dengan Boateng.
Cepat dan gesit. Lionel Messi membuat Jerome Boateng tidak mampu membaca pergerakannya. Boateng lantas tersungkur. Lionel Messi tinggal berhadapan dengan Manuel Neuer dan dengan sempurna menceploskan bola ke gawang Bayern Munchen.
Simak videonya di bawah ini:
Throwback to when Lionel Messi humiliated Jerome Boateng to score THAT goal against Bayern Munich 😱pic.twitter.com/WoxBhJqeTM
— Kawowo Sports (@kawowosports) April 22, 2020
Jerome Boateng Hanya Bisa Tertawakan Dirinya
Jerome Boateng tidak ingin banyak berkilah terkait insiden memalukan tersebut. Mantan pemain Manchester City mengakui jika dirinya kalah dari Lionel Messi. Tidak ada alasan, dia hanya menertawaran dirinya sendiri.
"Insiden jatuh itu tak benar-benar mempengaruhi saya. Saya tertawa pada diri saya sendiri. Saat anda jatuh atau terpeleset dalam sebuah situasi dan seseorang mencetak gol, itu adalah hal wajar," ujarnya.
Messi= Salida hasta 500 metros.
— Gonzalo Conte (@GonzaConte) April 27, 2020
Boateng= nosotros tratando de disfrutar del beneficio. pic.twitter.com/O5pDFGrgmK
"Hal-hal semacam ini bisa terjadi, terjadi pada saya, terjadi pada pemain lain. Saya tak peduli tentang hal ini. Bagi saya, dia adalah pemain terbaik di dunia. Itulah sepakbola, terkadang anda terlihat buruk atau sesuatu bisa terjadi," tandasnya.
Mustahil Hentikan Lionel Messi

Bayern Munchen sempat Barcelona hingga menit ke-76, sebelum Lionel Messi menunjukkan aksi magisnya yang berujung gol pertama. Menurut Jerome Boateng, mustahil bagi Bayern untuk menghentikan pemain seperti Lionel Messi.
"Barcelona lebih unggul dari permainan tapi kami bisa menandingi mereka selama 70 menit," kata Boateng kepada situs DFB.de.
"Kami membuat kesalahan dan kebobolan gol yang tidak perlu dan itu seharusnya tidak boleh terjadi. Namun, kami tidak bisa menjaga Lionel Messi selama 90 menit. Anda tidak bisa mengawasi individu berkualitas seperti dia," ucap Jerome Boateng.
Lalu, Bagaimana Komentar Lionel Messi?

Lionel Messi menjelaskan seperti apa situasi yang terjadi antara dia dengan Jerome Boateng. Lionel Messi mencoba menggerakkan bola dengan cepat, sebelum melakukan finishing yang sempurna dengan melepas bola chip untuk menaklukkan Manuel Neuer.
"Saya mengubah arah dribble saya dengan cepat, hal tersebut berjalan dengan baik dan sempurna. Saya memilih untuk bergerak ke arah kanan, karena saya kira ia akan bergerak ke kiri," jelas Messi menurut laporan Canal Plus.
Boateng bukan satu-satunya pemain belakang yang pernah menjadi korban Lionel Messi. Namun, momen tersebut menjadi salah satu gocekan ikonik yang dilakukan Lionel Messi.
Sumber: Berbagai sumber
Baca Ini Juga:
- Gol Perdana Christian Vieri, Gol ke-1000 Italia
- Kisah Satu-satunya Insiden MotoGP yang Bikin Marc Marquez Takut
- Sepasang Tendangan Bebas Spesial Andrea Pirlo untuk Italia
- Tragedi Munich: Mengenang Momen Terkelam MU dan Aksi Heroik Harry Gregg
- Hari Ini 18 Tahun yang Lalu: Kala Inter Merana dan Juventus Bersorak di 5 Mei 2002
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Arturo Vidal Tunggu Pinangan Inter Milan
Liga Italia 5 Mei 2020, 19:00
-
Barcelona, MU, dan City Kemungkinan Besar Gagal Dapatkan Tonali
Liga Italia 5 Mei 2020, 18:51
-
Samuel Umtiti Batal Tinggalkan Barcelona?
Liga Inggris 5 Mei 2020, 18:20
LATEST UPDATE
-
Hormati Matheus Cunha, Marcus Rashford Tak Minta Nomor 10 di MU
Liga Inggris 20 Agustus 2026, 13:33
-
Yan Diomande Bisa Bikin Florentino Perez Lupakan Michael Olise
Liga Spanyol 20 Agustus 2026, 13:08
-
Jorge Mendes Gagas Barter Rafael Leao dengan Ruben Dias
Liga Italia 20 Agustus 2026, 13:03
-
Nasib Apes Federico Gatti, Cedera Usai Ditekel Fan Sendiri
Liga Italia 20 Agustus 2026, 12:33
-
Jose Mourinho Siapkan Arda Guler Jadi Penerus Luka Modric
Liga Spanyol 20 Agustus 2026, 12:06
-
Daftar dan Nomor Punggung Pemain Chelsea 2026/2027
Liga Inggris 20 Agustus 2026, 12:03
-
Bernardo Silva Akhirnya Merasakan Sendiri Besarnya Identitas Real Madrid
Liga Spanyol 20 Agustus 2026, 11:11
-
Juventus Dipaksa Mengubur Asa Datangkan Bruno Fernandes dari Manchester United
Liga Italia 20 Agustus 2026, 10:18
-
Gambaran Awal Skuad AC Milan untuk Liga Europa 2026-27
Liga Eropa UEFA 20 Agustus 2026, 10:12
-
Diego Moreira Kini Resmi Berseragam AC Milan
Liga Italia 20 Agustus 2026, 10:02
-
Fleksibilitas Ezri Konsa Akan Sangat Berguna Bagi Arsenal
Liga Inggris 20 Agustus 2026, 09:50
-
Myles Lewis-Skelly dan Kenyataan Pahit di Arsenal
Liga Inggris 20 Agustus 2026, 09:18
-
Formasi Pertahanan Ideal Real Madrid untuk Awal Musim 2026-27
Liga Spanyol 20 Agustus 2026, 09:12
-
Ambisi Besar Barcelona: Lanjutkan Dominasi Domestik dan Taklukkan Eropa
Liga Spanyol 20 Agustus 2026, 08:56
-
Manchester United dan Fondasi yang Lebih Kuat untuk Melanjutkan Kebangkitan
Liga Inggris 20 Agustus 2026, 08:21
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59

























KOMENTAR