
Bola.net - - Kekalahan Manchester United atas pada leg kedua 16 besar Liga Champions dengan skor 1-2 (0-0), Rabu (14/3) dini hari WIB membuat banyak pihak dan pendukung MU yang mengkritik taktik pilihan sang pelatih, Jose Mourinho. MU yang dikenal sebagai tim defensif dewasa ini dianggap kembali memainkan gaya tersebut pada laga maha penting ini.
Kendati demikian, Mourinho justru membela diri dengan mengatakan bahwa mereka sama sekali tidak bermain defensif. Hal itu dapat dilihat dari pilihan formasinya yang memasang tiga penyerang disokong oleh dua gelandang kuat.
"Kami bermain dengan banyak penyerang, kami membebaskan Lingard dan Fellaini untuk menyerang di area favorit mereka dan mereka melakukan itu, mereka menciptakan banyak peluang," jelas Mou di laman resmi UEFA.
Pada laga tersebut, Mou memang merancang susunan pemain yang agresif dalam menyerang dengan memasang Romelu Lukaku di ujung tombak penyerangan yang disokong dengan trio Rashford-Sanchez-Lingard yang merupakan pemain gesit.
"Kami bermain dengan tiga penyerang, saya rasa kami sama sekali tidak defensif."
Namun demikian, Mou dinilai harus kembali memikirkan pilihan taktiknya tersebut. Sebab, pada laga tersebut para pemain MU memang kerap kali terlihat kebingungan saat memulai serangan. Hal ini diduga disebabkan oleh hilangnya pemain kreatif pengatur serangan seperti Juan Mata dan Paul Pogba yang baru masuk di babak kedua pada pertandingan itu.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
EDF Bela Penampilan Minor Cengiz Under
Liga Champions 14 Maret 2018, 22:08
-
Akui Kualitas Liga Europa Meningkat, Tapi Wenger Tetap Ingin Main di UCL
Liga Champions 14 Maret 2018, 21:47
-
Montella Bawa Sevilla Ukir Sejarah di Liga Champions
Liga Champions 14 Maret 2018, 20:36
-
Ben Yedder Jadi Pemain Prancis Ketiga Paling Subur
Liga Champions 14 Maret 2018, 20:02
-
Gol Bersejarah untuk Dzeko dan AS Roma
Liga Champions 14 Maret 2018, 19:39
LATEST UPDATE
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Swiss vs Kolombia 8 Juli 2026
Piala Dunia 6 Juli 2026, 20:57
-
Berikan Saja Bolanya ke Erling Haaland
Piala Dunia 6 Juli 2026, 20:38
-
Emtek Group Siarkan Seluruh Pertandingan Piala Presiden 2026
Bola Indonesia 6 Juli 2026, 20:04
-
Alfeandra Dewangga Terima Sambutan Hangat dari Skuad Arema FC
Bola Indonesia 6 Juli 2026, 19:51
-
Swiss Berdiri di Ambang Sejarah dan Yakin Bisa Melampauinya
Piala Dunia 6 Juli 2026, 19:36
-
Jude Bellingham, Magis 98 Detik, dan Sebuah Kemenangan Epik
Piala Dunia 6 Juli 2026, 19:30
-
Carlos Queiroz Akhiri Kiprah Sebagai Pelatih Ghana
Piala Dunia 6 Juli 2026, 19:21
-
Christian Pulisic, Kepemimpinannya Melampaui Statistik
Piala Dunia 6 Juli 2026, 19:06
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR