
Bola.net - Inggris berhasil mengamankan tiket ke perempat final Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Meksiko dengan skor 3-2 di Estadio Azteca. Laga babak 16 besar itu berlangsung penuh ketegangan sejak sebelum sepak mula hingga peluit panjang dibunyikan.
Pertandingan menghadirkan banyak peristiwa yang membuat ritme laga terus berubah. Cuaca buruk, kartu merah, penalti, hingga perjuangan bertahan dengan 10 pemain menjadi bagian dari kisah besar kemenangan The Three Lions.
Kini, Inggris akan menghadapi Norwegia yang lebih dulu membuat kejutan dengan menumbangkan Brasil. Bekal kepercayaan diri tentu meningkat setelah pasukan Thomas Tuchel mampu melewati salah satu pertandingan paling emosional sepanjang turnamen.
Badai Petir Menunda Awal Pertandingan
Drama sudah muncul bahkan sebelum pertandingan dimulai. Badai petir di sekitar Stadion Azteca memaksa panitia menunda kick-off selama satu jam sesuai protokol keselamatan turnamen.
Awalnya, pertandingan dijadwalkan berlangsung pukul 18.00 waktu setempat, tetapi baru dimulai pukul 19.00. Penonton juga sempat dilarang memasuki stadion karena hujan lebat, petir, dan guntur yang melanda Mexico City.
Jude Bellingham Mengubah Jalannya Laga
Setelah mampu meredam tekanan tuan rumah pada setengah jam pertama, Inggris mulai menemukan permainan terbaiknya. Jude Bellingham kemudian menjadi pembeda melalui dua gol dalam waktu kurang dari dua menit.
Gol pertama lahir lewat sundulan memanfaatkan umpan Bukayo Saka pada menit ke-36. Tak lama berselang, Harry Kane memberikan bola kepada gelandang Real Madrid itu untuk dikonversi menjadi gol kedua.
Meksiko Bangkit Menjelang Turun Minum
Keunggulan dua gol ternyata belum membuat pertandingan tenang bagi Inggris. Julian Quinones memperkecil ketertinggalan setelah lini belakang Inggris gagal mengamankan situasi bola mati.
Meksiko terus menggempur hingga akhir babak pertama. Jordan Pickford membuat penyelamatan penting, sementara Bellingham melakukan sapuan krusial untuk menggagalkan peluang Cesar Montes tepat di depan gawang.
Kartu Merah Quansah Mengubah Arah
Awal babak kedua kembali menghadirkan kejutan. Jarell Quansah menerima kartu merah langsung setelah tayangan ulang VAR memperlihatkan tekel kerasnya mengenai kaki Jesus Gallardo.
Wasit Alireza Faghani semula membiarkan permainan berlanjut sebelum meninjau monitor di tepi lapangan. Keputusan itu membuat Inggris harus melanjutkan pertandingan dengan 10 pemain sejak menit ke-54.
Penalti Harry Kane Menghidupkan Harapan
Meski kehilangan satu pemain, Inggris tidak kehilangan keberanian menyerang. Anthony Gordon memaksa Raul Rangel melakukan pelanggaran di kotak penalti sehingga wasit menunjuk titik putih.
Harry Kane menjalankan tugasnya dengan tenang. Tendangan kapten Inggris itu mengarah ke sudut gawang dan membawa timnya kembali unggul dua gol dengan skor 3-1.
Penalti Meksiko dan Tekanan Tanpa Henti
Meksiko kembali memperkecil skor setelah VAR memberikan penalti akibat pelanggaran Kane terhadap Brian Gutierrez. Raul Jimenez berhasil mengecoh Pickford untuk mengubah kedudukan menjadi 3-2.
Sisa pertandingan berlangsung sangat menegangkan. Pickford tampil gemilang, para pemain belakang rela mengorbankan tubuh mereka untuk memblok tembakan, dan Inggris akhirnya mempertahankan keunggulan hingga peluit akhir.
Selebrasi Berujung Masalah
Drama ternyata belum selesai setelah pertandingan usai. Kane kehilangan suara akibat berteriak terlalu keras saat merayakan kemenangan sehingga kesulitan memberikan wawancara.
Di sisi lain, Jordan Henderson mengalami cedera ketika terjatuh melewati papan iklan saat selebrasi. Sang gelandang akhirnya tetap berada di Mexico City bersama tim medis karena kondisinya dikhawatirkan membuat perjalanan di Piala Dunia 2026 berakhir lebih cepat.
Sumber: The Independent
TAG TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Swiss vs Kolombia 8 Juli 2026
Piala Dunia 6 Juli 2026, 20:57
-
Berikan Saja Bolanya ke Erling Haaland
Piala Dunia 6 Juli 2026, 20:38
-
Emtek Group Siarkan Seluruh Pertandingan Piala Presiden 2026
Bola Indonesia 6 Juli 2026, 20:04
-
Alfeandra Dewangga Terima Sambutan Hangat dari Skuad Arema FC
Bola Indonesia 6 Juli 2026, 19:51
-
Swiss Berdiri di Ambang Sejarah dan Yakin Bisa Melampauinya
Piala Dunia 6 Juli 2026, 19:36
-
Jude Bellingham, Magis 98 Detik, dan Sebuah Kemenangan Epik
Piala Dunia 6 Juli 2026, 19:30
-
Carlos Queiroz Akhiri Kiprah Sebagai Pelatih Ghana
Piala Dunia 6 Juli 2026, 19:21
-
Christian Pulisic, Kepemimpinannya Melampaui Statistik
Piala Dunia 6 Juli 2026, 19:06
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
























KOMENTAR