
Bola.net - Penyerang Liverpool Diogo Jota berpesan pada rekan-rekannya agar jangan memikirkan hasil positif mereka di Estadio Do Dragao di musim-musim sebelumnya karena hal itu justru bisa membuat mereka kesulitan menghadapi Porto.
Liverpool musim 2021-22 ini diundi masuk Grup B Liga Champions. Banyak yang berkata bahwa ini adalah Grup Neraka.
Di grup ini, Liverpool kembali bersua dengan Porto. The Reds sendiri punya rekor pertemuan yang apik dengan klub tersebut.
Liverpool dan Porto sudah bersua delapan kali. Hasilnya, The Reds menang lima kali.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Pesan Jota untuk Liverpool
Pada dua lawatan terakhirnya ke Estadio Do Dragao, Liverpool menang dengan skor yang cukup telak lawan Porto. The Reds menang 1-4 pada musim 2018/2019 dan 0-5 pada musim 2017/2018.
Meski punya rekor positif di markas lawan, Diogo Jota meminta rekan-rekannya agar tak merasa jemawa. Sebab jika tidak, mereka bisa mendapat hasil yang tidak diinginkan.
"Sulit untuk mengatakannya," jawab Jota ketika ditanya apakan Porto akan terluka oleh dua hasil tersebut pada situs resmi Liverpool.
"Saya pikir saya, bukan hanya saya, tetapi saya mengikuti Porto dengan jelas dan saya tahu hasil itu tidak bagus untuk Porto dan mereka tidak menunjukkan perbedaan nyata antara tim. Terutama bermain di Dragao tidak pernah mudah bagi tim tandang, jadi saya tahu jika kami membiarkan diri kami pergi ke sana memikirkan hasil-hasil itu, kami akan kesulitan," tegasnya.
Prediksi Taktik Porto
Diogo Jota kemudian ditanya kira-kira taktik seperti apa yang akan dimainkan oleh Porto saat mereka nanti bersua dengan Liverpool. Tentu saja ia mengaku tak tahu pasti seperti apa rencana permainan pelatih The Dragons tersebut yakni Sergio Conceicao.
Namun ia memprediksi taktik mereka tak akan jauh dari yang diperlihatkan saat bersua dengan Chelsea di Liga Champions musim lalu. Saat itu keduanya bersua di babak perempat final dan The Blues hanya bisa lolos dengan agregat 2-1 saja.
"Saya akan mengatakan itu akan lebih dekat dengan tim yang main melawan Chelsea [di Liga Champions musim lalu]. Jelas tujuan Porto dalam pertandingan di mana mereka kalah dari Liverpool, mereka bermaksud memberikan pertandingan yang sulit, tetapi itulah sepak bola," tuturnya.
"Terkadang kami tidak bisa memaksakan rencana permainan kami, terkadang kami bisa melakukannya. Tapi saya yakin itu akan menjadi pertandingan yang sulit besok," tandas Jota.
Bagi Diogo Jota, laga lawan Porto ini akan jadi laga yang cukup emosional. Sebelum memperkuat Liverpool, ia pernah memperkuat raksasa Portugal tersebut pada musim 2016-17 dengan status pinjaman dari Atletico Madrid.
(Liverpoolfc.com)
Berita Liverpool Lainnya:
- Pujian Henderson untuk Salah yang Cetak 100 Gol di Liverpool: Luar Biasa! Fenomenal!
- Liverpool Siapkan Dana Segar untuk Angkut Asensio dari Madrid
- Man City Ganggu Liverpool Dalam Perburuan Gelandang Leipzig
- Pujian Setinggi Langit Jurgen Klopp Buat Mo Salah yang Sudah Mencetak 100 Gol
- 5 Pelajaran dari Laga Brentford vs Liverpool: Bek The Reds Linglung, Klopp Maunya Apa Sih?
- Prediksi Porto vs Liverpool 29 September 2021
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Link Live Streaming Porto vs Liverpool di Vidio
Liga Champions 28 September 2021, 23:56
-
Link Live Streaming AC Milan vs Atletico Madrid di Vidio
Liga Champions 28 September 2021, 23:55
-
Link Live Streaming Real Madrid vs Sheriff di Vidio
Liga Champions 28 September 2021, 23:54
-
Link Live Streaming Shakhtar Donetsk vs Inter Milan di Vidio
Liga Champions 28 September 2021, 22:38
-
Manchester United Lagi Terpuruk, Villarreal Justru Waspada
Liga Champions 28 September 2021, 20:50
LATEST UPDATE
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
-
Prediksi Starting XI Milan vs Parma: Adu Formasi 3 Pemain Belakang
Liga Italia 21 Februari 2026, 20:05
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR