Bola.net - Juventus baru punya dua gelar Liga Champions, yakni dari edisi 1984/85 dan 1995/96. Setelah sekian lama menunggu, kesempatan untuk menyabet gelar ketiga pun kembali terbuka di musim 2014/15.
Juventus sudah sampai babak semifinal. Pada leg pertama melawan juara bertahan Real Madrid di Turin, Juventus menang 2-1. Itu membuat semangat para penggawa Juventus meluap-luap. Regista Juventus Andrea Pirlo percaya diri timnya pantas lolos ke final, bahkan keluar sebagai juara.
"Leg kedua melawan Madrid akan hebat. Kami tahu kalau kami cukup bagus dan layak untuk menjuarai Liga Champions lagi,:" kata Pirlo dalam wawancara dengan Daily Mail.
"Kami punya kualitas dan juga sudah semakin matang. Kami sudah separuh jalan menuju final. Kedua tim sama-sama berpeluang untuk mencapainya. Kami butuh performa hebat di kandang Madrid. Kami yakin kami bisa melakukannya," tegas Pirlo.
Leg kedua di Santiago Bernabeu, Kamis (14/5), adalah duel penentuan lolos atau tidaknya Juventus ke final.
Madrid sendiri dihantui kenangan buruk melawan wakil Italia. Madrid selalu kandas dalam tiga semifinal terakhirnya melawan tim-tim Italia di kompetisi Eropa, yakni melawan AC Milan di European Cup 1989, Torino di UEFA Cup 1992 serta Juventus di Liga Champions 2003. [initial]
(dai/gia)
Juventus sudah sampai babak semifinal. Pada leg pertama melawan juara bertahan Real Madrid di Turin, Juventus menang 2-1. Itu membuat semangat para penggawa Juventus meluap-luap. Regista Juventus Andrea Pirlo percaya diri timnya pantas lolos ke final, bahkan keluar sebagai juara.
"Leg kedua melawan Madrid akan hebat. Kami tahu kalau kami cukup bagus dan layak untuk menjuarai Liga Champions lagi,:" kata Pirlo dalam wawancara dengan Daily Mail.
"Kami punya kualitas dan juga sudah semakin matang. Kami sudah separuh jalan menuju final. Kedua tim sama-sama berpeluang untuk mencapainya. Kami butuh performa hebat di kandang Madrid. Kami yakin kami bisa melakukannya," tegas Pirlo.
Leg kedua di Santiago Bernabeu, Kamis (14/5), adalah duel penentuan lolos atau tidaknya Juventus ke final.
Madrid sendiri dihantui kenangan buruk melawan wakil Italia. Madrid selalu kandas dalam tiga semifinal terakhirnya melawan tim-tim Italia di kompetisi Eropa, yakni melawan AC Milan di European Cup 1989, Torino di UEFA Cup 1992 serta Juventus di Liga Champions 2003. [initial]
Klik Juga:
- Memori Tragis dan Manis Chiellini di Markas Madrid
- Juventus 2014/15 Mirip Italia 2006
- Ronaldo, Penghalang Terbesar Juventus ke Final
- Madrid vs Juventus Ditentukan Ronaldo dan Buffon
- Belakang dan Tengah, Juventus Ungguli Madrid
- Eks Juve: 1-1, Madrid Menangis
- Juve, Jangan Satu Lawan Satu Dengan Ronaldo
- Singkirkan Madrid, Juventus Tak Bisa Hanya Andalkan Pogba
- Madrid Kuat, Tapi Juventus Tak Perlu Gentar
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
James Rodriguez Nilai Juventus Akan Terapkan Strategi Bertahan
Liga Champions 12 Mei 2015, 23:40
-
Inilah Skuat Juventus Untuk Hadapi Real Madrid
Liga Champions 12 Mei 2015, 23:32
-
Zoff Yakin Juventus Bisa Melangkah ke Final Liga Champions
Liga Champions 12 Mei 2015, 23:04
-
Barzagli: Final Champions Bakal Fantastis Bagi Juventus
Liga Champions 12 Mei 2015, 23:00
-
Inilah Skuat Real Madrid Untuk Hadapi Juventus
Liga Champions 12 Mei 2015, 20:35
LATEST UPDATE
-
Manchester United Siapkan Kontrak 5 Tahun untuk Aurelien Tchouameni
Liga Inggris 9 Juli 2026, 02:03
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Spanyol vs Belgia 11 Juli 2026
Piala Dunia 8 Juli 2026, 21:30
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Norwegia vs Inggris 12 Juli 2026
Piala Dunia 8 Juli 2026, 21:01
-
3 Alasan Bikin Fede Valverde Terancam Gagal jadi Kapten Real Madrid
Liga Spanyol 8 Juli 2026, 20:16
-
RESMI: PSIM Yogyakarta dan Fahreza Sudin Berpisah
Bola Indonesia 8 Juli 2026, 19:46
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55


























KOMENTAR