
Bola.net - Pelatih Tottenham, Mauricio Pochettino menatap optimis musim kompetisi 2019/2020. Pochettino menegaskan bahwa timnya sudah tidak terbebani kekalahan di Final Liga Champions musim lalu.
Musim lalu, Tottenham menjadi kejutan terbesar di Liga Champions. Tim asal London Utara itu berhasil mencapai partai Final Liga Champions, di mana mereka menghadapi Liverpool di partai akbar tersebut.
Namun harapan besar Tottenham untuk menjadi kampiun Eropa untuk pertama kalinya harus kandas. Mereka tumbang di partai final yang digelar di Wanda Metropolitano dengan skor akhir 2-0.
Pochettino menegaskan bahwa ia dan timnya tidak akan menoleh kembali ke belakang dan menatap optimis musim kompetisi yang baru. "Saat ini kami sudah berada di musim yang berbeda," buka Pochettino dalam konferensi pers pertandingan International Champions Cup di Singapura.
"Saya tidak bisa menikmati masa liburan saya karena sangat sulit untuk Move On dari Final [Liga Champions]. Kami sempat menjalani tiga minggu terbaik dalam lima tahun saya di klub ini dan sayang sekali segalanya tidak berakhir seperti yang kami harapkan."
"Sebagai pelatih, saya harus move on dari partai Final kemarin. Saya harus membuat atmosfir yang bagus di dalam tim ini dan membuat para pemain ini kembali bergairah untuk mencapai hal-hal yang besar."
"Spurs adalah tim yang menjadi inspirasi besar bagi tim-tim manapun. Empat tahun terakhir kami bersaing dengan tim-tim besar dengan kondisi yang terbatas. Musim depan akan menjadi tantangan yang luar biasa bagi kami, namun kami berani untuk menghadapinya." tandas sang pelatih.
Simak persiapan Tottenham menjelang musim kompetisi 2019/2020.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Tur Pra Musim
Sama seperti klub-klub lainnya, Tottenham menggelar tur pra musim untuk mempersiapkan musim kompetisi 2019/2020.
Saat ini mereka tengah berada di Singapura. Mereka akan bertanding dengan Juventus di National Stadium Singapore pada hari Minggu (21/6) mendatang.
Setelah itu mereka akan bertolak ke Shanghai, China untuk menghadapi rival mereka di EPL, Manchester United.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Mengagumi Kedalaman Skuat Juventus Lini per Lini
Editorial 19 Juli 2019, 16:26
-
Proyek Juventus: 5 Langkah untuk Jadi Raja Eropa
Liga Italia 19 Juli 2019, 15:00
-
Pochettino: Tottenham Sudah Move On dari Final Liga Champions
Liga Champions 19 Juli 2019, 12:27
-
Alasan Mancini 'Relakan' Liga Champions Demi AS Roma
Liga Italia 18 Juli 2019, 09:26
-
Griezmann dan Sakit Hati Dikalahkan Real Madrid di Final Liga Champions
Liga Spanyol 17 Juli 2019, 10:36
LATEST UPDATE
-
Prediksi Roma vs Sassuolo 11 Januari 2026
Liga Italia 10 Januari 2026, 00:00
-
Prediksi Man City vs Exeter City 10 Januari 2026
Liga Inggris 9 Januari 2026, 22:00
-
Transformasi Sisi Kanan Real Madrid: Valverde dan Rodrygo Menggila!
Liga Spanyol 9 Januari 2026, 21:56
LATEST EDITORIAL
-
8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih Bertahan di Manchester United
Editorial 9 Januari 2026, 11:22
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52




















KOMENTAR