
Bola.net - Duel leg kedua 16 besar Liga Champions, Barcelona kontra Napoli, Minggu (9/8/2020) mendatang masih berada di ambang ketidakpastian. Ada kemungkinan Barca harus mengungsi ke negara lain.
Kedua tim ini bermain imbang 1-1 pada pertemuan pertama di Italia, Februari lalu. Saat itu Barca tidak bermain terlalu baik, tapi Napoli pun membuang kesempatan emas untuk memetik kemenangan.
Kini, leg kedua bakal dimainkan dalam kondisi yang jauh berbeda, pandemi virus corona jadi penyebabnya. Jarak antara dua pertandingan terlalu jauh, kondisi kedua tim pun tak lagi sama.
Setelah pertimbangan panjang, UEFA memutuskan tetap menggelar sisa duel 16 besar di kandang tuan rumah masing-masing, tapi mulai perempat final, pertandingan bakal dipusatkan di Portugal.
Lalu mengapa duel Barca-Napoli terancam batal? Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Gelombang kedua
Spanyol sebenarnya sudah melewati serangan virus corona dengan baik, tapi ternyata datang gelombang kedua beberapa pekan terakhir. Salah satu wilayah yang terdampak ada di wilayah timur laut Catalunya, alias dekat dengan stadion Barca.
Sebab itu, presiden Napoli, Aurelio De Laurentiis, mendesak UEFA untuk menimbang ulang keputusan mereka. Memaksakan pertandingan tetap di Camp Nou bisa membawa bahaya.
"Pertandingan kontra Barcelona akan selalu jadi pertandingan besar. Musim panas lalu [uji coba] kami dua kali melawan mereka, lalu ketiga kalinya ketika menjamu mereka di leg pertama 16 besar Liga Champions," buka De Laurentiis kepada Sky Italia.
"Sekarang, kami akan memainkan pertandingan keempat."
Di Portugal saja
Menurut De Laurentiis, menggelar pertandingan tetap di Camp Nou berisiko besar. Bahkan pemerintah Spanyol sendiri masih mencari cara terbaik untuk menangani serangan gelombang kedua.
"Kami mendengar keraguan dan ketakutan dari Spanyol. UEFA acuh tak acuh, tidak ada yang tahu bagaimana cara mengontrolnya," lanjut De Laurentiis.
"Jika mereka telah memutuskan Liga Champions bakal dituntaskan di Portugal dan Liga Europa di Jerman, saya kira seharusnya duel leg kedua ini dimainkan di Portugal atau di Jerman pula."
"Saya tidak paham mengapa kami harus mendatangi kota yang punya masalah besar," pungkasnya.
Sumber: Sky Italia
Baca ini juga ya!
- Diincar MU dan Barcelona, Villarreal Naikkan Harga Pau Torres
- Vidal Bahas Masa Depannya di Barcelona dan Kelanjutan Nasib Setien di Camp Nou
- Nestapa Martin Braithwaite: Belum Enam Bulan, Sudah Mau Didepak Barcelona
- Cari Pengganti Kepa, Chelsea Mulai PDKT Pada Ter Stegen
- 5 Pemain Terbaik di Eropa Musim ini Berdasar Rating: Ronaldo Kalah dari Messi
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Simple dan Elegan! Inilah Seragam Away Barcelona Musim 2020/21
Bolatainment 31 Juli 2020, 14:32
-
Barcelona Segera Gelar Negosiasi Kontrak Baru Ansu Fati
Liga Inggris 31 Juli 2020, 13:00
-
Diincar Barcelona dan Liverpool, Bayern Munchen Ingin David Alaba Bertahan
Bundesliga 31 Juli 2020, 09:40
-
Saingi Barcelona, Inter Milan Ingin Rekrut Tanguy Ndombele
Liga Italia 31 Juli 2020, 07:45
LATEST UPDATE
-
Prediksi Liverpool vs Brentford 24 Mei 2026
Liga Inggris 23 Mei 2026, 06:15
-
Eksklusif Match: Persebaya vs Persik Live Streaming di Vidio
Bola Indonesia 22 Mei 2026, 19:31
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25























KOMENTAR