PSG tampil mendominasi dalam pertandingan kali ini namun Chelsea tampil lebih efektif. Chelsea yang hanya mencatatkan satu tembakan mengarah ke gawang unggul lebih dulu lewat Branislav Ivanovic. PSG kemudian membalas lewat Edinson Cavani untuk menyamakan kedudukan.
Chelsea mengawali pertandingan dengan sabar dan berusaha mendominasi penguasaan bola. PSG lebih memilih menunggu dan melihat situasi dengan hati-hati.
Setelah saling menguji permainan lawan, kedua tim mulai menunjukkan niat serius untuk mencetak gol. PSG mendapatkan peluang emas pertama lewat Blaise Matuidi. Umpan silang Edinson Cavani berhasil ditanduk Matuidi namun bola kemudian masih bisa diselamatkan oleh Thibaut Courtois.
Kedua tim lalu silih berganti melepas serangan ke area lawan. Namun minimnya kreativitas dan disiplinnya pertahanan masing-masing membuat serangan kedua tim masih belum bisa menjangkau kotak penalti lawan.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-36. Kombinasi tiga bek Chelsea mampu mengoyak jala PSG yang dikawal oleh Salvatore Sirigu. John Terry melepas umpan silang dari kiri. Bola kemudian diarahkan dengan tendangan flick oleh Gary Cahill dan akhirnya Branislav Ivanovic menanduk bola masuk.
PSG semakin bersemangat untuk mengejar ketertinggalan. Zlatan Ibrahimovic sempat melepas tendangan yang masih melenceng dari gawang Courtois pada akhir babak pertama.
Memasuki babak kedua, PSG meningkatkan intensitas serangan mereka. Alhasil, Le Parisien berhasil menyamakan kedudukan lewat Edinson Cavani.
Matuidi melakukan overlap dari sisi kiri dan kemudian melepas umpan silang ke depan gawang Chelsea. Crossing Matuidi melayang sempurna menuju kepala Cavani yang berdiri bebas. Tanpa kesulitan, Cavani berhasil mengarahkan bola menembus gawang Courtois.
PSG semakin bernafsu menyerang setelah sukses meraih gol penyeimbang. Zlatan Ibrahimovic beradu umpan dengan Ezequiel Lavezzi untuk menembus pertahanan Chelsea. Namun tembakan Zlatan bisa dihalau oleh Courtois. Bola muntah disambar Lavezzi tapi kali ini Cesar Azpilicueta yang menghalau bola sebelum melewati garis gawang.
Chelsea nampak kesulitan menciptakan peluang pada babak kedua. Sementara itu, PSG justru semakin merajalela dan mampu mengancam lewat para penyerang mereka.
tembakan Cavani ke gawang yang sudah kosong pada menit ke-80 masih sedikit melenceng. Sementara itu, tembakan Zlatan pada injury time kembali bisa diselamatkan oleh Courtois untuk menjaga skor tetap imbang.
Hingga akhir laga, kedua tim tak mampu mencetak gol tambahan. PSG dan Chelsea akan bertemu lagi di pertandingan leg kedua yang akan digelar pada 12 Maret mendatang.
Statistik PSG - Chelsea
Penguasaan bola: 54% - 46%
Shot (on goal): 14 (7) - 2 (1)
Corner: 7 - 1
Pelanggaran: 20 - 20
Kartu kuning: 2 - 2
Kartu merah: 0 - 0
Susunan pemain PSG: Sirigu; Van der Wiel, Thiago Silva, Marquinhos, Maxwell; Verratti, David Luiz, Matuidi; Lavezzi (Pastore, 81'), Ibrahimovic, Cavani.
Susunan pemain Chelsea: Courtois; Ivanovic, Cahill, Terry, Azpilicueta; Ramires, Matic; Willian (Cuadrado, 79'), Fabregas (OScar, 83'), Hazard; Costa (Remy, 81'). (bola/hsw)
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Terry: Saya Tak Tahu Cara Mourinho Bahagiakan Cech dan Courtois
Liga Inggris 18 Februari 2015, 22:16
-
Schurrle: Mourinho Sempat Meminta Saya Bertahan di Chelsea
Liga Eropa Lain 18 Februari 2015, 20:12
-
Dukung Program Anti Kelaparan PBB, Ibra Tulis '850 Juta Nama' di Sepatunya
Open Play 18 Februari 2015, 19:02
-
Mourinho: Menyenangkan Punya Ivanovic
Liga Champions 18 Februari 2015, 18:02
-
Le Tissier Anggap Chelsea Punya Peluang Besar Tendang PSG
Liga Inggris 18 Februari 2015, 17:49
LATEST UPDATE
-
Posisi PSG Menguntungkan, Beban Monaco Berat
Liga Champions 24 Februari 2026, 13:17
-
Real Madrid di Posisi Nyaman, Benfica Tetap Punya Peluang
Liga Champions 24 Februari 2026, 13:07
-
6 Hal Menarik yang Patut Dipantau di MotoGP 2026, Banyak Rekor Bisa Patah!
Otomotif 24 Februari 2026, 13:07
-
Ketika Kapten Masa Depan Barcelona Tergusur: Kisah Pahit Alejandro Balde
Liga Spanyol 24 Februari 2026, 13:06
-
Prediksi Susunan Pemain Inter Kontra Bodo Glimt: Tanpa Lautaro
Liga Champions 24 Februari 2026, 13:03
-
UEFA Skors Bintang Benfica Gianluca Prestianni Akibat Dugaan Rasialisme ke Vinicius Jr
Liga Champions 24 Februari 2026, 12:59
-
Real Madrid Minta Maaf ke Fans China Usai Dean Huijsen Repost Konten Rasialis
Liga Spanyol 24 Februari 2026, 12:51
-
Dortmund Pegang Kendali, Atalanta Terpaksa Agresif
Liga Champions 24 Februari 2026, 12:47
-
Kejar Defisit, Inter Siap Gempur Habis Bodo/Glimt Sejak Menit Awal
Liga Champions 24 Februari 2026, 12:46
-
Hokky Caraka Jadi Kiper Dadakan Saat Persita Tumbang di Bandung
Bola Indonesia 24 Februari 2026, 12:23
-
Jejak Abadi Harianto Badjoeri: Sang Arsitek 'Dream Team' Persija Jakarta Tutup Usia
Bola Indonesia 24 Februari 2026, 12:15
-
Kode Fabio Quartararo Pindah Tim, Alex Rins: Waktunya Yamaha Dengarkan Saya dan Jack Miller
Otomotif 24 Februari 2026, 12:02
-
Unbeaten, Ini 5 Perubahan Michael Carrick yang Langsung Bangkitkan Manchester United
Liga Inggris 24 Februari 2026, 11:48
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09


























KOMENTAR