
Bola.net - AS Roma harus menerima kekalahan menyakitkan saat bertandang ke markas Manchester United pada matchday keempat fase liga Liga Champions 2026-27. Bermain di Old Trafford, Rabu (4/11/2026) dini hari WIB, I Giallorossi takluk 2-3 setelah sempat unggul dua gol.
Tim tamu memulai pertandingan dengan meyakinkan melalui gol Matias Soule pada menit ke-11 dan penalti Donyell Malen enam menit kemudian. Namun, keunggulan tersebut gagal dipertahankan setelah Manchester United bangkit pada babak kedua melalui Bruno Fernandes dan dua gol Matheus Cunha.
Kapten Roma, Bryan Cristante, mengakui timnya kesulitan menghadapi kekuatan serta energi yang ditunjukkan tuan rumah setelah jeda. Menurutnya, perubahan momentum setelah gol pertama Manchester United menjadi faktor penting yang menentukan hasil pertandingan.
Intip ketatnya persaingan Liga Champions melalui klasemen Liga Champions di sini.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Roma Kehilangan Kendali pada Babak Kedua
Roma sebenarnya berada dalam posisi menguntungkan setelah mencetak dua gol pada babak pertama. Namun, situasi berubah ketika Bruno Fernandes memperkecil ketertinggalan Manchester United melalui tendangan penalti pada menit ke-58.
Cristante menilai timnya melakukan kesalahan dengan terlalu banyak bertahan dan memberikan ruang bagi tuan rumah untuk meningkatkan tekanan. Kondisi tersebut membuat Roma kesulitan mempertahankan kendali permainan yang sebelumnya mereka miliki.
"Kami menjalani babak kedua dengan cara yang salah. Kami melakukan kesalahan dan bermain terlalu dalam. Setelah penalti tersebut, Manchester United mendapatkan tambahan kekuatan. Itulah kunci pertandingan. Sebelumnya, kami masih mampu mengendalikan permainan," ujar Cristante kepada UEFA.
Bryan Cristante Akui Kekuatan Manchester United
Gelandang asal Italia tersebut secara terbuka mengakui bahwa Roma tidak mampu mengimbangi intensitas permainan Manchester United pada paruh kedua. Tekanan berkelanjutan dari tuan rumah membuat timnya semakin kesulitan mempertahankan keunggulan.
"Kami sangat menderita menghadapi kekuatan dan energi Manchester United," kata Cristante.
Pernyataan tersebut menggambarkan perubahan besar dalam jalannya pertandingan. Setelah sempat unggul 2-0, Roma justru kehilangan momentum dan kebobolan tiga gol dalam rentang 28 menit pada babak kedua.
Matheus Cunha menjadi pemain yang paling menentukan dalam kebangkitan tuan rumah. Ia menyamakan kedudukan pada menit ke-83 sebelum mencetak gol kemenangan tiga menit berselang.
Meski harus menerima kartu merah pada menit ke-90+1, Cunha tetap menjadi penentu kemenangan Manchester United atas Roma.
Manchester United Akhiri Catatan Buruk
Kemenangan ini memiliki arti penting bagi Manchester United karena mengakhiri rentetan sembilan pertandingan tanpa kemenangan. Hasil tersebut sekaligus memberikan kelegaan bagi para pemain dan pendukung yang telah lama menantikan kemenangan.
Bruno Fernandes mengaku emosional setelah timnya berhasil mengamankan tiga poin melalui perjuangan yang tidak mudah. Ia juga menyadari masih ada sejumlah aspek permainan yang perlu diperbaiki.
"Saya sangat bahagia. Ada banyak emosi yang saya rasakan. Sudah lama para penggemar dan klub menantikan kemenangan, tetapi kami sangat senang dengan hasil akhir pertandingan ini," ujar Fernandes kepada UEFA.
Meski demikian, kapten Manchester United tersebut menegaskan timnya tidak boleh mengabaikan kekurangan yang masih terlihat. Menurutnya, meraih hasil positif tetap menjadi prioritas, tetapi peningkatan performa juga diperlukan agar tim dapat tampil lebih baik dalam pertandingan berikutnya.
Sumber: UEFA.com
Klasemen
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Di Balik Penalti Bruno Fernandes yang Diulang
Liga Champions 4 November 2026, 08:20
-
Mengungkap Penyebab Roma Gagal Bendung Kebangkitan Manchester United
Liga Champions 4 November 2026, 08:14
-
Selalu Ada Keyakinan di Old Trafford
Liga Champions 4 November 2026, 08:03
-
Roma Kewalahan Hadapi Kekuatan dan Energi Manchester United
Liga Champions 4 November 2026, 07:51
-
Manchester United yang Suka Mempersulit Diri Sendiri
Liga Champions 4 November 2026, 07:25
LATEST UPDATE
-
Di Balik Penalti Bruno Fernandes yang Diulang
Liga Champions 4 November 2026, 08:20
-
Mengungkap Penyebab Roma Gagal Bendung Kebangkitan Manchester United
Liga Champions 4 November 2026, 08:14
-
Selalu Ada Keyakinan di Old Trafford
Liga Champions 4 November 2026, 08:03
-
Roma Kewalahan Hadapi Kekuatan dan Energi Manchester United
Liga Champions 4 November 2026, 07:51
-
Manchester United yang Suka Mempersulit Diri Sendiri
Liga Champions 4 November 2026, 07:25
-
Manchester United Bangkit Dramatis, Bruno Fernandes: Semoga Ini Awal yang Baik
Liga Champions 4 November 2026, 07:10
-
Lamine Yamal Pecahkan Rekor Kylian Mbappe di Liga Champions
Liga Champions 4 November 2026, 06:46
-
Calvin Verdonk Man of the Match Bodo/Glimt vs Lille
Liga Champions 4 November 2026, 06:36
-
Rekap Liga Champions Dini Hari Tadi: PSG Pesta Gol, Man Utd Menang Dramatis
Liga Champions 4 November 2026, 06:29
-
Man of the Match Man Utd vs Roma: Bruno Fernandes
Liga Champions 4 November 2026, 06:08
-
Hasil Feyenoord vs Inter Milan: Nerazzurri Menang Telak 3-0 di De Kuip
Liga Champions 4 November 2026, 05:58
-
Hasil Villarreal vs PSG: Les Parisiens Pesta Gol dengan Kemenangan 6-0
Liga Champions 4 November 2026, 05:52
-
Hasil Atletico Madrid vs Bayern Munchen: Die Roten Menang 2-0 di Metropolitano
Liga Champions 4 November 2026, 05:46
-
Hasil Barcelona vs Aston Villa: Raphinha Dua Gol, Blaugrana Menang 3-0
Liga Champions 4 November 2026, 05:41
-
Hasil Man Utd vs Roma: Brace Cunha Bawa Setan Merah Comeback dan Menang Dramatis
Liga Champions 4 November 2026, 05:35
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



















KOMENTAR