
Bola.net - Lionel Messi seolah tak berdaya saat Barcelona berjumpa Juventus, Rabu (9/12/2020) dini hari WIB. La Pulga gagal mencetak gol dan Barcelona pun kalah dengan skor 3-0 pada laga di Camp Nou.
Lionel Messi sejatinya tidak tampil buruk pada laga ke-6 Grup G Liga Champions 2020/2021 itu. Akan tetapi, segala serangan yang dilepaskan mampu dihalau dengan baik oleh Gianluigi Buffon.
Messi gagal mencatatkan namanya di papan skor, sedangkan sang rival Cristiano Ronaldo mencetak dua gol. Ronaldo tampil gemilang dan menjadi inspirasi kemenangan Juventus.
Messi memang gagal membawa Barca selamat dari terkaman Juventus. Namun, di bukan berarti Messi pemain buruk. Messi punya banyak catatan bagus di pentas Liga Champions. Simak di bawah ini ya Bolaneters.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Barcelona Vs Bayer Leverkusen 7-1 (Maret 2012)

Selama musim 2011-12, ketika ia mencetak 73 gol aneh di semua kompetisi, Lionel Messi memecahkan banyak rekor, termasuk menjadi pemain pertama yang mencetak lima gol dalam pertandingan Liga Champions.
Bayer Leverkusen adalah korban malang pada malam yang menentukan di Camp Nou, ketika sang penyerang Argentina yang lincah itu menyapu tim Bundesliga untuk mencatatkan salah satu penampilan terbaik dalam kariernya.
Untuk menempatkan pencapaian Lionel Messi ke dalam perspektif, hanya satu pemain yang menyamai prestasi itu sejak saat itu (Luiz Adriano melawan BATE Borisov pada Oktober 2014). Namun, performa Lionel Messi ini hanya menempati urutan kelima dalam daftar ini.
Barcelona Vs Arsenal 4-1 (April 2010)

Hampir dua tahun sebelum laga melawan Leverkusen, Lionel Messi telah menghancurkan Arsenal dengan mempertontonkan kinerja individu yang sama briliannya. Ia mencetak empat gol dalam kemenangan 4-1 Barcelona melawan The Gunners.
Usai kedua tim bermain imbang 2-2 pada leg pertama di Camp Nou, Nicklas Bendtner memberi The Gunners keunggulan mengejutkan pada menit ke-18. Namun, selanjutnya laga ini jadi milik Barcelona.
Lionel Messi merespons dengan hattrick klinis sebelum jeda babak pertama, salah satunya termasuk chip yang mempermalukan kiper Arsenal, Manuel Almunia.
Lionel Messi belum selesai malam itu. Dia menambahkan gol keempat setelah istirahat dengan gol solo spektakuler.
Real Madrid Vs Barcelona 0-2 (Mei 2011)

Lionel Messi menjadi momok menakutkan bagi Real Madrid. Ia menyajikan beberapa penampilan fantastis di El Clasico selama bertahun-tahun. Namun, salah satu penampilan terbaiknya melawan Los Blancos terjadi di Liga Champions.
Blaugrana nomor 10 menyalakan permainan taktis yang cerdik dengan dua momen kecemerlangan yang menakjubkan.
Lionel Messi memecah kebuntuan dengan penyelesaian tepat waktu di tiang dekat pada menit ke-76.
Pemain Argentina itu kemudian menggandakan keunggulan Barcelona dengan salah satu gol solo terhebat sepanjang masa: ia memotong aliran kemeja putih dan kemudian melepaskan tembakan ke yang tak terjangkau Iker Casillas dari jarak dekat.
Barcelona Vs Bayern Munchen 3-0 (Mei 2015)

Laga semifinal melawan Bayern Munchen jadi salah satu pertandingan menawan saat mereka meraih treble bersejarah pada 2014-2015. Lionel Messi menghancurkan dongeng mantan pelatihnya Pep Guardiola mencetak sejarah juara Liga Champions bersama Bavarians lewat dua gol cantiknya.
Lionel Messi menjatuhkan Jerome Boateng ke tanah seperti pohon yang dipotong dengan kapak dan kemudian dengan anggun memotong Manuel Neuer untuk kemudian mencetak gol ajaib.
Messi memecah kebuntuan di babak kedua dengan penyelesaian yang kuat dari tepi kotak dan kemudian menghentikan pertandingan di injury time dengan memberi umpan kepada Neymar untuk menjadikan skor 3-0 pada malam itu. Gol keduanya membuatnya memenangkan gol UEFA musim ini.
Barcelona Vs Manchester United 3-1 (Mei 2011)

Dalam salah satu dari tiga penampilan terbaiknya sepanjang masa, Lionel Messi mengobok-obok pertahanan Manchester United untuk memenangkan Barcelona gelar Liga Champions kedua mereka dalam tiga tahun.
Pelatih United, Sir Alex Ferguson, yang memuji aksi Lionel Messi setelah pertandingan.
Barcelona mendominasi Manchester United dari awal hingga akhir, dengan performa Messi yang amat dominan. Sang pemain mendapatkan penghargaan Man of the Match.
Lionel Messi mencetak gol sekali lagi, sama seperti dia di final 2009. Dia mencetak gol indah dari luar kotak penalti untuk mengembalikan keunggulan Barcelona sebelum membantu menciptakan satu gol bagi David Villa untuk mempertegas kemenangan timnya.
Sumber: Sportskeeda
Disadur dari Bola.com (Penulis: Ario Yosia, 9 Desember 2020)
Baca Ini Juga:
- Juventus Bully Barcelona Soal Lionel Messi The GOAT: Mungkin Kamusnya Salah
- Cristiano Ronaldo vs Lionel Messi Jadi Obrolan, Warganet Lainnya: Lupa Ya Ada Gianluigi Buffon?
- Barcelona: Kalau Ronaldo Dapat Penalti, Lionel Messi Harusnya Juga Dapat Dong!
- 5 Pelajaran Barcelona vs Juventus: Ciee.. Cristiano Ronaldo Kalahkan Lionel Messi
- Cristiano Ronaldo: Saya Tidak Menganggap Lionel Messi Sebagai Rival
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kata Antoine Griezmann Soal Performa Barcelona: Semuanya Buruk!
Liga Champions 9 Desember 2020, 18:56
-
Pengakuan Direktur Juventus: Kami Sangat Mencintai Paul Pogba
Liga Champions 9 Desember 2020, 18:41
-
Momen Ketika Cristiano Ronaldo Merebut Bola dari Lionel Messi dengan Mudah
Open Play 9 Desember 2020, 17:01
LATEST UPDATE
-
Live Streaming Persib Bandung vs Isenmulang FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 10:14
-
Batas Waktu untuk Michael Carrick di Manchester United
Liga Inggris 1 November 2026, 09:10
-
Memprediksi Peluang Manchester United Terdegradasi
Liga Inggris 1 November 2026, 09:00
-
Rating Pemain Barcelona vs Alaves: Raphinha dan Yamal 9, Fermin Lopez Tertinggi
Liga Spanyol 1 November 2026, 08:51
-
Rating Pemain Inter Milan usai Kalah 1-3 dari AC Milan: Kebanyakan 6
Liga Italia 1 November 2026, 08:28
-
Rating Pemain AC Milan usai Hajar Inter Milan: Moreira Tertinggi, Maignan Krusial
Liga Italia 1 November 2026, 08:21
-
Man of the Match Milan vs Inter: Diego Moreira
Liga Italia 1 November 2026, 08:03
-
Man of the Match Bayern vs Dortmund: Konrad Laimer
Bundesliga 1 November 2026, 07:54
-
Bryan Cristante, Konduktor Sekaligus Finisher di Balik Pesta Gol AS Roma
Liga Italia 1 November 2026, 07:45
-
Rating Pemain Man City usai Dipermalukan Brighton di Etihad: Doku 8, Haaland 5
Liga Inggris 1 November 2026, 07:36
-
Rating Pemain Man Utd usai Terkapar di Markas Chelsea: Lisandro Martinez Terburuk!
Liga Inggris 1 November 2026, 07:06
-
Rating Pemain Chelsea usai Menang 2-0 vs Man Utd: Colwill, Lavia, Rogers 8, Palmer 9
Liga Inggris 1 November 2026, 06:58
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 1 November 2026, 06:36
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 1 November 2026, 06:35
-
Prediksi BRI Super League: Persib vs Isenmulang FC 1 November 2026
Bola Indonesia 1 November 2026, 06:34
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
























KOMENTAR