Bola.net - - Selebrasi yang dilakukan penggawa Barcelona, Philippe Coutinho, kala menghadapi Manchester United mendapat tanggapan negatif dari legenda Barcelona, Rivaldo. Ia menganggap tindakan yang dilakukan oleh kompatriotnya tersebut salah.
Coutinho turut menyumbangkan namanya di papan skor kala timnya menghadapi Manchester United dalam laga leg kedua perempat final Liga Champions, Rabu (17/4) kemarin. Berkat itu, Barcelona pun keluar sebagai pemenang dengan skor telak 3-0.
Dengan demikian, Barcelona pun dinyatakan lolos ke babak semi-final dan tinggal menanti lawannya, antara Liverpool atau FC Porto. Kedua tim baru akan bermain pada hari Kamis (18/4) dini hari nanti di markas Porto, Estadio do Dragao.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Selebrasi yang Salah
Seperti biasanya, Coutinho melakukan selebrasi usai mencetak gol apik yang berasal dari tembakan jarak jauh. Namun selebrasi itu justru mengundang kontroversi dan tanggapan negatif dari berbagai kalangan, salah satunya Rivaldo.
Kala itu, Coutinho menghadapi para penggemar, menutup telinganya dengan jari lalu menutup mata. Gestur tersebut bermakna bahwa dirinya tidak ingin mendengar omongan fans yang menganggap permainannya inkonsiten pada musim ini.
"Itu bukan gestur yang bagus. Dia mencetak gol yang hebat, tapi tak pernah bagus melakukan hal seperti itu kepada fans. Suporter mengkritik dia karena mereka tahu bahwa dia harus memberikan yang lebih," tutur Rivaldo kepada Marca.
"Saya tak tahu apa yang terjadi selama sepekan ini, apa yang dia baca di surat kabat atau saksikan di televisi, tapi anda harus terus berlatih, memikirkan soal pertandingan berikutnya dan mencetak gol. Jika ia mencetak gol, semuanya akan berubah," lanjutnya.
Minta Coutinho Bertahan
Belakangan ini, berbagai laporan menyebutkan bahwa Coutinho mungkin akan meninggalkan Barcelona pada musim panas nanti. Salah satunya klub yang disebut-sebut sebagai tujuannya adalah Manchester United.
Melihat situasi tersebut, Rivaldo memberikan saran kepada mantan penggawa Liverpool itu untuk bertahan. Sebab katanya, di luar sana, sudah tidak ada klub lagi yang pantas untuk dijadikan tempat untuk berlabuh.
"Dia adalah pemain hebat yang tak boleh pergi tanpa meraih kesuksesan di Barcelona, karena semuanya belum berjalan dengan baik saat ini," tambahnya.
"Bermain untuk Barcelona itu impresif, mereka sedang berada di Liga Champions, semuanya membicarakan soal tim ini. Anda tak akan menemukan klub lain seperti ini di dunia," imbuhnya lagi.
Harus Jadi Idola
Tapi, Rivaldo tetap menuntut Coutinho untuk segera berkembang. Sebab nilai yang harus dikeluarkan Barcelona demi mendapatkannya dari Liverpool, yakni sebesar 142 juta pounds secara total, terlalu besar untuk kemudian dirinya menjadi pemain yang sia-sia.
"Barcelona telah mengeluarkan uang banyak untuknya dan dia masih belum menjadi idola bagi fans. Saat Messi dan Suarez tidak mencetak gol, dia harus mencetak gol. Dia harus mencetak 25 gol permusimnya dan sebagai tambahan, mencetak gol dilaga penting," tandasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Barcelona Siap Tumbalkan Dua Pemain Untuk Rashford
Liga Spanyol 18 April 2019, 21:40
-
Matthijs De Ligt Jadi Prioritas Transfer MU
Liga Inggris 18 April 2019, 15:40
-
Inilah Jadwal Semifinal Liga Champions 2019, Catat ya Bolaneters!
Liga Champions 18 April 2019, 15:00
-
Ditanya Soal Rencana Menghentikan Messi, Van Dijk Menjawab Sambil Tertawa
Liga Champions 18 April 2019, 14:30
-
Belajar dari MU, Liverpool Mungkin Bisa Hentikan Messi
Liga Champions 18 April 2019, 13:30
LATEST UPDATE
-
Burnley vs Man Utd: Misteri Menit 61, Mengapa Bruno Fernandes Ditarik Keluar?
Liga Inggris 8 Januari 2026, 07:44
-
Man of the Match Parma vs Inter: Federico Dimarco
Liga Italia 8 Januari 2026, 07:30
-
Man of the Match Man City vs Brighton: Erling Haaland
Liga Inggris 8 Januari 2026, 07:16
-
Man of the Match Barcelona vs Athletic Club: Raphinha
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 07:04
-
Hasil Parma vs Inter: Chivu Taklukkan Mantan Klub, Nerazzurri Melesat di Puncak
Liga Italia 8 Januari 2026, 06:32
-
Man of the Match Burnley vs Manchester United: Benjamin Sesko
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:12
-
Hasil Man City vs Brighton: Gol Bersejarah Haaland Terasa Hambar
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:08
-
Man of the Match Fulham vs Chelsea: Harry Wilson
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:01
-
Hasil Barcelona vs Athletic Club: Pesta Gol, Blaugrana ke Final
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 05:38
-
Hasil Burnley vs Man United: Dua Gol Benjamin Sesko Warnai Debut Darren Fletcher
Liga Inggris 8 Januari 2026, 05:31
-
Hasil Napoli vs Lecce: Partenopei Selamat dari Kekalahan Setelah Tertinggal 0-2
Liga Italia 8 Januari 2026, 03:37
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58

























KOMENTAR