
Bola.net - - Mampu mengalahkan Juventus dan Real Madrid membuat pelatih Ajax, Erik ten Hag, bisa sesumbar. Bahkan ia menyebut nyali dua tim yang pernah bertemu di final Liga Champions tersebut ciut saat berhadapan dengan pemain asuhannya.
Baru-baru ini, Ajax berhasil mengunci satu tempat di babak semifinal Liga Champions. Pencapaian itu diraih setelah mengalahkan Juventus dengan skor tipis 2-1 pada leg kedua perempat final yang digelar di Allianz Stadium, Turin.
Kemenangan itu jelas melengkapi perjalanan apik Ajax di musim ini. Sebab tak hanya Juventus, mereka pun juga sukses menyingkirkan Real Madrid di 16 besar lalu juga merepotkan klub raksasa Jerman, Bayern Munchen, pada fase grup.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Juventus dan Madrid Ketakutan
Erik ten Hag pun tak bisa menahan perasaan gembiranya setelah berhasil membawa Ajax ke semifinal. Dengan sesumbar, ia menyebut Juventus dan Real Madrid ketakutan saat menghadapi Frenkie De Jong dkk.
"Kami lagi-lagi menyingkirkan salah satu unggulan di Liga Champions. Dengan filosofi kami, kami bisa melebihi batasan kami dan telah melakukannya lagi. Anda bisa lihat Juve sedikit ketakutan pada kami, juga Real Madrid," tutur ten Hag dikutip dari Goal.
"Sangat sulit untuk menghadapi gaya bermain kami, sebab kami punya banyak pemain yang sangat bertalenta secara teknik. Bahkan di pertahanan, hanya kami yang paham cara memainkan permainan operan yang bervariasi," lanjutnya.
Kiat Jitu Ajax
Ten Hag lalu membocorkan strategi yang ia gunakan saat bertemu dengan Juventus. Saat jeda, di mana skor masih imbang 1-1, ia meminta para pemainnya untuk membatasi ruang gerak salah satu gelandang Bianconeri, Emre Can.
"Kami bermain baik di leg pertama, jadi kami punya keyakinan serta kesabaran yang dibutuhkan untuk melepaskan diri dari tekanan Juventus pada babak pertama," tambahnya.
"Saat jeda, kami berbicara soal memberikan tekanan kepada Emre Can, di mana para penyerang sayap harus lebih maju ke depan, serta membuat Lasse Schone dan Frenkie De Jong bermain lebih dekat," sambungnya.
"Ruang terbuka dan kami bisa menyerang. Juventus harus bertahan pada saat itu, tapi kami unggul 2-1 dan punya banyak peluang untuk mencetak gol," tandasnya.
Lawan Berat Berikutnya
Kini, Ajax tinggal menanti siapa yang akan menjadi lawannya di babak semifinal nanti. Musuh berikutnya bisa diketahui setelah leg kedua antara dua klub Inggris, Manchester City dan Tottenham, digelar pada Kamis (18/4) dini hari.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Fisiknya Kuat, Ronaldo Diklaim Sanggup Bermain Hingga Usia 40 Tahun
Liga Italia 18 April 2019, 22:44
-
Allegri Gagal Jalankan Misi, Juventus Mulai Kontak Antonio Conte
Liga Italia 18 April 2019, 13:53
-
Curhat pada Ibunya, Ronaldo: Saya Tak Bisa Membuat Keajaiban
Liga Champions 18 April 2019, 13:21
-
Saat Ajax Bikin Juventus Menangis
Galeri 18 April 2019, 11:33 -
Sesumbar, Ten Hag Sebut Juventus dan Madrid Ciut Saat Hadapi Ajax
Liga Champions 18 April 2019, 02:00
LATEST UPDATE
-
Soal Kasus Vinicius, Jose Mourinho Disebut Salah Berkomentar
Liga Champions 24 Februari 2026, 17:17
-
Prediksi Juventus vs Galatasaray 26 Februari 2026
Liga Champions 24 Februari 2026, 17:04
-
Prediksi PSG vs Monaco 26 Februari 2026
Liga Champions 24 Februari 2026, 17:03
-
Prediksi Real Madrid vs Benfica 26 Februari 2026
Liga Champions 24 Februari 2026, 17:02
-
Prediksi Atalanta vs Dortmund 26 Februari 2026
Liga Champions 24 Februari 2026, 17:01
-
Dari Royal Rumble ke Clean Sheet: Malam Sempurna Senne Lammens di Kandang Everton
Liga Inggris 24 Februari 2026, 16:45
-
Dominik Szoboszlai, Bintang Utama Liverpool yang Harus Segera Kembali ke Posisinya
Liga Inggris 24 Februari 2026, 16:15
-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di MOJI, 25-26 Februari 2026
Liga Champions 24 Februari 2026, 16:06
-
Inter Milan Protes Rumput, Pelatih Bodo/Glimt: Manchester City Saja Tidak Mengeluh!
Liga Champions 24 Februari 2026, 16:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
























KOMENTAR